Haluan 15 April 2016 - DOCUMENTS.TIPS

Loading...
(https://documents.tips/register.html)

(https://documents.tips/)

HOME (HTTPS://DOCUMENTS.TIPS/) LEADERSHIP (HTTPS://DOCUMENTS.TIPS/CATEGORY/LEADERSHIP-MANAGEMENT.HTML) TECHNOLOGY (HTTPS://DOCUMENTS.TIPS/CATEGORY/TECHNOLOGY.HTML) EDUCATION (HTTPS://DOCUMENTS.TIPS/CATEGORY/EDUCATION.HTML) MORE TOPICS (HTTPS://DOCUMENTS.TIPS/CATEGORY.HTML)

Home (https://documents.tips/) / Documents (https://documents.tips/category/documents.html) / Haluan 15 April 2016 (https://documents.tips/documents/haluan-15-april-2016.html)

Haluan 15 April 2016 Category

View

Download

REPORT (HTTPS://DOCUMENTS.TIPS/REPORT-COPYRIGHT/HALUAN-15-APRILDocuments (https://documents.tips/category/documents.html) 213 0

Posted on

27-JUL-2016

2016/579077621A28AB6874BD7949) Please download to view (https://documents.tips/download/link/haluan-15-april-2016) Jumat Harian Umum Mencerdaskan Kehidupan Masyarakat 15 April 2016 / 7 Rajab 1437 H / Edisi: 185, Tahun ke-68 / Harga Eceran Rp3.500/Eks (Luar kota tambah ongkos kirim) „„„„„ Redaktur: Ismet Fanany MD „„„„„ Layouter: Irvandwww.harianhaluan.comwww.harianhaluan.com >> SEKOLAH hal 07 Jika kami kehendaki niscaya Kami menurunkan

RECOMMENDED

kepada mereka muâjizat dari langit, maka senantiasa kuduk-kuduk mereka tunduk kepadanya. (Qs ASY SYUâARAAâ Ayat 4) Sekolah Gratis Digugat Lelang Proyek Puluhan Miliar di Pasbar Pokja ULP Dilaporkan ke Kejati PADANG, HALUAN â LSM Peduli Ling- kungan Bumi Andalas (Pelindas) mela- porkan Pokja Konstruksi I ULP Pasaman Barat ke Kejati Sumbar, terkait pelaksanaan lelang proyek bernilai puluhan milyar rupiah di Pasaman Barat. Pelaporan itu karena Pokja diduga bersekongkol dengan rekanan PT. Mega Duta Konstruksi dan PT. Bukit Nusa Indah. Dua perusahaan ini dimenangkan

(https://documents.tips/documents/haluan-18april-2012.html)

Haluan 18 April 2012 (https://documents.tips/documents/haluan18-april-2012.html)

dalam lelang untuk pekerjaan Peningkatan Jalan Bunga Tanjung â Teluk Tapang dan Pening- katan Jalan Talu â Lubuk

Documents

Sikaping (DAK Infrastruktur Publik Daerah). âLaporannya sudah kami sampaikan ke Kejati Sumbar pada Kamis, 31 Maret

(https://documents.tips/category/documents.html)

2016,â kata Ketua Umum LSM Pelindas, Muhammad Bisri Batubara, Kamis (14/4). Ia menuturkan, dugaan persengkokolan dan kejanggalan dalam proses lelang terse SMKN 1 Batipuh Tempat Uji Kompetensi Elektronika TANAH DATAR, HALUAN â Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri 1 Batipuh, pantas diacungkan jempol. Berbagai prestasi diraih sekolah kejuruan yang berada di wilayah Barat Tanah Datar itu. Setelah menerima penghargaan The Best Excellen Education of The Year 2016 dipercaya pula sebagai Tempat Uji Kompetensi (TUK) elektronika untuk wilayah Sumatera dari Lembaga Sertifikasi Kompetensi (LSK) Jakarta bersama SMK Negeri Lintau. The Best Excellen Education of The Year 2016

(https://documents.tips/documents/haluan-25april-2012.html)

Haluan 25 April 2012 (https://documents.tips/documents/haluan25-april-2012.html) Documents

(https://documents.tips/category/documents.html)

diperoleh dari IAC (Indonesia Schement Center) Medan untuk kepala sekolahnya Budi Dharmawan. Penghargaan ini berdasarkan penilaian dan informasi dari orang tua serta informasi media atas kemajuan perkembangan sekolah selama 1 tahun. Surat keputusan TUK Elektronika Nasional SMKN 1 Batipuh dengan nomor registrasi, 100. 2016. 03009; dan SMKN

(https://documents.tips/documents/haluan-30april-2012.html)

emas yang bisa Sungai Batanghari Kekayaan Alam yang Terabaikan Pessel Ulang Tahun ke-68 Tiga Pasar Jadi Pusat

Haluan 30 April 2012 (https://documents.tips/documents/haluan30-april-2012.html)

Grosir PAINAN, HALUAN â Hari ini, Jumat tanggal 15 April 2016, Kabupaten Pesisir Selatan berusia 68 tahun (1948-2016).

Documents

Lintau tersebut bersifat subsidi dari Kemendikbud. Siswa-siswi dan umum yang lulus akan mendapat sertifikat logo garuda

Pada peri- ngatan hari ulang tahun ini, Dewan Per- wakilan Rakyat Daerah (DPRD) Pessel menggelar rapat paripurna, mulai pukul 08.30. Kabag Humas Pemkab Pessel Sabrul Bayang mengemukakan, panitia telah menyebar 900 undangan untuk menghadiri peringatan hari bersejarah bagi Pessel. âBupati dan Walikota se Sumatera Barat turut diundang. Kemudian Ikatan Keluarga Pesisir Selatan di berbagai daerah, di antaranya Bengkulu dan Riau juga diun- dang,â kata Sabrul Kamis (14/4) kemarin. Pessel saat ini sudah mengalami banyak kemajuan. Daerah paling selatan Sumatera Barat ini menjadi

(https://documents.tips/category/documents.html) (https://documents.tips/documents/haluan-23april-2011.html)

Haluan 23 April 2011 (https://documents.tips/documents/haluan23-april-2011.html)

terkenal berkat pe- PARA pengunjung wisata budaya harus menyeberangi Sungai Batanghari, untuk dapat sampai ke wisata

Documents

candi yang ada di seberang sungai. MARYADI OLA mata Dah- rizal berkaca-ka- ca ketika mengin- tip kemenakan- nya,

(https://documents.tips/category/documents.html)

Juleha, dara manis yang tengah mandi sore di aliran Sungai Batanghari yang membentang dan membelah di Nagari Sungai Dareh Kecamatan Pulau Punjung Kabupaten Dhar- masraya. Dari balik unggukan kayu, lelaki paruh baya ini melihat bebas kain basahan nan sering tersibak. Air sungai mengalir deras, mes- XOleh: MARYADI >> KEKAYAAN hal 07 B SMKN 1 Batipuh mendapat kepercayaan sebagai Tempat Uji Kompetensi ( TUK ) elektronika Nasional wilayah Sumbar. Terlihat assesor Teddy Febriano bersama Kepala SMKN 1 Batipuh Budi Dharmawan usai memasang planknya. IWAN DN >> TEMPAT UJI hal 07 PADANG, HALUAN â Ko- misi V Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sumbar meminta agar pro-

(https://documents.tips/documents/haluan-06april-2013.html)

Haluan 06 April 2013 (https://documents.tips/documents/haluan06-april-2013.html) Documents

(https://documents.tips/category/documents.html)

gram sekolah gratis di Sumbar dievaluasi. Program sekolah gratis ini dinilai bisa mem- berikan efek negatif kepada siswa terutama tentang rasa peduli dan kepemilikan ter- hadap aset sekolahnya. Anggota Komisi V DPRD Sumbar, Hidayat mengatakan, sekolah gratis yang diberlakukan saat ini dinilai member efek buruk kepada siswa terutama dalam kepe- limilikan

(https://documents.tips/documents/haluan-24april-2013.html)

untuk dua tahun namun, satu tahun aja- ran sudah banyak yang rusak, karena mereka berpikir ini gratis dan mereka tidak

Haluan 24 April 2013 (https://documents.tips/documents/haluan24-april-2013.html)

men- jaganya,â ungkapnya. Sekolah gratis juga mem- buat kepedulian kepada se- kolah berkurang. Karena me- rasa telah

Documents

aset sekolah dan rasa peduli kepada sekolah. âMisalnya, bangku dan meja yang ada di kelas seha- rusnya bisa tahan

dibiayai maka siswa kurang peduli dengan seko- lah. âIni sisi buruknya seko- lah gratis tersebut. Tentu perlu kajian ulang lagi tentang program ini,â tandasnya. Komisi V menawarkan terutama bagi Sekolah Mene- ngah Atas dan Kejuruan (SMA/SMK) yang nantinya menjadi kewenangan provinsi untuk sekolah gratis ini tidak Sekolah gratis digugat. Program ini menurut Komisi V DPRD Sumbar perlu dievaluasi. Saat ini ada enam daerah di Sumbar yang melaksanakan program sekolah gratis untuk tingkat SLTA. >> TIGA PASAR hal 07 >> POKJA ULP hal 07 2 Utama „„„„„ Redaktur: Ismet Fanany MD „„„„„ Layouter: Irvandwww.harianhaluan.com Jumat, 15 April 2016 7 Rajab 1437 H Integritas UN Cedera Ombudsman Temukan Kunci di Sembilan Sekolah Gubernur Diminta Evaluasi Kadis Parekraf Sumbar

(https://documents.tips/category/documents.html) (https://documents.tips/documents/haluan-05april-2013.html)

Haluan 05 April 2013 (https://documents.tips/documents/haluan05-april-2013.html) Documents

(https://documents.tips/category/documents.html)

PADANG, HALUAN â Dinilai monoton, tidak inovatif, tidak kreatif dan gagal paham tentang perkembangan pariwisata Sumbar, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sumbar meminta Gubernur Sumbar, Irwan Prayitno mengevaluasi Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Dis- parekraf) Sumbar, Burhasman. Demikian terungkap dalam rapat kerja dengan kemitraan antara Komisi V DPRD Sumbar dengan Disparekraf Sumbar, Dinkes Sumbar, dan beberapa dinas mitra kerja Komisi V lainnya di ruang rapat khusus I gedung DPRD Sumbar Kamis, (14/4) siang. Anggota Komisi V Bidang Kesejah- teraan DPRD Sumbar, Hidayat mengata- kan, beberapa tugas pokok pariwisata Disparekaraf Sumbar seperti, pengelolaan daya tarik dan destinasi pariwisata provinsi, pengelolaan kawasan strategis wisata pro- vinsi, penetapan tanda daftar usaha pari- wisata lintas daerah dalam provinsi, pe- masaran dalam dan luar negeri, dan pe- nyediaan sarana dan prasarana pariwisata kreatif, dan peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM) pariwisata. âNamun, gagasan dan terobosan

(https://documents.tips/documents/haluan-29april-2013.html)

Haluan 29 April 2013 (https://documents.tips/documents/haluan29-april-2013.html) Documents

(https://documents.tips/category/documents.html) (https://documents.tips/documents/haluan-28april-2011.html)

ungkapnya. Ini terlihat dari tidak jelasnya destinasi wisata provinsi, selanjutnya koordinasi dengan operator tidak berjalan.

Haluan 28 April 2011 (https://documents.tips/documents/haluan28-april-2011.html)

âKadis bilang Asita tidak siap, tapi ketika ditanya Asita mereka siap. Ini ada miss komunikasi dan miss koordinasi,â

Documents

Dispa- rekraf Sumbar masih monoton, tidak inovatif, dan gagal paham dengan perkem- bangan pariwisata di Sumbar,â

ungkapnya. Seharusnya provinsi sebagai regulator perannya sangat kondusif dengan berkoor- dinasi dengan operator. âKetika koordinasi provinsi dengan operator berjalan di sini akan banyak mendatangkan wisatawan baik lokal maupun mancanegara,â pungkasnya. Hal lainnya yang menjadi catatan yaitu, tidak jelasnya segmentasi pariwisata di Sumbar. Apakah segmentasinya Timur Tengah, Eropa, China Selatan atau Negara lainnya. âTentu kue pariwisata ini harus disesuaikan dengan selera penikmatnya. Apakah yang kita tawarkan budayanya, alamnya, kuliner, atau wsiata islami. Ketika konsepnya jelas tentu akan mudah menggaet wisatawan, ini yang tidak tampak,â papar politisi Gerindra ini. DPRD juga melihat Disparekraf tidak memiliki road map pariwisata yang diter- jemahkan dalam Rencana Induk Pariwisata Daerah

(https://documents.tips/category/documents.html) (https://documents.tips/documents/haluan-26april-2011.html)

Haluan 26 April 2011 (https://documents.tips/documents/haluan26-april-2011.html) Documents

(https://documents.tips/category/documents.html)

(Ripda), master plan, dan side plan pariwista. âRipda yang me- miliki Perda juga tidak mampu diterjemahkan da- lam lembaran daerah yang bisa dilakukan di daerah. Itu tidak sampai ke DPRD,â terangnya. DPRD menilai Kadis Pariwisata saat ini tidak mampu menjalankan tugas sebagaimana seharusnya seorang Kadis pariwisata. âGubernur harus mampu mengevaluasinya bila ingin memajukan pariwisata Sumbar,â pungkasnya. Ditambahkan Ketua Ko- misi V DPRD Sumbar Apris, ke depan jika ingin memajukan pariwisata di Sumbar, provinsi harus mempunyai regulasi penge- lolaan yang jelas. âApakah nantinya dengan bentuk MoU dengan kabupaten/ kota atau dengan memben- tuk Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) yang khu- sus bergerak dalam bidang kepariwisataan,â terangnya kepada Haluan kemarin. Menanggapi hal ini, Kepala Disparekraf Sumbar, Burhasman mengatakan, untuk evaluasi kepala dinas itu memang kewenangan gubernur. âEvaluasi kepala dinas memang kewenangan gubernur,â jawabnya melalui pesan singkat yang diterima redaksi Haluan

(https://documents.tips/documents/haluan-01april-2013.html)

Haluan 01 April 2013 (https://documents.tips/documents/haluan01-april-2013.html) Documents

(https://documents.tips/category/documents.html) (https://documents.tips/documents/haluan-13april-2012.html)

Ditemukan Meninggal di Dasar Jurang BUKITTINGGI, HALUAN â Seorang warga Jorong Jambak Nagari Sianok VI Suku

Haluan 13 April 2012 (https://documents.tips/documents/haluan13-april-2012.html)

Keca- matan IV Koto Kabupaten Agam, bernama Reni Astuti (54) ditemukan meninggal dunia di dasar jurang jalan alternatif

Documents

Bukittinggi-Maninjau via Sim- pang Panta, tepatnya di kawasan Kelok S Ngarai Sianok, atau sekitar 200 meter dari rumah

(https://documents.tips/category/documents.html)

Kamis, (14/ 4) malam di Padang. (h/isr) Berkas Pembunuhan Anak Juragan Segera ke Pengadilan Warga Jambak

korban, Kamis (14/4). Reni Astuti ditemukan terge- letak dengan posisi menelungkup di antara tumpukan sampah di dasar jurang yang berkedalaman sekitar 25 meter. âYang pertama kali melihat korban adalah Musadar (44) warga Jambak. Waktu itu sekitar pukul 08.00 WIB, ia melihat ada sosok manusia di dasar jurang, yang tampak dari atas jurang. Atas temuan itu, warga lalu melakukan evakuasi dengan melintasi kawasan Taruko,â ujar Kepala Jorong Jambak, Wedi Adnan. Menurut Wedi Adnan, kor- ban sempat terlihat oleh warga pada Rabu 13 April 2016 kema- rin siang sedang duduk-duduk di batu pada bibir atas jurang. Warga telah mengingatkan korban un- tuk tidak duduk di sana, karena sangat berisiko jatuh ke dalam

(https://documents.tips/documents/haluan-25april-2011.html)

Haluan 25 April 2011 (https://documents.tips/documents/haluan25-april-2011.html) Documents

(https://documents.tips/category/documents.html)

jurang. âSorenya, korban sempat kembali ke rumah, tapi entah kenapa, saat magrib korban tidak ada di rumah. Warga telah men- cari kemana-mana tapi tidak ketemu. Pagi tadi, korban baru ditemukan dalam keadaan telah meninggal dunia,â jelas Wedi Adnan. Wedi Adnan mengungkap- kan, korban mengalami keter- belakangan mental dan sering jalan ke luar rumah.

(https://documents.tips/documents/haluan-18april-2013.html)

lagi. Sebelumnya korban juga tidak pernah hilang. Rencananya kor- ban akan dimakamkan sebentar lagi, siap zuhur, di

Haluan 18 April 2013 (https://documents.tips/documents/haluan18-april-2013.html)

belakang rumah korban,â ulas Wedi Adnan. Sementara itu, Kapolsek IV Koto AKP Hendra Restu Adi memastikan korban

Documents

âTapi jalannya gak jauh-jauh. Paling jauh sekitar satu kilometer. Ia sering ke SD terdekat untuk beli lontong, lalu pulang

meninggal dunia akibat terjatuh ke dalam jurang. âDari hasil visum luar, tidak ditemukan indikasi kekerasan yang dialami oleh korban. Kor- ban hanya mengalami luka robek dan lebam-lebam, yang diduga akibat benturan saat terjatuh ke dalam jurang,â jelas Hendra Restu Adi, Kamis(14/4). Pernyataan ini juga diperkuat oleh Dokter Roswita dari Puskes- mas IV Koto yang melakukan visum luar terhadap korban. âHasil visum sementara, kor- ban mengalami luka robek pada bagian lengan kanan 22 sen- timenter dengan lebar enam sentimeter. Luka robek ini diin- dikasikan akibat terjatuh dan terbentur benda

(https://documents.tips/category/documents.html) (https://documents.tips/documents/haluan-18april-2011.html)

Haluan 18 April 2011 (https://documents.tips/documents/haluan18-april-2011.html)

tumpul,â jelas Roswita. Ia menjelaskan, selain itu korban juga mengalami banyak luka lebam, yakni pada bagian perut,

Documents

bagian rusuk kiri dan pada bagian paha kiri yang diduga akibat benturan ketika terjatuh. âDiduga korban telah me- ninggal

(https://documents.tips/category/documents.html)

dunia sekitar enam hing- ga delapan jam sebelum ditemu- kan. Ini tampak pada jasad kor- ban yang belum berbau serta belum semua anggota tubuhnya mengalami kaku,â tambah Roswita.(h/ril) RUMAH DUKA â Suasana Rumah Duka di Jorong Jambak Nagari Sianok VI Suku Kecamatan IV Koto Kabupaten Agam, Kamis (14/4).YURSIL PADANG, HALUAN â Jaksa Pe- nuntut Umum (JPU) dari Kejaksaan Negeri Padang masih melakukan gelar perkara terhadap kasus dugaan pembunuhan dengan korban Rita Mulyap (26) dan tersangka Mardian- syah Zaluhu (26). Rencananya, pekan depan kasus

pembunuhan dengan korban Rita Mulyap (26) dan tersangka Mardian- syah Zaluhu (26). Rencananya, pekan depan kasus ini akan dilimpahkan ke Pengadilan Negeri (PN) Padang. Jaksa Penuntut Umum Riki B Magas, yang menangani kasus ini mengungkapkan, pelimpahan tersang- ka berikut barang bukti telah diterima dari pihak kepolisian sejak Kamis (31/ 3) lalu.

(https://documents.tips/documents/haluan-08april-2013.html)

adalah hasil visum dari ahli forensik, tapi sekarang sudah P21. Paling lama satu pekan lagi akan kami limpahkan,â kata

Haluan 08 April 2013 (https://documents.tips/documents/haluan08-april-2013.html)

Jaksa Riki kepada sejumlah wartawan, Kamis (14/4). Sebagaimana diberitakan sebelum- nya, kasus dugaan pembunuhan

Documents

Saat ini, kasus ini sudah dinyatakan P21 atau lengkap dan siap untuk dilimpahkan. âSebelumnya berkas yang kurang

ini terjadi pada Selasa (19/1). Kejadian berawal saat tersangka menghampiri korban di TB Semarang Jaya untuk menanyakan perihal gajinya yang belum dibayarkan. Pertanyaan ter- sangka menyulut emosi korban sehing- ga menimbulkan perang mulut antara keduanya. Tersangka yang mengaku telah lama memendam kekesalan pada korban, langsung menusukkan sebilah pisau yang dibawanya di dalam tas ke tubuh korban. Sete-lah kejadian itu, pelaku warga Jalan Gu-run Laweh, Kecamatan Padang Barat, meninggalkan lokasi ke-jadian. Saat tiba di depan Pos Polisi Olo, salah satu petugas polisi melihat seorang pria te-ngah linglung dengan tangan berlumuran sambil membawa sebilah pisau dapur. Merasa curiga, petugas pun me- nangkap pria berumur 26 tahun tersebut. Setelah diin-terogasi, ternya- ta pria asal Nias itu telah menusuk anak bosnya, sehingga pelaku langsung di-gelandang ke Mapolsek Padang Barat untuk diamankan. (h/isq) Dari pantauan tersebut, Ombudsman menemukan salinan berbentuk kunci jawa- ban di sembilan sekolah. Atas temuan tersebut, Ombuds- man menilai pelaksanaan UN berintegritas yang digem- bar-gemborkan intansi ter- kait telah cedera. Kepala Ombudsman Sum- bar, Yunafri, dalam konferensi persnya di Kantor Ombuds- man, Kamis (14/4) mengata- kan, kelalaian pengawas UN dalam menjaga UN yang ber- integritas patut dievaluasi secara serius oleh pemerintah provinsi. Jika tidak, temuan seperti ini akan terus menjadi tontonan yang memalukan di tengah-tengah masyarakat. âIntegritas bukan soal hasil UN. Jika soal hasil, setiap kali ditanyakan pada pelaksananya, maka jawaban mereka UN berjalan aman dan lancar. Padahal temuan di lapangan berkata lain, penyebaran kunci jawaban sangat mudah ditemui. Ini adalah hal yang sangat mema- lukan,â kata Yunafri. Dijelaskannya, setiap tahun Ombudsman Sumbar selalu melakukan pemantauan di sekolahsekolah tempat pelak- sanaan UN, dan setiap tahun pula ditemukan terjadinya kecurangan. Hanya saja setelah temuan tersebut disampaikan kepada Dinas Pendidikan dan Panitia Pelaksana, tidak ada tindak lanjut dan evaluasi serius yang dilakukan, sehingga kecu- rangan terus terjadi dari tahun ke tahun. âKami menduga, ada ak- tor intelektual yang bekerja di balik kasus ini, mereka ingin merusak, mengganggu dan mengambil keuntungan dari pelaksanaan UN. Dari sini kami melihat Kepala Sekolah dan pengawas telah lalai da- lam mengawasi, terlihat dari tidak terdeteksinya gelagat mencurigan yang dilakoni para peserta ujian,â lanjutnya. Sembilan sekolah di Kota Padang tempat ditemukannya lembaran berbentuk kunci jawaban antara lain di SMAN 10 Padang, SMAN 1 Padang, MAN 3 Padang, SMAN 12 Padang, SMAN 6 Padang, SMAN 4 Padang, SMKN 2 Padang, SMKN 6 Padang dan MAN 1 Padang. Hanya di SMAN 3 Padang ujian berjalan tertib, meskipun dipantau juga seorang siswa yang menoleh ke arah teman saat ujian ber- langsung. Selain itu, Om- budsman juga menemukan sekelompok siswa menyalin dan membagikan kertas yang diduga kunci jawaban di ka- wasan Simpang Haru. Asisten Ombudsman Sumbar, Adel Wahidi, me- nambahkan, berbagai cara dan motif dilakukan siswa saat melakukan kecurangan dalam UN, di antaranya ada yang melihat kunci melalui smartphone, memasukkan salinan kunci dalam kokarde kartu ujian, ditemukan ber- tumbuk di tong sampah dan lain sebagainya. âUntuk tindak lanjutnya, kami telah menyampaikan temuan ini ke pihak-pihak terkait, termasuk berkoor- dinasi dengan pihak kepolisian. Salinan kunci juga telah kami kirim ke pusat untuk dicek kebenarannya. Tapi terlepas dari benar atau tidaknya ja- waban dalam kunci-kunci yang kami temukan tersebut, te- muan tersebut menandakan ujian nasional berintegritas telah cidera,â ucap Adel. Lapor Saja ke Polisi Ketua Panitia UN Sumbar Nasmeri mengatakan, jika me- mang ditemukan indikasi ke- bocoran soal di sekolah, dan ada usur keterlibatannya de- ngan sekolah sebaiknya yang dilakukan Ombudsman bukan merilis ke media, melainkan melapor ke pihak yang berwe- nang agar ditindaklanjuti. âKalau memang memenu- hi syarat, ya laporkan saja pada polsek daerah sekolah tersebut agar ada efek jera bagi sekolah. Tapi kalau hanya dirilis ke media, mereka tidak akan jera,â ujarnya, Kamis (14/4). Ia juga mengaku, hingga saat ini pihak Ombudsman belum pernah melakukan koor- dinasi dengan panitia UN. Meski demikian, ia berharap akan ada laporan dari Ombuds- man ke Disdik atau panitia UN sendiri jika memang ditemukan kunci jawaban soal UN. Terkait pernyataan Om- budsman soal pengawasan yang lemah, ia mengatakan pihaknya sudah melakukan prosedur pengawasan sesuai dengan aturan yang ada sesuai standar, bahkan dilakukan peningkatan pengawasan pada semua pihak yang terkait da- lam pelaksanaan UN. âMisalnya saja, untuk penga- wasan soal ujian di sekolah, kami melakukan dengan sistem pen- jagaan oleh beberapa pihak, salah satunya dengan mengan- dakan gembok penyimpanan soal ujian,â ujarnya. (h/isq/rin) PADANG, HALUAN â Selama pelaksanaan Ujian Nasional (UN), Ombudsman Perwakilan Sumbar memantau jalannya ujian di sepuluh Sekolah Menengah Atas (SMA) di Kota Padang. „„„„„ Redaktur: Holy Adib „„„„„ Layouter: Ilham Taufiq 3Jumat, 15 April 20167 Rajab 1437 H www.harianhaluan.com Ekbis Titin Sumarni, Pengusaha Keripik Dari 50 Kg Ubi, Kini Beromzet Rp8 Juta Per Hari Harapan itu kini terwujud. Kini ia adalah pengusaha keripik dengan omzet jutaan per hari. Bagaimana ia mem- bangun bisnisnya? Berikut kisahnya yang ia tuturkan kepada wartawan Haluan, Rusdi Bais. Titin Sumarni dilahirkan di Bungus, Kecamatan Bu- ngus Teluk Kabung Padang, 24 September 1982. Pada usia 10 tahun, ia sudah dibawa orangtuanya ke Jakarta. Di Jakarta pula ia menikah. Untuk memenuhi kebu- tuhan ekonomi keluarga, pa- sangan muda ini menjalankan usaha dagang sembako. Usa- ha yang dilakoninya maju pesat, dimulai dari eceran hingga grosir. Pada 2007, bisnisnya yang sedang ber- kembang, bangkrut. Merasa sulit untuk bang- kit, ia dan suaminya pulang kampung ke Bungus. Lama meninggalkan kampong, ia merasa canggung karena sela- ma di Jakarta, pendapatannya lumayan, relasi bisnis cukup luas. Sementara saat pulang ke kampung, ia belum tahu apa yang akan dikerjakan sebagai mata pencaharian. Tinggal di rumah orang tua pula. Namun ia tetap tabah menghadapi cobaan itu. Titin lalu mencoba merin- tis usaha baru, yakni membuat keripik ubi jalar ungu. Modal pertama satu karung ubi de- ngan berat 50 Kg. Tak ada minyak tanah untuk meng- hidupkan kompor, Titin dan suaminya pergi ke bukit men- cari kayu api, yang akan digu- nakan sebagai bahan bakar penggorengan ubi. Keripik itu ia bungkus dengan isi sebungkus 2 ons. Keripik itu ia titipkan ke beberapa toko di sekitar Bu- ngus. Dagangannya laris. Uang hasil penjualan perdana itu ia gunakan untuk bikin usaha lagi. Ia membuat pula keripik pisang, yang diawali dengan lima tandan pisang. Keripik itu juga laku. âHanya tiga bulan tinggal di rumah orang tua, setelah itu kami pindah ke rumah kon- trakan, masih di Bungus,â ujarnya. Keripik ubi jalar ungu dan keripik pisang dengan merek âCitra Minangâ itu mulai dikenal masyarakat. Tapi Titin tak berhenti di situ. Ia coba pula membuat pisang sale, yang pada awal produksi menggunakan 10 tandan pi- sang. Salen menitipkan jualan di beberapa toko di Bungus, ia juga menitipkan jualan di pusat penjualan oleh-oleh khas Sumbar di Padang. âKe- tiga jenis makanan ringan yang saya buat ternyata disu- kai pembeli,â ucapnya. Sejak Oktober 2015, Titin mengontrak toko permanen di pinggir jalan raya Padang- Painan Km 19 No. 30 Bungus. Ia mengisi toko itu dengan tiga produk andalannya, ber- bagai jenis minuman, dan produk makanan orang lain. âSalen jual sendiri, saya tetap mengisi beberapa toko oleh- oleh di Padang,â katanya. Pusat oleh-oleh âCitra Minangâ selalu ramai pengun- jung, terutama pada hari-hari libur. Produksi produk pun terus meningkat. Untuk men- jalankan usahanya, Titin me- nyerap 10 orang tenaga kerja. Bertambah produksi, om- zetnya pun bertambah. Dalam sehari, penjualan di toko itu rata-rata Rp8 juta per hari. Kini, Titin memproduksi rata-rata 250 bungkus pisang sale per hari. Satu bungkus dijual Rp15.000, dan grosir Rp12.000. Keripik ubi jalar ungu dan keripik pisang rata- rata 200 bungkus (isi 2 ons) per hari. âUntuk pisang sale, kami menggunakan pisang manis dan pisang ambon, dan pisang batu untuk keripik pisang. Bahan baku tersedia cukup,â katanya. Lantas, dari mana Titin be- lajar membuat keripik dan pi- sang sale? âSedari kecil saya terbiasa membantu orang tua membuat kue. Jadi, guru saya adalah ibu kandung sendiri,â kata Titin Sumarni yang berci- ta-cita punya toko sendiri. (*) ASIB membuat Titin Sumarni timbul tenggelam menjalani kehidupan. Dari kampung ke rantau, bali lagi ke kampung, nasib melemparkannya ke sana ke mari. Namun, ia percaya nasib baik akan berpihak kepadanya. N Laporan: Rusdi Bais Inacraft 2016 Sawahlunto Bawa Produk Turunan Songket SAWAHLUNTO, HALUAN â Sawahlunto tetap mengusung kerajinan tenun songket Silungkang, dalam International Handicraft Trade Fair (Inacraft) 2016 atau kegiatan promosi produk kerajinan internasional pada 20 hingga 24 April di Jakarta. Hal itu dikatakan Kepala Bidang Per- industrian Dinas Perindagkopnaker Sa- wahlunto, Indra Syamsi kepada Haluan, Kamis (14/4). Ia menuturkan, beragam motif songket Silungkang akan ditampilkan dalam iven itu, mulai dari motif tua hingga pengembangan motif yang dilakukan pengerajin songket Silungkang saat ini. Dalam Inacraft 2016, kata Indra Syamsi, Sawahlunto mengambil satu stand dan menghadirkan dua pengerajin songket. Harapannya, terjadi kontak dagang antara pengerajin dan konsumen. âPengerajin tenun Silungkang nantinya, juga akan membawa produk turunan tenun songket Silungkang. Mulai dari tas laptop, da- si, taplak meja, dan sandaran kursi, hingga hia- san dinding, sepatu, dan sandal,â sebutnya. Pemko Sawahlunto, lanjutnya, terus berupaya mengangkat dan mengembangkan usaha tenun songket Silungkang. Selain menjaga warisan nenek moyang, juga mengangkat perekonomian masyarakat. Dalam tiga tahun terakhir, lanjut Indra Syamsi, jumlah pengerajin tenun songket Silungkang mengalami pertumbuhan yang signifikan. Jika sebelumnya hanya dalam kisaran dua ratusan pengerajin, kini telah mendekati angka seribu. Dengan jumlah pengerajin tersebut, produksi tenun songket Sawahlunto, dengan menggunakan alat tenun bukan mesin, rata- rata mencapai 140 helai setiap hari. Meski belum terlalu besar, namun ada optimisme pertumbuhan ekonomi di sektor kerajinan yang telah berusia ratusan tahun tersebut. Sementara itu, Walikota Sawahlunto, Ali Yusuf mengatakan, Inacraft merupakan saat yang tepat untuk mempertemukan pengera- jin dan konsumen tenun songket Silungkang. Semakin terbukanya pasar, akan semakin membuka peluang ekonomi masyarakat. âPemerintah terus mendorong, baik dengan memberikan pelatihan, alat tenun, modal usaha, membuka peluang pasar, serta membawa pengusaha mode ke Sawahlunto melihat langsung proses pembuatan keraji- nan songket,â ujarnya. Ia mengaku masih sangat yakin bahwa kerajinan tenun songket Silungkang tetap memberikan peluang ekonomi yang sangat bagus, bagi masyarakat Sawahlunto, hingga puluhan tahun ke depan. Sebelumnya, pengusaha fashion dan pemilik Safhira Butik, Fenny Mustafa, sempat memboyong puluhan pengusaha mode dari Kota Ban- dung Jawa Barat, melihat langsung proses pembuatan songket Silungkang. (h/dil) Lewat Ekspedisi Langit Nusantara Telkomsel Jelajahi Indonesia SABANG, HALUAN â Mu- lai 14 April hingga 14 Mei 2016, Telkomsel akan men- jelajahi Indonesia lewat program âEkspedisi Langit Nusantara (Elang Nusa)â. Dalam ekspedisi ini, Telkomsel mengajak ma- syarakat untuk menguji keandalan jaringan broad- band âTerluas dan Ter- cepatâ Telkomsel, melalui video streaming yang akan disiarkan dari dua buah drone yang melintasi lebih dari 50 kota. âElang Nusa adalah eks- pedisi terbesar dan pertama di angkasa Indonesia yang merupakan pembuktian ka- mi atas keunggulan layanan broadband Telkomsel yang tersebar hingga ke berbagai lokasi di Indonesia. Jaringan broadband Telkomsel yang terluas dan tercepat akan mendukung ekspedisi ini, se- hingga masyarakat dapat me- lihat keindahan Indonesia dari udara, hasil dari video yang ditangkap oleh drone yang kami terbangkan,â kata Direktur Utama Telkomsel, Ririek Adriansyah. Ririek menjelaskan, Elang Nusa juga merupakan bukti nyata Telkomsel seba- gai operator paling berko- mitmen untuk membangun berbagai daerah di Indone- sia melalui ketersediaan ja- ringan seluler. Telkomsel pun sengaja memilih Sabang dan Merauke sebagai titik awal ekspedisi ini, sehingga ma- syarakat dapat melihat ke- unggulan jaringan broadband Telkomsel yang terbentang hingga penjuru tanah air. Sementara Vice Presi- dent Sales and Marketing Area Sumatera Telkomsel, Erwin Tanjung mengatakan, Telkomsel memilih Kota Sabang sebagai lokasi pe- luncuran drone untuk wila- yah barat dengan tujuan dapat mendukung kemajuan pariwisata Indonesia dan Kota Sabang pada khusus- nya dengan menyediakan akses internet berkecepatan tinggi. Ia menuturkan, Elang Nusa juga menjadi bagian dari uji jaringan broadband yang dilakukan Telkomsel guna menjaga kualitas ter- baik mobile broadband, baik 4G maupun 3G, bagi pelanggan di mana pun bera- da. (h/nas/rel) PENGUSAHA KERIPIK â Titin Sumarni memperlihatkan keripik sale dan keripik pisang buatannya di Citra Minang, tokonya di Jalan raya Padang-Painan, Kamis (14/4). RUSDI BAIS „„„„„ Redaktur: Holy Adib „„„„„ Layouter: Ilham Taufiqwww.harianhaluan.com 4 EkonomiJumat, 15 April 20167 Rajab 1437 H Marcomm Indosat Kunjungi Haluan Indosat Komitmen Kembangkan Jaringan 4G Berbagai topik hangat diperbincangkan dalam kun- jungan, di antaranya terkait pengembangan jaringan 4G Indosat, yang menjadikan Padang sebagai proyek percontohan pertama untuk wila- yah Sumatra. Koordinator Marcomm Indosat Padang, Harris Ses- wita menuturkan, Indosat tengah fokus dalam pengem- bangan jaringan 4G. Ia meli- hat, Sumbar, khususnya Pa- dang, mengalami pertum- buhan ekonomi yang cukup tinggi, sehingga kecepatan dalam mengakses informasi dan komunikasi sangat di- butuhkan, terlebih

(https://documents.tips/category/documents.html) (https://documents.tips/documents/haluan-27april-2012.html)

Haluan 27 April 2012 (https://documents.tips/documents/haluan27-april-2012.html) Documents

(https://documents.tips/category/documents.html) View more (https://documents.tips/search? q=Haluan+15+April+2016)

lagi bagi mereka yang paham penting- nya manfaat teknologi. âTerbukti saat Sail Komo- do kemarin, kami melihat Pa- dang sangat potensial dengan pertumbuhan ekonomi yang cukup tinggi. Ini membuat kami tertantang untuk se- makin mengembangkan jari- ngan 4G di wilayah ini. Untuk diketahui, Indosat adalah yang pertama dalam pengemba- ngan jaringan 4G, dan Padang adalah kota pertama di Su- matera yang merasakan man- faatnya,â ucap Harris. Ia menjelaskan, saat ini terdapat 16 titik terkuat untuk jaringan 4G Indosat di Pa- dang. Khususnya berada di kawasan perkantoran yang memang membutuhkan kece- patan dan ketepatan meng- PADANG, HALUAN â Haluan menerima kunjungan tim Market- ing Communication (Marcomm) Indosat Padang di kantor Harian tersebut, Kamis (14/2). Koperasi Harus Dikelola Secara Profesional PADANG, HALUAN â Da- lam rangka membangun dan mengembangkan koperasi sebagai badan usaha sekaligus gerakan ekonomi rakyat, koperasi itu harus dikelola secara profesional dengan menerapkan prinsip keterbukaan, transparasi dan akuntabilitas. Hal ini diungkapkan Wa- kil Rektor Universitas Eka- sakti, I Dr. Agussalim, waktu pembukaan Seminar Akun- tansi di auditorium univer- sitas tersebut, Rabu (13/4). Seminar Akuntansi itu diikuti 300 orang peserta terdiri dari Dosen Prodi Akuntansi, praktisi koperasi dan pengusaha industri Ke- cil dan Menengah serta Ma- hasiswa PTN dan PTS. Pe- materi dalam acara Seminar ini dari Dinas Koperasi dan UKM Sumatera Barat, Ba- syiruddin dan Efhita dari Ikatan Akuntansi Indonesia (IAI), dan Bakkareng, De- kan Fakultas Ekonomi Uni- versitss Ekasakti. Seminar ini bertemakan âPeran Penting Akuntansi Menuju Kemandirian Kope- rasi Dalam Menghadapi Ma- syarakat Ekonomi Asean (MEA). Menurut Agussa- lim, tema seminar itu sangat tepat bagi yang berkecim- pung dalam dunia pendidi- kan, karena Indonesia telah menandatangani kesepaka- tan ekonomi Asean. Salah satu bagian dari kesepakatan itu mempersiapkan tenaga kerja siap pakai, terampil dan mampu bersaing dalam dunia kerja, khusus di bidang usaha koperasi. Materi yang diberikan dalam Seminar Akuntansi itu sangat relevan keter- kaitannya antar pendidikan dan dunia usaha, khususnya penyajian laporan keuangan Koperasi sesuai dengan tujuan perkoperasian di Indonesia sebagaimana di- atur dalam Peraturan Men- teri Koperasi Usaha Kecil dan Menengah, yaitu me- ningkatkan kemampuan dan kualitas Lembaga Koperasi sebagai Badan Usaha dan Badan Hukum. Koperasi yang mandiri dan berkualitas, kata Agus- salim adalah Badan Usaha aktif mempunyai prinsip- prinsip kohesivitas dan par- tisipasi anggota yang kuat dan kinerja usaha yang se- makin sehat dan berorian- tasi kepada usaha anggota serta memiliki kepedulian sosial. Kemudian harus juga berpedoman pada asas-asas umum pemerintahan yang baik dan menuntut adanya partisipasi, keterbukaan, pertanggungjawaban, pengawasan kepastian hukum. Koperasi yang berkua- litas mengandung enam unsur masing-masing Badan Usaha Aktif, Kinerja Usaha semakin sehat; Kohesivitas dan partisipasi anggota ori- entasi kepada pelayanan anggota, Kepedulian Sosial dan Konstribusi terhadap pembangunan. (h/rel) KUNJUNGAN INDOSAT KE KANTOR HALUAN â Dari kiri-kanan, Manager Pengembangan Perusahaan Haluan Alfarino Ikhsan, Koordinator Marcomm Indosat Padang Harris Seswita, Pimpinan Perusahaan Haluan David Ramadian, Kabag Produksi Haluan Mai Hendri dan Tim Marcomm Padang mengabadikan kunjungan Marcomm Indosat Padang ke kantor Harian Haluan, Kamis (14/4). ISHAQ akses informasi dan komu- nikasi. Selanjutnya, pengem- bangan akan dilakukan de- ngan terus melihat kebutuhan pasar. âSoal kecepatan, jaringan 4G memang sangat memuas- kan. Bagi yang paham man- faatnya, tak akan berpikir dua kali untuk menggunakannya. 4G adalah jaringan ekslusif. Terlebih lagi, saat ini Indosat menyediakan promo pada kartu IM3 ooredoo, yang me- mungkinkan pengguna me- nikmati berbagai kemudahan menggiurkan, seperti nelpon Rp1/detik ke semua ope- rator,â jelasnya. Sementara itu, Pimpinan Perusahaan Harian Haluan, David Ramadian, yang di- dampingi Manager Pengem- bangan usaha, Alfarino Ikh- san dan Kabag Produksi, Mai Hendri mengatakan, kecepa- tan dalam mengakses infor- masi dan komunikasi sangat dibutuhkan saat ini. Karena itu pula, jika ada provider yang menawarkan jaringan yang mampu memenuhi kebutuhan tersebut, tentu saja akan menjadi pilihan utama. âBerbagai langkah bisa ditempuh Indosat dalam kiat pengembangan jaringan 4G, karena kecepatan akses me- mang sangat dibutuhkan saat ini. Selain kecepatan, kon- sistensi jaringan juga patut di- perhatikan. Untuk pengem- bangan memang harus meli- hat kebutuhan pasar. Mung- kin saja beberapa waktu ke depan pengembangan jari- ngan dapat merambah ke Bukittinggi atau Payakumbuh serta kota/kabupaten lain- nya,â harap David. Selain kunjungan silatu- rahim, terjalin juga berbagai kesepakatan antara Haluan dengan Indosat, termasuk soal penjajakan kerja sama yang mungkin dapat dilakukan pada kemudian hari, demi pengembangan perusahaan di kedua belah pihak. (h/isq) OJK Sumbar Bentuk Forum Komunikasi Industri Jasa Keuangan PADANG, HALUAN â Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Sumatra Barat membentuk forum komunikasi bersama seluruh industri jasa keuangan di daerah itu guna menyiapkan strategi dan sinergi percepatan akses keuangan kepada masyarakat. Kepala OJK Perwakilan Sumbar Indra Yuheri mengatakan selama ini pelaku industr i jasa keuangan di daerah itu tidak terkoordinasi dengan b a i k , s e h i n g g a k a m p a n y e a k s e s keuangan tidak tersosialisasikan ke masyarakat. âKami bentuk forum komunikasi industri jasa keuangan (FK IJK) yang menggabungkan seluruh industri keuangan perbankan, pasar modal, dan industri keuangan nonbank di Sumbar,â katanya, Kamis (14/4/2016). Forum itu, imbuhnya, akan menjadi wadah komunikasi dan konsultasi antarpelaku usaha dalam sektor jasa keuangan d i w i layah te r sebut . Gunanya , untuk menge jar akses keuangan yang kontributif, stabil, dan inklusif. Indra menyebutkan dengan terfokusnya komunikasi dan koordinasi itu, maka target pemerintah mengejar percepatan akses keuangan bisa tercapai dengan baik. Sebelumnya, kata Indra, OJK Sumbar sudah membentuk tim percepatan akses keuangan daerah (TPAKD) bersama pemerintah daerah setempat. Kehadiran TPAKD diharapkan mampu meningkatkan akses keuangan bagi masyarakat terutama pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM), melalui produk layanan kredit usaha skala mikro atau tabungan untuk berinvestasi dalam bentuk aset produktif. Rendra Zairuddin Idris, Direktur Stabilitas Sistem Keuangan OJK mengatakan sinergisitas menjadi penting dalam kampanye peningkatan akses keuangan bagi masyarakat untuk mengejar pertumbuhan ekonomi dan pemerataan pembangunan. âArah pengembangan master plan sektor jasa keuangan adalah optimalisasi untuk mendukung percepatan pertumbuhan ekonomi nasional,â katanya. (h/ist) Jumat, 15 April 2016 7 Rajab 1437 H „„„„„ Redaktur: Ismet Fanany MD „„„„„ Layouter: Ilham Taufiqwww.harianhaluan.com 5Opini SETIAP artikel/opini yang dikirim ke Redaksi Haluan, panjang tulisan minimal 1.000 words (kata) dan maksimal 1.350 words (kata). HENDAKNYA artikel tak dikirim secara bersamaan ke media lain yang terbit di Kota Padang. Setelah 15 hari jika artikel tak dimuat, maka tulisan tersebut kami nilai tak layak muat. Terima kasihPEMBERITAHUAN Terbit Sejak 1948 Pendiri: H. Kasoema Penerbit: PT Haluan Sumbar Mandiri (Haluan Media Group). SIUPP No 014.SK.Menpen. SIUPP A.7 1985 Tanggal 19 November 1985 CEO: H. Basrizal Koto Pemimpin Umum/ Penanggungjawab: Zul Effendi Pemimpin Perusahaan: David Ramadian Redaktur Pelaksana: Ismet Fanany MD Rakhmatul Akbar Koordinator Minggu: Devi Diany Koordinator Liputan: Nasrizal Kabag Produksi: Mai Hendri Direktur Haluan Media Group: H Desfandri. Dewan Redaksi : H. Basrizal Koto, H. Desfandri, H. Hasril Chaniago, Zul Effendi, Yon Erizon, Ismet Fanany MD, Rakhmatul Akbar, Sekretaris Redaksi : Silvia Oktarice, Redaktur: Afrianita, Dodi Nurja, Atviarni, Ryan Syair, Nova Anggraini, Ramadhani, Rudi Antono. Asisten Redaktur: Ade Budi Kurniati, Heldi Satria, Holly Adib. Reporter Padang: Rivo Septi Andreas, Osniwati. Perwakilan Bukittinggi: Yursil Masri (Kepala), Haswandi, Ridwan Pariaman/Padang Pariaman: Dedi Salim, Trisnaldi, Bustanul.Payakumbuh/Limapuluh Kota: Zulkifli, Dadang Pasaman: Icol Dianto, Ahdi Susanto, Agam: Rahmat Hidayat, Kasra Scorpi, Padang Panjang: Iwan DN. Tanah Datar : Yuldaveri, Emrizal, Ferry Maulana Pasaman Barat : Suryandika,Gusmizar. Pesisir Selatan: M. Joni, Haridman, Kabupaten Solok/Kota Solok : Alfian, Marnus Chaniago, Eri Satri. Solok Selatan: Jefli, Sawahlunto: Fadilla Jusman, Sijunjung: Azneldi, Ogi. Dharmasraya: Maryadi. Biro Jakarta : Syafril Amir, Jamalis Jamin, Surya, Biro Riau: Moralis, Biro Kepri: Andi. Tim Kerja Usaha: Kabag Iklan: Yunasbi, Kabag Sirkulasi: Nofriza, Kabag Keuangan: Gustirahmita, Tata Letak/Desain: Nurfandri, Rahmi, Syamsul Hidayat, Wide Ilyas, Ilham Taufiq, HRD:Nia, Umum : Nurmi, Kasir : Desy, TI : Teguh, Pra Cetak : Sawal Marjuni HRP, Cetak : Mardianto (Koordinator), Afandi, Rudi Kurniawan. Haluan Media Group: CEO H.Basrizal Koto, Direktur: H Desfandri. Kantor Jakarta: Graha Basko, Jln. Kebun Kacang XXIX No.2A Jakarta Pusat 10240. Telp. (021) 3161472, 3161056 Fax. (021) 3915790, Iklan dan Sirkulasi: (0751) 4488700, Alamat Redaksi/Bisnis: Komplek Bandara Tabing, Jl Hamka Padang. Telp. (0751)4488700, 4488701, 4488702, 4488703, Fax (0751) 4488704 Email: [email protected], [email protected], website: http/harianhaluan.com, Harga eceran Rp3.500,- Tarif iklan: Display FC halaman satu: Rp50.000/mm kolom, Display BW halaman satu: Rp35.000/mm kolom, Display halaman dalam FC: Rp35.000/mm kolom, Display halaman dalam BW: Rp17.500/mm kolom, Iklan SC :Rp25.000/mm kolom, Sosial/Ucapan Selamat FC: Rp15.000/mm kolom, Sosial/Ucapan Selamat BW: Rp10.000/mm kolom, Dukacita: Rp10.000/mm kolom, Iklan kolom (maks 300 mmk) FC: Rp15.000, Iklan Kolom (maks 300 mmk) BW: Rp10.000, Advertorial FC: Rp40.000/mm kolom, Advertorial BW: Rp25.000/mm kolom Bank: BRI Cabang Padang Rek No: 0058-01- 001430-30-8, Bank Nagari Cabang Utama Padang Rek No: 1008.0103. 00009.1 PT Haluan Sumbar Mandiri Dicetak oleh Unit Percetakan PT Haluan Sumbar Mandiri Padang. Klik http://www.harianhaluan.com Sekolah Gratis Digugat Orang kaya harus bayar Tiga Pasar di Pessel Jadi Pusat Grosir Ciri-ciri kemajuan Tajuk Pojok Oleh: Ronny P Sasmita âAnalis Ekonomi Politik Internasional Financeroll Indonesiaâ Lucunya Visi Pariwisata suk atau menghubungi penye- dia transportasi yang sudah ada untuk masuk ke tempat tersebut. Keenam infrastruk- tur yang tidak menunjang, pemerintah segera memper- baiki agar lancarâ. Apa yang hilang dari jawa- ban-jawaban Irwan ini? Seca- ra kasat mata nampaknya beliau mampu menjawab berbagai pertanyaan terkait proyeksi dan masa depan sektor pariwisata Sumbar. Tapi jika ditilik secara lebih detail dan mendalam, akhir- nya saya susah membedakan antara jawaban seorang guber- nur, yang seharusnya sangat strategis provinsial, dengan jawaban seorang manager hotel bintang empat atau bintang lima di salah satu kawasan wisata Sumbar. Dengan kata lain, jawaban serta langkah-langkah yang di- tawarkan Irwan, ternyata sa- ngat teknis, mirip perintah se- orang manager hotel di sebuah kawasan wisata kepada bawa- hannya. Saya tidak mene- mukan jawaban strategis yang bisa ditransfer menjadi sebuah kebijakan terintegrasi secara provincial, yang kemudian bisa menjadi media interko- neksi di antara semua stake holder sektor pariwisata, mu- lai dari pelaku usaha, pelaku pariwisata, otoritas terkait, dan pemerintah provinsi serta pemerintah kabupaten/kota. Untuk seorang Gubernur, saya kira kita pantas berharap bahwa Irwan akan memberi- kan jawaban dan langkah- langkah makro strategis pro- vincial terkait sektor pari- wisata Sumbar, bukan malah memberi jawaban teknis yang tidak menjelaskan proporsi masing-masing stake holder, termasuk proporsi pihak pro- vinsi. Lemahnya sisi strategis dari rencana pariwisata yang ditawarkan Irwan menun- jukan bahwa penguasaan ter- hadap persoalan juga lemah. Dalam hal perencanaan pembangunan kawasan pari- wisata misalnya, proses pe- ngembangan dan pengko- ordinasian pariwisata secara mikro akan menyangkut masa depan dari suatu destinasi pa- riwisata dan secara makro pro- vincial akan terkait dengan prospek terukur sektor pa- riwisata daerah. Dalam kontek teoritik, proses perencanaan menggambarkan lingkungan yang meliputi elemen-elemen seperti politik, fisik, sosial, budaya dan ekonomi, sebagai komponen atau elemen yang saling berhubungan dan saling tergantung, yang memerlukan berbagai pertimbangan stra- tegis futuristik (Paturusi, 2001). Nah, berkaca kepada pemaparan Irwan, maka akan begitu jelas terlihat bahwa pemerintahan beliau belum memiliki platform pariwisata yang jelas di satu sisi dan absennya target-target stategis dunia kepariwisaatn Sumbar di sisi yang lain. Dengan kondisi yang sa- ngat teknis dan kurang subs- tantuif tersebut, keterhubu- ngan antar elemen diatas juga hilang. Akhirnya Irwan sen- diri terkesan menghindar untuk menjelaskan proyeksi kontribusi sektor pariwisata terhadap tingkat pertum- buhan ekonomi, terhadap pengurangan angka kemis- kinan, dan terhadap pen- capaian-pencapaian indikator kesejahteraan masyarakat secara keseluruhan, misalnya. Bukan tugas seorang Guber- nur untuk memasukan âperi- laku melayani para pelaku pariwisataâ seperti yang be- liau cantumkan di langkah pertama. Lalu pada langkah kedua, beliau pun masih membahas hal yang remeh soal kebersihan tempat pari- wisata alias memunguti sam- pah di lokasi pariwisata. Apa- kah perencanaan strategis seorang gubernur harus me- masukan hal semacam ini? Kesan yang muncul kemu- dian adalah bahwa Irwan adalah kepala sebuah badan usaha milik daerah yang me- ngelola sebuah lokasi pariwi- sata. Hal receh seperti ini kemudian berlanjut kepada nomor tiga dan empat, yakni urusan rest area dan perilaku juru parkir. Point ke lima dan ke enam Irwan biacara soal sarana transportasi dan infra- struktur yang dibutuhkan. Dua point terakhir cukup strategis, tapi tidak mampu menggambarkan roadmap infrastruktur kepariwisataan dalam sekian tahun ke depan karena hanya menekankan pengadaan alat transportasi dan fasilitas infrastruktur yang belum ada alias terkesan sangat partial, terlepas dari target ekonomis yang akan dicapai. Kesanya, jika tidak ada fa- silitas ini dan itu, maka mari dibangun. Hanya sampai di

situ dan titik. Ibarat bertanya kepada penggemis âapakah anda lapar?â Lalu dijawab âiyaâ kemudian Irwan mem- berinya sebungkus nasi dan urusan selesai. Bukankah si penggemis hari ini lapar be- sokpun akan tetap lapar jika te- tap menjadi penggemis. Point pokoknya, sangat diharapkan seorang gubernur untuk mem- berikan rencana dan roadmap kepariwisataan Sumbar sesuai dengan kapasitasnya sebagai gubernur, bukan sebagai ma- nager hotel di sebuah kawasan pariwisata. Semoga* Harapan Baru Nelayan Sumbar EBUAH harapan baru bagi kehidupan nelayan Sumbar terbersit ketika Gubernur Sumbar Irwan Prayitno bertemu dengan Presiden Joko Widodo dan Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pu- jiastuti pasca meresmikan monumen Mer- pati Perdamaian yang berselaras dengan materi dari Komodo 2016 yaitu fokus pada kegiatan Maritime Peace Keeping Ope- ration (MPKO) di Taman Muaro Lasak. Pada pertemuan itu Presiden Jokowi meminta Menteri Susi untuk melakukan evaluasi dan revisi mengenai beberapa Peraturan Menteri yang selama ini mere- sahkan para nelayan Sumatera Barat. Di antara yang akan dievaluasi dan direvisi mengenai kemudahan perizinan kapal-kapal nelayan lokal yang berkapasitas di atas 30 GT agar bisa diurus di Provinsi. Kemudian peraturan tentang batas wilayah tangkapan nelayan, peraturan untuk kemu- dahan lalu-lintas ekspor hasil tangkapan nelayan, dan beberapa peraturan lainnya. Kita pantas mengapresiasi pertemuan dan hasil pertemuan itu. Kita berharap hal ini akan dievaluasi sesegera mungkin, dan peraturan teknis berupa Peraturan Menteri dan turunannya akan segera dikeluarkan. Salah satu yang pernah kita sorot melalui hari ini adalah soal, Surat Edaran (SE) Dirjen Perikanan Budidaya Kementerian Kelautan dan Perikanan No 721/DPB/ PB.510.S4/II/2016, melarang operasional kapal pengangkut ikan hasil pembudidaya- an berbendera asing sejak 1 Februari 2016. SE itu telah menjadi pukulan telak bagi nelayan Sumbar. Sedikitnya 817 kepala keluarga (KK) nelayan pembudidaya ikan kerapu terancam miskin, akibat terkendala memasarkan produksinya. Bila harga kerapu jatuh, jelas mereka bakal terancam jatuh miskin. Bila hanya menjual ke pasar lokal, tidaklah menyelesaikan persoalan. Karena selain permintaan terhadap ikan kerapu sangat kecil, juga harga jualnya juga murah. Setidaknya terdapat 1.800 pembudidaya ikan kerapu dengan produksi ikan mencapai 100 ton per tahun. Tidak hanya itu. Bebagai regulasi dan keberpihakan yang nyata terhadap perbai- kan kehidupan nelayan, perlu terus kita suarakan. Berdasarkan estimasi para ahli, kawasan laut Sumatera Barat memiliki potensi sumberdaya ikan sebesar 512.550 ton per tahun. Samudera Hindia yang terhampar di pantai Barat Sumatera Barat, merupakan salah satu habitat tuna terbaik di dunia. Kawasan laut Sumatera Barat juga berpotensi besar sebagai kawasan wisata karena memiliki panorama yang indah, memiliki pulau-pulau kecil sebanyak 185 buah, memiliki hutan mangrove seluas 38.832 ha dan terumbu karang seluas 34.584 ha. Potensi ini merupakan kekayaan alam yang luar biasa yang seharusnya bisa menjadi sumber ekonomi bagi masyarakat setempat. Namun demikian, kita tidak bisa begitu saja mengingkari kenyataan bahwa kehidu- pan nelayan masih menjadi potret nyata kemiskinan rakyat pesisir. Masyarakat nelayan yang bermukim di daerah yang kaya-raya tersebut justru hidup dalam keadaan miskin. Kita berharap kebijakan dalam penge- lolaan dan pemanfaatan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan perlu dilaksanakan dengan berkesungguhan demi peningkatan kesejahteraan masyarakat nelayan. Namun demikian, juga harus tetap me- lakukan upaya perlindungan, pelestarian dan pemanfaatan wilayah pesisir dan pulau- pulau kecil serta ekosistemnya untuk menjamin keberadaan, ketersediaan dan kesi- nambungan sumberdaya kelautan kita. *** S WILLAYAH Kabupaten Agam yang berada di sekitar Kota Bukittinggi harus bisa memanfaatkan perkembangan kota. Kita tahu Bukittinggi hanya mempunyai luas 25,24 km persegi. Sangat sempit sekali. Pengembangan kota tentunya ke daerah sekitar yang berada di Ka- bupaten Agam. Karena itu, sebaiknya ada sinergitas antara Bukittinggi dan Agam. Kedua pimpinan daerah saling kerja sama untuk membangun daerah. Pengirim: 085376147962 Sinergitas Bukittinggi dan Agam Selain itu, tak sedikit pula varian sub kultural yang unik yang akan menjadi aset pari- wisata jika dikelola dan di- berdayakan secara masif, baik secara mandiri oleh masya- rakat yang berkepentingan maupun secara organisasio- nal sistematis oleh peme- rintah daerah, provinsi maupun kabupaten dan kota. Lalu masalahnya dimana? Masalahnya adalah bahwa sampai hari ini, tingkat kun- jungan pariwisata Sumbar, baik lokal maupun inter- nasional, masih terbilang menyedihkan. Pendapatan daerah di bidang ini belum sesuai dengan potensi yang ada. Daya ungkit sektor pari- wisata terhadap pertumbuhan ekonomi daerahpun masih jauh panggang dari api. Se- hingga sektor pariwisata be- lum mampu menjadi sektor penopang pertumbuhan yang akan membantu mensub- stitusi sektor-sektor lainya yang ternyata juga terpantau loyo. Sektor pertanian yang secara persentase menyerap paling banyak tenaga kerja terbukti mengalami penu- runan daya gedor, penyerapan tenaga kerjanya juga secara perlahan susut. Ditambah pula dengan semakin lesunya permintaan global akibat pertumbuhan ekonomi dunia kian tak pasti. Bahkan lem- baga internasional seperti Bank Dunia dan IMF berkali- kali menggunting tingkat pertumbuhan ekonomi global akibat kontraksi ekonomi di negara-negara dan kawasan penyokong utama seperti China, Eropa, Jepang, emer- ging market lainya, dan proses normalisasi di Amerika yang juga belum kelar. Akibatnya, demand ter- hadap produk pertanian eks- por andalan Sumbar ikut ter- bawa jatuh dalam kalkulasi nilai akibat harga-harga kian melandai, meskipun volume tetap tercatat naik. Sektor perdagangan juga terbilang tumbuh kurang menjanjikan sehingga tak mampu menu- tupi penurunan sektor perta- nian. Dan pahitnya lagi, ting- kat konsumsi daerah tidak beranjak naik karena daya beli masyarakat juga terkerang- keng berbagai penghalang sejak pertengahan tahun lalu disaat pemerintah mengor- bankan stabilitas kurs mata uang untuk meningkatkan selera investasi pemodal asing dan kenaikan harga BBM akhir 2014 lalu. Jadi pertanyaan lanjutanya, dapatkan Sumbar âba- sanda dan batenggangâ kepa- da sektor pariwisata? Jika pertanyaan ini disandingkan dengan ulasan Irwan Prayit- no, Gubernur Sumbar, yang dimuat di harian Padang Ekspres (29/3/16), maka ja- wabannya adalah bisa. Jawa- ban bisa tersebut dapat dilihat dari kutipan tulisan beliau berikut ini. âLalu pertanyaan- nya, dari mana memulainya? Di sini kita tidak mesti memi- kirkan apakah ayam atau telur dahulu. Jika yang ada ayam, maka pelihara dengan baik agar ia bisa menghasil- kan telur. Dan jika yang ada telur, dirawat dengan baik hingga ia menetas. Intinya, lakukan mana yang bisa, sambil dilakukan pengawa- san maupun evaluasi serta koordinasiâ. Terkait langkah-langkah yang akan diambil untuk membuktikan jawaban âbisaâ tadi, Irwan menyatakan âKita bisa mulai dari berbagai hal yang sudah banyak dibica- rakan orang, kemudian lang- sung dicari solusinya. Pertama, karakter yang kurang mela- yani, maka kita upayakan memberikan pelatihan kepa- da pelaku pariwisata. Kedua, masalah area wisata yang kotor, maka harus segera kita bersihkan. Ketiga, ketiadaan rest area, maka kita ajak bersama pihak kabupaten/ kota untuk menyediakannya. Keempat, ketidaknyamanan akibat perilaku juru parkir dan pelaku pemalakan, segera kita turunkan Satpol PP dibantu aparat untuk menanganinya. Kelima, kurangnya sarana transportasi ke tempat wisata, maka kita ajak investor maERKARA Sumatera Barat memiliki banyak spot dan variasi pariwisata tentu sudah tak perlu dipertanyakan lagi. Faktanya Sumbar memang memiliki banyak spot alamiah yang sangat layak dibanggakan dan diberdayakan. P www.harianhaluan.com „„„„„ Redaktur: Ryan Syair „„„„„ Layouter: Syamsul Hidayat 6 Jumat, 15 April 20167 Rajab 1437 H Politik Lapsus Pencanangan Kampung KB Maksimalkan Pelayanan, Sukseskan Kampung KB akil Gubernur Sumbar, H. Nasrul Abit m e l a k u k a n pencanangan Kampung KB tahap IV tingkat Provinsi Sumatera Barat di Kota Pariaman. Kegiatan dilak- sanakan di lapangan Nagari Desa Nareh I, Kecamatan Pariaman Utara, Kota Pa- riaman, Kamis (14/4). Wakil Gubernur mengi- ngatkan, bahwa masyarakat terutama pasangan keluarga usia subur tidak perlu takut ber KB, karena KB itu adalah mengatur tingkat kelahiran anak dan dapat mewujudkan keluarga berkualitas. âJumlah penduduk di Sumatera Barat sudah ma- suk angka 5,8 juta jiwa. Kalau pertumbuhan pen- duduk tidak dikendalikan, berarti angka kemiskinan sumbar yang sekarang ada pada angka 6,71% bisa ber- tambah,â kata Nasrul Abit. Wakil Walikota Paria- man, Genius Umar menga- takan, Pemko Pariaman siap mendukung dan men- sukseskan program Kam- pung KB di Desa Naras I Kecamatan Pariaman Uta- ra. Karena jelas program ini untuk meningkatkan taraf hidup keluarga menuju ke- luarga sehat, sejahtera dan berkualitas. Persoalan menuju ke- suksesan program KB sejak dari dulu sudah dilihatkan oleh Kota Pariaman. Cont- ohnya, setiap tahun terus melengkapi sarana pela- yanan KB dan kesehatan untuk puskesmas, bidan desa dan kader seperti Ob- gym Bed, KIE Kit, Implat Kit, IUD Kit dan BKB Kit. Dari segi personil, Kota Pariaman memiliki 178 bidan yang tersebar di ber- bagai institusi pelayanan kesehatan serta desa/kelu- rahan sebagai tenaga pela- yanan kesehatan, serta pen- yuluh KB sebagai motivator yang sudah dilengkapi deng- an kendaraan roda dua dan media penyuluhan lainya. Untuk kelancaran pro- gram tersebut juga ditunjang dengan keberadaan 137 posyandu dengan dukungan kader sebanyak 1.090 orang pada 71 desa/kelurahan se kota Pariaman. Sarana ter- sebut merupakan kkekuatan dalam optimalisasi pelak- sanaan program KB dengan hasil makin baik tiap tahun berjalan. Angka kelahiran kasar di Kota pariaman saat ini ber- kisar pada 2,6 anak per-wanita usia subur. Hasil capaian itu merupakan hitungan rata- rata. Kota pariaman punya lebih kurang 10 ribu pa- sangan usia subur dengan jumlah penduduk total 86. 164 jiwa (tahun 2015). Untuk meningkatkan pelayanan KB di Kecama- tan selama ini telah dibantu juga oleh UPTD-KB dan 13 PLKB. Hasil sementara pen- dataan keluarga tahun 2015, jumlah KK 20.169 KK, pa- sangan usia subur (PUS) 10.311 orang dan PA sebany- ak 4.991 orang atau 48,40%. Begitupun dari aspek perlindungan perempuan dari tindakan kekerasan, Pemko Pariaman bersama DPRD telah mengeluarkan regulasi Peraturan Daerah Nomor 13 tahun 2013 serta pembentukan Pusat Pela- yanan Terpadu Pemberdaya- an Perempuan dan Perlin- dungan Anak (P2TP2A). Kepala BKKBN Pusat diwakili kepala Litbang Humprey Hapon mengatakan, BKKBN harus mengemba- ngkan pembentukan dan penggarapan KKBP melalui kampung KB. Dan sampai dengan tahun 2019 diharap- kan seluruh nagari atau desa sudah memiliki model per- cepatan program melalui kampung KB. (h/adv) W WAKIL Walikota Pariaman Genius Umar, menerima perangko KB dari Wakil Gubernur Sumbar, Nasrul Abit pada pencanangan Kampung KB tahap IV tingkat Sumbar di Kota Pariaman, Kamis (14/4). ATRAKSI pencak silat menyambut kedatangan rombongan Wagub Sumbar dan Kepala BKKBN Pusat. WAKIL Gubernur Sumbar, Nasrul Abit, memukul gong tanda diresmikannya pencanangan Kampung KB tingkat Provinsi Sumbar di Kota Pariaman. WAGUB Sumbar, Nasrul Abit disuguhkan siriah carano. Kepala Litbang BKKBN Pusat, Humprey Hapon memberikan sambutan. WAKIL Gubernur Sumbar, Nasrul Abit memberikan sambutan. WAKIL Walikota Pariaman, Genius Umar memberi sambutan pada pencanangan Kampung KB di Desa Nareh I Pariaman. PBS Deklarasikan Diri Maju Caketum Golkar Butuh Sosok PemersatuPPP Ancol AjukanUji Materi UU Parpol JAKARTA, HALUAN â Partai Persatuan Pembangunan (PPP) hasil Muktamar Ancol pimpinan Djan Faridz yang didampingi kuasa hukumnya, mendatangi Gedung Mahkamah Konstitusi untuk mengajukan uji materi UU Partai Politik Pasal 33 Ayat 2. âYang diajukan adalah gugatan hak uji materiil untuk penafsiran Pasal 33 Ayat 2 menyatakan bahwa perselisihan partai politik diselesaikan melalui pengadilan negeri tingkat satu dan upaya hukumnya adalah kasasi. Kita minta penafsiran konstitusional dari regulasi tersebut,â ujar kuasa hukum PPP kubu Ancol, Humprey R. Djemat di Gedung MK, Jakarta, Kamis. Humprey yang juga merupakan Wakil Ketua Umum PPP kubu Ancol, mengatakan pihaknya meminta penafsiran konstitusional tersebut dikarenakan pihaknya menemukan fakta bahwa walau ada putusan kasasi berke- kuatan hukum tetap bagi PPP Ancol, sampai hari ini PPP pimpinan Djan Faridz tersebut tidak disahkan juga oleh Menkumham. âKarenanya harus ada penafsiran kon- stitusional sesuai yang diatur oleh UUD 45 pasal 28 D ayat 1 yang menyatakan harus ada kepastian hukum dalam NKRI ini dan pasal 28 E ayat 3 yaitu kebebasan berserikat dan berkumpul,â ujar dia. Kendati demikian, dia menegaskan pihaknya tidak meminta agar ada pembatalan pasal 33 ayat 2 tersebut, namun harus ada frasa jelas terkait kewajiban memberikan pengesahan oleh pemerintah ketika ada putusan berkekuatan hukum tetap yang menyatakan sahnya satu hasil kongres. âIni yang kita minta jawaban ke MK. Kita lihat proses selanjutnya tapi jelas dasarnya sangat kuat dan memiliki fakta yang terjadi di PPP,â ucapnya. Selain itu, Djan Faridz yang juga hadir dalam kesempatan tersebut menam- bahkan, kedatangannya ke MK untuk mencari keadilan karena baginya kepengurusan hasil Muktamar Jakarta adalah yang sah. âKita harapkan hukum di Indonesia ditegakkan. Alhamdulillah MA tetap bersikap tidak dapat diintervensi oleh Menkumham untuk melakukan keputusan yang sesuai dengan keinginan beliau. Akhirnya harapan PPP tercapai. Tapi ternyata harapan ini kandas karena adanya ketidakpatuhan Menkumham terhadap putusan MA,â kata dia. Sementara itu beberapa waktu lalu Romahurmuziy telah terpilih menjadi ketua umum PPP melalui Muktamar VIII di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta Timur, Sabtu (9/4). Tetapi, kubu Djan Faridz tak mengakui karena mereka menilai masih ada masalah hukum yang belum jelas. (h/ant) JAKARTA, HALUAN â Priyo Budi Santoso (PBS) men- deklarasikan dirinya menjadi calon Ketua Umum (caketum) Partai Golkar dalam Munas Luar Biasa Partai Golkar yang akan digelar di Bali, pertenga- han Mei nanti. Deklarasi itu berlangsung sederhana di Kantor DPP Partai Golkar, Kamis (14/4). âDengan tagline PBS Harapan Baru, Golkar Kembali Bersatu, saya nyatakan saya deklarasikan, saya siap maju sebagai calon Ketua Umum Partai Gokar dalam Munaslub Mei 2016,â ujar Priyo. Dijelaskan

Priyo, dia maju sebagai calon ketua umum setelah melakukan berbagai pertimbangan dan hitungan yang matang. âSaya siap lahir batinmaju sebagai calon Ketua Umum Golkar,â kata. Priyo mengaku sudah berkomunikasi dengan para senior Partai Golkar, seperti Aburizal Bakrie, Agung Laksono, Akbar Tandjung, Jusuf Kalla, hingga BJ Ha- bibie. Pertemuan dengan Aburizal Bakrie juga akan dilaksanakan selepas deklarasi. âDengan itu semua saya meyakini langkah saya mengabdikan diri dan menyatukan Golkar bisa dinilai apa adanya oleh seluruh jajaran Golkar,â kata Priyo. Mantan Wakil Ketua DPR tersebut menilai, Partai Golkar butuh sosok pemimpin yang berkualitas, berkarakter, dan punya reputasi yang terjaga baik. Juga figur nakhoda yang menyatukan kembali partai pohon beringin tersebut. âDalam kerangka itulah saya ikut ter- panggil. Saya tahu ada rekan sejawat menyatakan maju. Dalam kerangka keinginan, menyatukan dan membesar- kan kembali Partai Golkar,â tutur Priyo. Priyo meyakini, munas kali ini bisa dilaksanakan secara demokratis, ber- keadilan, dan bersih. Dia menilai, panitia penyelenggara pun sudah berusaha menghadirkan munas yang berkualitas. Dengan mengusung motto âPBS Ha- rapan Baru Golkar Bersatu,â dia berjanji akan mengembalikan kejayaan Partai Golkar. (h/sam) F-PAN: Syarat Calon Independen Harus Ditingkatkan JAKARTA, HALUANâKetua Fraksi PAN di DPR Mulfachri Harahap menegaskan fraksinya tetap me- nginginkan syarat bagi calon inde- penden ditingkatkan, yang akan diatur dalam revisi Undang-Undang nomor 8 tahun 2015 tentang Pilkada. âWajar kalau ada pihak yang meminta syarat calon independen diperberat untuk maju dalam Pilkada serentak 2017,â katanya saat diskusi bertajuk âRevisi UU Pilkada Me- nuju Pematangan Demokrasiâ di Ruang Fraksi PAN, Gedung Nu- santara I, Jakarta, Kamis (14/4). Dia mengatakan, partai politik yang jelas dari basis dukungan, dikenakan syarat dukungan hingga 20 persen sehingga wajar syarat dukungan independen ditingkatkan. Menurut dia, calon yang maju di- harapkan memiliki legitimasi moral sehingga persyaratannya harus ditingkatkan. Selain itu, menurut dia, hal krusial yang perlu diatur dalam revisi UU Pilkada yaitu terkait narapidana yang tidak boleh maju dalam pilkada. âParpol yang jelas basis dukungannya dikenakan syarat 20 persen, sehingga wajar syarat independen ditingkatkan,â katanya. Dia menyarankan agar napi kasus kejahatan asusila, kejahatan kemanusiaan dan narkoba tidak boleh ada pengampunan. âNamun kalau terkait kasus korupsi, masih âdebatableâ karena bisa saja kesalahan administrasi dan kebijakan lalu masuk dalam delik korupsi,â ujarnya. Sekretaris Fraksi PAN, Yandri Susanto mengatakan fraksinya me- nilai revisi tersebut sangat penting dan harus direspon secara sempurna sehingga pelaksanaan pilkada mela- hirkan pemimpin yang diharapkan. Dia menegaskan akan mengawal lahirnya UU yang sempurna se- hingga baik untuk penyelenggaraan- nya dan bagi masyarakat. âKami mengajak semua fraksi mengawal revisi ini agar melahirkan UU Pilkada yang diyakini merupakan revisi terakhir dan langsung meng- hadirkan kesejahteraan rakyat,â katanya. (h/ant) KONSULTASI PRESIDEN-MPR â Ketua MPR Zulkifli Hasan (kedua kiri) bersama Wakil Ketua MPR Mahyudin (kiri), Oesman Sapta (keempat kiri) dan Hidayat Nur Wahid (kelima kiri) saat diterima Presiden Joko Widodo di Istana Merdeka, Jakarta, Kamis (14/4). Pertemuan tersebut membahas persoalan negara, diantaranya sosialisasi empat pilar MPR. ANTARA „„„„„ Redaktur: Ismet Fanany MD „„„„„ Layouter: Irvandwww.harianhaluan.comwww.harianhaluan.com 7Utama Jumat, 15 April 20167 Rajab 1437 H Kekayaan ..................................... Dari Halaman. 1 Pokja ULP ................................... Dari Halaman. 1 Tempat Uji ................................... Dari Halaman. 1 Tiga Pasar................................... Dari Halaman. 1 Sekolah ........................................ Dari Halaman. 1 dipergunakan untuk MEA (Mas- yarakat Ekonomi Asean). Assesor Kompetensi Lem- baga Sertifikasi Kompetensi Jakarta, Teddy Febriano bersa- ma Ucok Siregar dari Dinas Pendidikan Tanah Datar men- jawab Haluan di sela perpisahan siswa SMK Negeri 1 Batipuh Rabu (13/4) mengatakan, pene- tapan kelayakan kedua SMK Negeri Batipuh dan SMKN Lin- tau didasari oleh kekuatan infra- struktur elektronika dan pera- latan yang didukung oleh ke- kuatan tenaga pengajar beserta kurikulum yang baik. âUntuk Sumatera, hanya SMKN 1 Batipuh dan SMKN Lintau yang dinyatakan layak menjadi TUK bidang elektronika di Sumatera, karena dari hasil survei kelayakan beserta persyaratannya, kedua se- kolah Kejuruan ini memang layak untuk itu,â ujar Teddy. Uji kompetensi ini nantinya dapat diikuti oleh seluruh siswa dan umum. Gunanya agar peru- sahaan elektronika tidak merasa ragu untuk menerima mereka bekerja karena telah memiliki sertifikat kompetensi si bidang elektronika. Bahkan semua di- siplin ilmu perlu memiliki serti- fikat kompetensi agar bisa ber- saing mendapatkan lapangan pekerjaan. Sebenarnya, uji kompetensi sesuai disiplin ilmu yang dimiliki tersebut, kata Teddy sudah men- jadi keharusan bagi para pencari pekerjaan dalam menghadapi MEA agar tidak kalah bersaing dengan tenaga asing. Dengan sertifikat uji kompetensi yang dimiliki itu akan sangat mendukung untuk mendapatkan lapangan pekerjaan serta siap bersaing dengan tenaga kerja asing tersebut. Uji kompetensi ini tidak hanya dapat dilakukan kepada siswa yang tengah menekuni pendidikan sesuai disiplin ilmu yang ditekuni, tetapi kalangan umum juga diberikan peluang untuk ikut agar kemampuan mereka benar-benar teruji sesuai standar internasional. Di ibu kota Jakarta, kata Tedy, SMKN 26 yang juga sudah dinya- takan layak sebagai TUK, me- nyambut antusias kepercayaan itu, buktinya pihak sekolah telah mengajukan permintaan seba- nyak 3.000 peserta untuk me- ngikuti Uji kompetensi baik siswa dan umum. Kepala SMKN 1 Batipuh Budi Dharmawan menjawab Haluan terpisah menyatakan terima kasih atas penghargaan dan kepercayaan sebagai Tempat Uji Kompetensi oleh lembaga Sertifikasi Kompetensi Jakarta. Semua itu tidak terlepas dari kebersamaan semua majelis guru, komite sekolah dan masyarakat beserta seluruh jajaran Pemerin- tah kabupaten Tanahdatar. âKeberhasilan yang dicapai bukan keberhasilan kepala seko- lah, namun semua bisa terwujud berkat saling melengkapi dalam memajukan pendidikan di SMK N 1 Batipuh ini,â ujar Budi Dharmawan. (h/one) ki warna airnya keruh bercampur tanah. Semalam, hujan baru saja mengguyur bumi mekar, sehing- ga permukaan air bertambah. Batanghari merupakan sungai historis. Orang Belanda me- nyebutnya Batanghari Districten. Batanghari yang mengalir ke Jambi dan bermuara di Selat Berhala, diduga tercemar oleh kandungan merkuri. Batanghari riwayatmu. Oh... Sungai nan berhulu dari Bukit Barisan itu, berabad-abad mengalir tanpa makna. Padahal, bila dihitung investasi sungai tertua itu, tiap detik mencapai miliaran rupiah. Begitu besar manfaat yang dijanjikannya. Pada tahun 2012 lalu, tercatat atau termanfaatkan 11 liter/detik. Investasi Batanghari begitu men- janjikan akan kemakmuran bagi rakyat Dharmasraya. âTapi, kini semua sirna. Karena, pence- maran air Batanghari sudah di ambang batas,â ucap Sekretaris Daerah Kabupaten (Sekdakab) Dharmasraya, Ir. H. Benny Mukhtar MM., dalam suatu wak- tu di ruang kerjanya. Benny Mukhtar, salah seorang kandidat kuat yang digadang- gadangkan bakal memimpin Kota Gelamai atau Kota Payakumbuh, mengemukakan, pencemaran sungai ini sudah di ambang batas dan mengkhawatirkan. âSolusinya harus ada aksi nyata dan tindakan tegas dari Pemprov Sumbar, Pemkab Solok, Solok Selatan dan Kabupaten Dhar- masraya, untuk mengembalikan kejernihan sungai itu seperti dahulunya,â terang mantan Wakil Walikota Payakumbuh itu. Sekadar informasi, pada tahun 1977 silam, datang warga transmigrasi dari Pulau Jawa. Jumlahnya sekitar 4 ribu kepala keluarga (KK). Namun, setiba di bumi cati nan tigo, impian mas- yarakat Suku Jawa itu, pupus sudah. Ini lantaran belum adanya irigasi untuk mengolah pertanian, terutama sawah dan perikanan. Akhirnya, impian tersebut baru bisa ditebus pada tahun 1996 lalu. Yakni, rencana gadang untuk membendung Batanghari, terutama sekali untuk keperluan irigasi. Malah, saluran irigasi itu juga dimanfaatkan masyarakat tetangga seperti Kabupaten Bu- ngo dan Tebo. Data mencatat ada 18.963 hektare sawah di ranah ini dan sisanya sekitar 3.000 hektare di Provinsi Jambi. âJadi, itulah Batanghari yang mempunyai impian untuk me- ngangkat harkat dan derajat peta- ni lewat program turun ke sawah,â ucap Sekdakab Benny berkisah. Kala itu, penduduk transmi- grasi Dharmasraya dihuni warga berasal dari Provinsi Jawa Te- ngah, Jawa Timur, Jawa Barat dan Sumatera Barat sendiri atau lebih dikenal dengan sebutan transmi- grasi lokal. âTransmigrasi lokal umumnya warga korban galodo,â ucapnya lagi. Setelah pembangunan ben- dungan tuntas pada tahun 2002, maka bendungan dengan lebar 150 meter dan tinggi 12,1 meter difungsikan. Yaitu, mengaliri ke sebuah bak besar dengan saluran sepanjang 15 kilometer. Menyikapi bendungan yang telah selesai dibangun, pemerin- tah waktu itu melakukan cetak sawah baru. Kemudian, membangun saluran irigasi. Waktu itu, dibangun irigasi Sungai Dareh yang didukung oleh Ben- dungan Piruko dan Bendungan Siat dengan kapasitas air 15,50 M3 perdetik. Menurut Benny, aliran Ba- tanghari berhulu di Kabupaten Solok Selatan. Asal muasal aliran Batang Suliti yang kemudian bergabung menjadi Batang Sa- ngir, Muaro Sangir dan Batang Gumanti. âMenjadilah Batang- hari,â jelas Sekdakab. Dulu, timpal Syaiful, salah seorang warga menyatakan, se- panjang aliran Batanghari banyak ikan yang bisa ditemui dengan mudahnya. Bahkan, saking jer- nihnya air sungai, ikan-ikan seperti Soma, Baung, Patin, Ikan Lanpam mudah diperoleh. Selain jinak, ikan tersebut juga enak dan manis dagingnya. âKini, hanya tinggal cerita dan kenangan saja,â papar Syaiful. Kepala Badan Lingkungan Hidup (BLH) Kabupaten Dhar- masraya, dr. Rahmadian, men- jelaskan, pencemaran air Ba- tanghari sudah di ambang batas, atau sudah melebihi batas toleransi. âSudah sangat berbahaya bagi kesehatan manusia,â tegasnya. Ia juga mengakui bahwa ka- lau dampak terhadap kesehatan manusia, untuk saat ini belum akan nampak. Karena, reaksi dari kandungan mercuri adalah sepu- luh tahun ke depan. âManusia itu akan mengalami penyakit lum- puh layu atau otak tidak ber- fungsi,â imbuhnya. Orang yang terkena penyakit tersebut, seperti orang sakit stroke, tapi otaknya tidak ber- fungsi. Hal itu dapat dilihat di Teluk Buyat, Sulawesi atau di Teluk Mina Mata Jepang. âSam- pai saat ini, masih hidup orang- orang yang terkena dampak dari pencemaran air tersebut. Sebagai saksi sejarah,âujarnya. Ia melalui berbagai fasilitas yang ada sudah menyampaikan kepada masyarakat serta sudah mengajak masyarakat dengan hati nurani, agar tidak melakukan pencemaran terhadap lingkungan seperti sungai. Sebab, menurutnya lagi, lebih parah krisis air dari pada krisis minyak. Karena krisis air me- nyangkut kehidupan manusia, namun kalau krisis minyak hanya akan berdampak kepada ekonomi saja. Menyikapi persoalan Batang- hari itu, baik Benny Mukhtar maupun Rahmadian, sepakat melakukan penertiban dengan melibatkan semua pihak. Pener- tiban dilakukan dengan serius dan bersama-sama memerangi praktik illegal mining. âPerlu keterlibatan dan keseriusan se- mua pihak untuk mengatasi pen- cemaran Sungai Batanghari,â ucap Benny. Manfaat dari bebasnya Ba- tanghari dari pencemaran, diya- kini mampu membuat kehidupan baru di Dharmasraya. Mulai dari pemanfaatan cetak sawah, cetak kolam, intek air minum dan menjadikan wisata air bumi mekar dengan beragam per- mainan dan keunggulan. Bahkan, kalau air Batanghari steril, pemasukan daerah bertam- bah besar, selain memanfaatkan potensi lainnya. Apalagi, salah satu objek wisata budaya yang ada, pengunjung harus mengarungi derasnya Sungai Batanghari un- tuk dapat sampai ke seberang guna melihat keindahan candi candi. âJangan lupa melakukan program merehabilitasi serta melakukan penghijauan di daerah aliran sungai (DAS),â papar- nya sambil menyebut, banyak pengembangan eko sistem, ikan, pertanian, air minum yang tak lagi terbuang percuma. Ke depan tukuk Rahmadian, BLH sudah punya program membuat taman buah sepanjang aliran Sungai Batanghari yang berada di Kabupaten Dharmas- raya, yang mana untuk sampai ke taman buah tersebut, pengunjung dapat melalui air dan darat, begitu pula berbagai festival akan digelar di sekitar aliran Sungai Batanghari. âSemuanya itu tu- juannya adalah untuk âmengusirâ para penambang liar yang beraksi di sungai itu,âkatanya mengakhiri.*** ngembangan pariwisatanya yaitu kawasan Mandeh. Saat ini, Pessel juga tengah membenahi pasar-pasar kecamatan. Sembilan pasar kecamatan dijadikan pasar semi modern, sementara tiga pasar lainnya dija- dikan pusat grosir dengan pangsa pasar provinsi tetangga yakni untuk wilayah sekitar Muko Muko (Bengkulu) dan Kerinci (Jambi). Sembilan kecamatan yang saat ini tengah menjadi pasar semi modern adalah Pasar Lu- nang Silaut, Pasar Indrapura, Pasar Air Haji, Pasar Balai Sela- sa, Pasar Surantiah, Pasar Batang Kapas, Pasar Salido, Pasar Asam Kumbang, Pasar Tarusan. Sekda Pessel Erizon Kamis (14/4) mengatakan, sembilan kecamatan yang telah dalam proses menjadi pasar semi mo- dern merupakan amanah dari Perda 08 tahun 2010 tentang RPJP 2005 - 2025. âJadi ini sudah menjadi tar- get. Pemerintah telah melakukan sejumlah pembenahan di pasar yang dijadikan sebagai pasar semi modern. Pasar semacam itu di- tandai dengan fasilitas dan mana- jemen pasar modern yang bisa membuat para pelaku ekonomi nyaman berdagang atau bertransaksi dipasar tersebut,â katanya. Yang terpenting saat ini dila- kukan pemerintah adalah me- nata dan memperluas kawasan pasar itu sendiri. Untuk hal ini menurutnya, pemerintah telah melakukan perluasan di sejum- lah pasar, misalnya Pasar Air Haji, Pasar Inderapura dan ter- akhir Pasar Asam Kumbang. âPasar semi modern tersebut didesain mampu melayani ke- butuhan pasar lokal dan para pengguna jalan Lintas Barat Sumatera. Seluruh kebutuhan masyarakat ada disini, termasuk pelayanan yang sesuai dengan pasar semi modern,â ungkapnya. Sementara terkait dengan pasar tumpah yang terjadi setiap hari pekan, maka pemerintah pada beberapa pasar telah mela- kukan penertiban. Pasar Kam- bang kini kondisinya tidak sepa- rah dua tahun lalu. âKita tidak menampik bahwa pasar tumpah masih menyisakan banyak persoalan, namun setidaknya kini telah terjadi perubahan,â katanya. Selanjutnya, tiga pasar yang di jadikan sebagai pusat

grosir Pe- sisir Selatan adalah Pasar Kam- bang, Pasar Tapan dan Pasar Baru Bayang. âKini, ketiga pasar di- maksud telah hampir memenuhi sarat sebagai pusat grosir di Pesisir Selatan,â ungkapnya. Pusat grosir ini menurutnya mampu memenuhi kebutuhan jual beli secara langsung dengan konsumen, maupun memenuhi kebutuhan barang eceran pasar kecamatan lainnya. Sementara fungsi Pasar Kota Painan sebagai pusat kegiatan lokal akan ber- kembang dengan mantap. âPasar semi modern dan pusat grosir di tiga kecamatan merupakan indikator kinerja utama pencapaian visi dan misi RPJP Pessel sampai 2025,â pungkasnya. (h/har/met) but antara lain, bahwa terhadap pekerjaan dua proyek tersebut, telah diadakan lelang pertama pada 19 Februari 2016, yang kemudian dinyatakan gagal oleh Pokja lelang dengan alasan tak jelas. âPada lelang tersebut, PT. Faktanusa Cipta Graha adalah penawar terendah di lelang pe- ningkatan jalan Bunga Tanjung â Teluk Tapang dan PT. Adta Surya Prima sebagai penawar terendah di lelang peningkatan jalan Talu- Lubuk Sikaping. Lalu, pada 11 Maret 2016 diadakan lelang kedua. Menurut PT. Faktanusa Cipta Graha dan PT. Adta Surya Prima, mekanisme dan proses lelang tersebut tidak sesuai de- ngan aturan berlaku dan ada indikasi Pokja telah melanggar undang-undang dan menyalah- gunakan wewenang,â papar Bisri. Ia melanjutkan, menurut ke- dua perusahaan tersebut kepada LSM Pelindas, perusahaan yang diumumkan sebagai pemenang lelang kedua adalah PT. Mega Duta Konstruksi di Jalan Bunga Tanjung-Teluk Tapang dan PT. Bukit Nusa Indah di Jalan Talu- Lubuk Sikaping, sementara dua perusahaan yang menang pada lelang kedua itu diduga kuat tak memenuhi syarat sebagai pe- menang. Alasan tersebut, kata Bisri, pertama, dukungan peralatan PT. Mega Duta Konstruksi dan PT. Bukit Nusa Indah seperti AMP diduga kuat tak sesuai dengan yang disyaratkan dalam dokumen lelang. Pasalnya, dukungan pera- latan AMP yang dimiliki oleh kedua perusahaan tersebut ada- lah AMP tipe 800, kapasitas per batch 800 Kg, kapasitas produksi maksimal 48 ton/jam. Sementara yang disyaratkan dalam dokumen lelang adalah 60 ton/jam. Alasan kedua, kata Bisri, pada lelang pertama, PT. Faktanusa Cipta Graha merasa dibohongi, karena PT. Faktanusa sudah mengajukan sanggahan, memper- tanyakan alasa lelang dibatalkan. Sementara jawaban Pokja berda- lih sudah menjawab melalui LPSE. Setelah dicek di LPSE, tak ada jawaban Pokja tentang pem- batalan lelang. Bisri melanjutkan, selain itu, dari data yang diperoleh, PT. Mega Duta Konstruksi dan PT. Bukit Nusa Indah, kualifikasinya adalah M1. Padahal, sesuai Pera- turan Menteri PU No. 8 Tahun 2011, kemampuan perusahaan M1 melaksanakan pekerjaan maksimal adalah Rp10 miliar, sementara lelang tersebut pagu dananya Rp45 miliar. Sementara itu, Kasipenkum Kajati Sumbar, Yunelda saat dikonfirmasi, Kamis (14/4), mengatakan, pihaknya telah me- nerima laporan tersebut, namun belum didisposisi oleh Kajati. Saat ini pihaknya sedang mem- proses laporan tersebut untuk memanggil Ketua Pokja. Ketua Pokja Konstruksi I ULP Pasbar, Ali Audah mengatakan, pihak- nya belum menerima surat pang- gilan. Apabila menerima surat panggilan, ia bersedia memenuhi panggilan tersebut. (h/dib) menggratiskan untuk seluruh siswa, akan tetapi dilakukan subsidi silang. âJadi bagi anak yang mampu tidak perlu diberikan gratis, hanya untuk orang kurang mam- pu saja digratiskan,â katanya kepada Haluan Kamis, (14/4) siang di ruang Komisi V DPRD Sumbar. Dari data Disdikbud Sumbar enam daerah yang menyelang- garakan pendidikan gratis saat ini yaitu, Kota Padang Panjang, Kota Sawahlunto, Kota Solok, Kota Padang, Kota Pariaman dan Kabupaten Pasaman. Tahun depan 493 SMA/SMK akan menjadi kewenangan pro- vinsi. Penarikan kewenangan ini berdasarkan Undang-Undang nomor 32 tahun 2004 men-jadi Undang-Undang nomor 23 ta- hun 2014 tentang Pemerintahan Daerah. Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Sumbar, Syamsulrizal menga- takan, anggaran untuk penarikan kewenangan SMA/SMK meng- habiskan dana hingga Rp300 miliar lebih. âDari estimasi sementara itu butuh dana hingga Rp300 miliar lebih, â katanya melalui sambungan telepon Selasa, (12/4) malam di Padang. Pro Kontra Dinas Pendidikan Padang menilai, jika pendidikan gratis dihilangkan atau diganti dengan subsidi silang, akan ada efek negatifnya bagi siswa, salah satunya berkaitan dengan psikologi anak yang kurang mampu. Plh Dinas Pendidikan Kota Padang Barlius mengatakan, pendidikan gratis adalah salah satu program walikota. Dalam Perwako dibunyikan bahwa pen- didikan gratis untuk semua warga Padang, dan Disdik hanya men- jalankan sesuai dengan instruksi Pemko. Menurut Barlius, masukan yang disebutkan oleh anggota DPRD Sumbar sangat bagus. Namun, jika dilakukan subsidi silang maka akan ada juga efek negatif dan akan ada diskriminasi antara anak yang tidak mampu dan yang mampu. âSaya memi- kirkan dari sisi psikologi anak yang tidak mampu, jika mereka dikelompokkan atau biaya seko- lah dibayar oleh anak yang mam- pu maka akan timbul berbagai hal yang negatif,â ungkapnya. Jadi, berhubung sekolah gra- tis adalah program Pemko maka semua keputusan ia serahkan pada pemko jika memang akan dievaluasi maka pihaknya akan siap menjalankan. âPendidikan gratis ini kan satu dari sekian program pak wali, jadi kami serahkan sama pak wali keputu- sannya,â ujarnya. Hal hampir senada juga dike- mukakan Kepala Dinas Pendidi- kan Kabupaten Pasaman, Khairil Anwar. Ia menilai wajar kege- lisahan lembaga legislatif yang bertugas mengawasi pemerinta- han. Namun, program pendidi- kan gratis untuk sekolah mulai dari Sekolah Dasar sampai Seko- lah Lanjutan Tingkat Atas (SMA, SMK, dan MA) negeri dan swas- ta, adalah sudah melalui kajian antara pemerintah daerah dengan legislatif setempat. âKita sudah tuangkan pro- gram pendidikan gratis ini dalam bentuk peraturan daerah (perda) dan telah diberlakukan pada ta- hun 2014, sejak perda itu ada, maka animo masyarakat sangat tinggi untuk melanjutkan pendidikan anak-anaknya, terutama di daerah pinggir terluar,â ka- tanya. Selain pendidikan gratis, Pemkab Pasaman juga telah membangun minimal satu Seko- lah Lanjutan Tingkat Atas di kecamatan terpinggir dan terluar, sehingga orang tua yang biasa anaknya hanya sampai tamatan SLTP, kini minimal pendidikan anak-anak Pasaman adalah ber- ijazah SLTA. Menurut Khairil, tentu saja biaya pendidikan itu tidaklah murah dan gratis. Semua biaya yang dulu ditanggung oleh orang tua/wali murid, kini ditanggung oleh pemerintah. âTugas negara/ pemerintah adalah meningkatkan kesejahteraan rakyat, di saat pemerintah tidak bisa mense- jahterakan rakyatnya secara lang- sung dengan memberi materi, maka setidaknya pemerintah sudah membantu warga dengan meringankan biaya pendidikan,â terangnya. Di Kabupaten Pasaman, pendidikan gratis yang diprogram- kan oleh pemerintah daerah sangat memberikan manfaat. Kalau soal kepedulian dan rasa memiliki siswa, itu relatif. âKalau soal kepeduliaan dan rasa memiliki sekolah agar seko- lah dijaga oleh siswa, itu di daerah kita ini tidak ditemukan lagi yang namanya siswa merusak kursi dan meja, karena kalaupun ada, tentu pihak sekolah akan memberikan sanksi sesuai aturan yang disepakati di setiap seko- lah,â pungkasnya. (h/isr/rin/col) Penjaga Lapas Amankan Kurir Narkoba BUKITTINGGI, HALUAN â Petugas Jaga Lapas Klas II A Biaro Bukittinggi berhasil mengamankan seorang kurir narkoba yang berencana memasukkan narkoba kepada salah seorang tahanan yang ada di dalam Lapas Kamis (14/4) sekitar pukul 16.15 WIB. Informasi yang dihimpun Haluan, penggagalan tersebut berawal dari kecurigaan Irzam Simon, Kepala Jaga Lapas Klas II A Biaro Bukittinggi, karena melihat gelagat kurir berinisial F 24, di parkiran Lapas. âMelihat gelagat pelaku, kepala jaga curiga, akhirnya pelaku ditanyai kepala jaga. F mengaku ingin menitip barang kepada salah seorang tahanan berupa kopi, gula, dan roti yang dimasukkan dalam kantong asoi,â ujar Kalapas Biaro Tomi K. Alhasil, petugas yang sudah curiga sebelumnya akhirnya memeriksa barang bawaan pelaku yang mengaku disuruh salah seorang untuk memberikan barang tersebut kepada seorang tahanan. âHasilnya, pada saat memeriksa tersebutlah, petugas menemukan narkoba jenis sabu-sabu sebanyak tiga paket kecil yang dibungkus dalam gulungan koran dimasukan dalam bungkusan gula,â tutur Tomi. Kepada petugas jaga, F pun mengaku hanya disuruh salah seorang untuk memberikan barang bawaan tersebut tanpa mengenali orang yang menyuruhnya. âAkhirnya kami menyerahkan pelaku kepada pihak Satnarkoba Polres Bukit- tinggi,â tukas Tomi. Sementara itu, Kasat Res Narkoba Polres Bukittinggi, AKP Yunialis Eko Sulistyo membenarkan tangkapan tersebut, hingga tadi malam pihaknya masih melakukan pemeriksaan terhadap pelaku. â Kita masih menyelidiki kasus ini, yang jelas pelaku bersama barang bukti sudah kita amankan dan masih dimintai keterangan,â ungkap Kasat.(h/ril) PROYEK REKLAMASI â Aktivitas proyek reklamasi di teluk Jakarta, Kamis (14/4). Dalam rapat kerja yang berlangsung Rabu (13/4), Komisi IV DPR dan Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti sepakat agar proyek reklamasi Teluk Jakarta dihentikan. ANTARA www.harianhaluan.com „„„„„ Redaktur: Rahmadhani „„„„„ Layouter: Irvand 8 Jumat, 15 April 20167 Rajab 1437 H Pendidikan Pesan Pak Dil, Jadilah Guru Pendidik S EBELUM fokus menekuniusaha servis kulkas, Pak Dilpernah menjadi pengajar disalah satu sekolah swasta di Kota Padang setelah tamat dari Fa- kultas Pendidikan Teknik IKIP Pa- dang (sekarang UNP) tahun 1991. Pak Dil berusaha menjadi guru profesio- nal, dimana seorang guru tidak hanya mengajar tetapi juga menjadi pendidik bagi siswanya. Pak Dil cukup keras terhadap siswanya yang rata-rata berasal dari ekonomi menengah ke bawah. Keras tersebut diartikan bukan melakukan kekerasan secara fisik. Tetapi me- nyentuh perasaan siswa agar bisa memahami kondisi pribadi dan orang tuanya sehingga siswa tersebut mampu menjadi pribadi yang mandiri dan berprinsip. Kekecewaan dirasakan Pak Dil ketika melihat rekan seprofesinya hanya sekedar melakukan tugas me- ngajar, menyampaikan ilmu tanpa mampu membina anak didiknya menjadi pribadi yang baik dan tang- guh. Kekecewaan tersebut semakin memuncak ketika persoalan ekonomi yang melanda Indonesia pada tahun 1998. Gaji yang diterima tidak mencukupi kebutuhan hidup keluarganya. Krisis moneter tahun 1998 mem- buat Pak Dil melihat peluang usaha menjual elektronik bekas. Apalagi sejak muda, Pak Dil merasakan lebih berminat berwirausaha dibanding dengan menjadi guru. Bermodal Rp10 juta, Pak Dil membeli kulkas bekas dari Dumai Riau. Keputusan untuk menjual kulkas ini didasari kemampuan untuk memperbaiki kulkas, pekerjaan lain yang digeluti disela-sela menjadi guru. Profesi guru yang telah digeluti selama delapan tahun ditinggalkan. Berawal dari teras rumah orang tua, Pak Dil pindah ke sebuah toko di pasar Simpang Haru ketika usahanya mulai berkembang. Tidak hanya kulkas, mesin cuci dan Air Conditioner (AC) menjadi barang bekas selanjut- nya yang masuk dalam daftar jual dan servis. Ketika itu dibantu temannya yang ahli dalam servis AC. Tempat usaha servis Pak Dil selanjutnya pindah lagi ke Jalan Tepi Banda Bakali Simpang Haru Nomor 1 Padang. Tarif servis dan harga kulkas dan mesin tidak pernah dipatok oleh Pak Dil. Hal tersebut disesuaikan dengan kondisi ekonomi konsumennya. Jika konsumen dengan ekonomi bagus, biaya dan harga yang diberikan sesuai dengan standar. Lain halnya jika konsumen berasal dari ekonomi kecil, terkadang Pak Dil hanya me- minta biaya beli bensin dan terkadang mau merugi. Asalkan batin merasa terpuaskan dan nyaman. âPernah seorang mahasiswa mem- beli kulkas bekas disini. Saya berikan harga hanya Rp500 ribu dari sebe- narnya Rp700 ribu karena dia baru mulai buka usaha untuk mencukupi biaya kuliah,â kata Pak Dil ketika Haluan menemui di tempat usahanya. Ujian dialami Pak Dil dan keluar- ganya pada tahun 2012 ketika anak bungsunya dari 3 bersaudara men- derita kebocoran ginjal. Pengelolaan usaha servis diserahkan sementara ke temannya. Pak Dil lebih banyak di rumah untuk mengurus dan merawat anak bungsunya. âMalang tak dapat ditolak, dan itu adalah takdirnya, anak kami me- ninggal sehari setelah Hari Raya Idul Fitri tahun 2014. Saya dan istri merasa terpukul sekali. Butuh waktu lama bagi kami untuk mengikhlaskan kepergiannya. Baru setelah lebaran tahun 2015 saya kembali kelola usaha servis tersebut,â tutur Pak Dil dengan mata berkaca-kaca. Pak Dil mengimbau generasi muda sekarang untuk bisa menjadi generasi yang mandiri dan berprinsip yang dilandasi akidah yang kuat. Dan dalam membuka usaha apapun, jangan lakukan setengah-setengah tetapi lakukan sepenuhnya. Kepada guru, jadilah seorang pendidik. *** Menggeluti suatu profesi atau pekerjaan tidak hanya selalu diukur dengan materi atau uang, tetapi bisa juga dengan kepuasan batin yang dirasakan oleh si pekerja. Hal inilah yang menjadi prinsip Drs M Aidil (51), biasa dipanggil Pak Dil, dalam menggeluti usaha servis kulkas dan penjualan kulkas bekas sejak tahun 1999. XLaporan: FITRA YANDI PAK DIL Lomba UKS Dua Sekolah Wakili Sumbar ke Nasional PADANG, HALUAN â Madrasah Aliyah Ne- geri (MAN) 2 Padang dan Taman Kanak- kanak (TK) Telkom Padang mewakili Su- matera Barat dalam lomba Unit Kesehatan Sekolah (UKS) tingkat nasional yang direncanakan dilaksanakan 20 April mendatang. Hal ini merupakan kom- pensasi atas keberhasilan kedua sekolah tersebut meraih juara I di lomba yang sama tingkat Sumatera Barat. âHasil ini berkat kerja sama Bidang Kesra Pemko Padang, Dinas Kesehatan, Dinas Pendidikan, dan Ke- menag Padang dalam mela- kukan pembinaan terhadap UKS di setiap sekolah yang ada di Kota Padang,â kata Kepala Bagian (Kabag) Kesejahteraan Rakyat Set- dako Padang Al Amin, kepada Haluan saat dihubungi, Kamis (14/4). Sebelumnya, tutur Al Amin, baru tingkat sekolah dasar yang bisa meraih juara di tingkat Sumbar, yaitu SD Percobaan Padang tahun 2011 dan SD 03 Alai Timur Padang pada tahun 2013. Baru tahun ini Padang ber- hasil juara di dua tingkat pendidikan berbeda, yaitu MAN 2 Padang dan TK Telkom Padang. Pengembangan dan pembinaan UKS di sekolah seluruh Indonesia, lanjut Al Amin, merupakan tindak lanjut dari Surat Keputusan Bersama (SKB) empat menteri, yaitu Menteri Da- lam Negeri, Menteri Pendi- dikan, Menteri Kesehatan, dan Menteri Agama pada tahun 1984 yang diperbaha- ru tahun 2003. Program UKS ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan hidup sehat peserta didik dan lingkungan yang sehat. Adapun indikator yang digunakan dalam penilaian lomba tersebut tercermin dalam

Tri Program UKS (lebih dikenal dengan Trias UKS). Yaitu, penyelengga- raan pendidikan kesehatan, pelayanan kesehatan, dan pembinaan lingkungan ke- hidupan sekolah sehat. Pendidikan kesehatan dilaksanakan sebagai upaya penanaman pengetahuan, sikap dan perilaku untuk hidup bersih dan sehat bagi siswa. Pelayanan kesehatan dimaksudkan untuk melakukan pelayanan peningka- tan kesehatan serta pena- nganan terhadap malasah kesehatan yang dihadapi siswa. Sedangkan lingku- ngan sekolah sehat yaitu mewujudkan lingkungan sekolah yang bersih dan asri sehingga mampu memberi- kan efek positif terhadap warga yang berada di sekitar lingkungan sekolah ter- sebut. (h/mg-fyt) SMPN 35 Laksanakan Muhasabah Forum PAUD Pasaman Miliki Ketua Baru PASAMAN, HALUAN â Dua organisasi yang menaungi pendidikan anak usia dini terbentuk. Dua organisasi itu adalah Forum PAUD yang langsung dinahkodai Ketua TP PKK Pasaman Ny Gustinar Yusuf Lubis dan Himpaudi dinahkodai Ketua GOW Pasaman Ny Mira Atos Pratama. Menurut Gustinar Yusuf Lubis, kepengurusan yang terbentuk adalah orang-orang terpilih yang memiliki mau, mampu dan ada waktu tentunya nanti bekerja secara ikhlas. Ia mencontohkan dulu masih ada murid PAUD yang belajar di atas lantai yang masih beralaskan tanah, kondisi itu membuat miris mata. Apalagi mereka yang belajar di sekolah terpencil, sangat butuh perhatian lebih terutama oleh pengurus PAUD maupun Himpaudi. Dirinya juga membe- rikan apresiasi tinggi terhadap pengurus periode 2011-2016 yang telah memajukan organisasi PAUD dan Himpaudi di Kabu- paten Pasaman. Sedana dengan itu Ketua GOW Pasa- man Mira Atos Pratama menyebutkan, organisasi ini diharapkan dapat mem- berikan kontribusi positif terhadap perkem- bangan PAUD, termasuk didalamnya sumber daya manusia yang akan memaju- kan PAUD itu sendiri. Disamping itu pengurus dan anggota mendapat hak yang sama pula disamping bersinergi dan profesional dalam meningkatkan program PAUD ke depannya. âMari bersama-sama membuat peren- canaan yang matang sehingga program yang dibuat terlaksana dengan sebaik-baiknya,â ucap Mira. Dia juga tak lupa meminta saran dan pengalaman yang telah diberikan untuk kemajuan organisasi himpaudi. (h/tos) Anggaran Daerah untuk Pendidikan Masih Kecil SMAN 1 Sungai Tarab Bangun Ruang Belajar Baru TANAH DATAR, HALUAN â Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 1 Sungai Tarab akan memiliki dua unit ruang belajar baru. Ini dinyatakan setelah peletakan batu pertama pembangunan sekolah itu dilaksanakan oleh Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Tanah Datar Indra Kesuma yang diwakili oleh Khariziadi, Kamis (14/4) di Sungai Tarab. Turut melakukan peletakan batu per- tama pembangunan ruang belajar itu Camat Sungai Tarab Osman, Kapolsek Sungai Tarab AKP Heri Satriawan, Danrami Kapten Inf Sutarto, Komite Sekolah Juliasman dan tokoh masyarakat setempat. Kepala SMAN 1 Sungai Tarab, Bul- karnaini Nur mengatakan, dengan dibangunnya dua unit ruangan untuk belajar siswa tersebut, sarana dan prasarana belajar SMAN 1 Sungai Tarab semakin lengkap dan mampu menampung siswa yang baru masuk nanti. âMinat pelajar lulusan SMP sederajat setiap tahun untuk melanjutkan pendidikan ke SMAN 1 Sungai Tarab ini semakin banyak sehingga kami perlu untuk me- nambah ruangan. Alhamdulillah niat kami mendapat tanggapan dari pemerintah dengan kucuran dana pembangunan yang bersumber dari APBN sebesar Rp359 juta,â ungkapnya. Menurutnya, atas bantuan dan perhatian dari pemerintah tersebut, seluruh jajaran SMAN 1 Sungai Tarab mengucapkan terima kasih dan berharap pembangunan itu menjadi salah satu pendorong prestasi siswa dalam belajar dan semangat guru untuk terus mengabdi demi kemajuan pendidikan siswa dan masa depan bangsa. (h/fma) JAKARTA, HALUAN âPe- ngamat pendidikan Indra Charismiadji mengatakan, alokasi anggaran daerah untuk pendidikan masih kecil. Bah- kan ada daerah yang hanya mengalokasikannya di bawah satu persen. âApabila pemerintah daerah menyebutkan alokasi anggaran untuk pendidikan besar, hal itu sebenarnya merupakan ang- garan pemerintah pusat (APBN). Di antaranya untuk gaji dan kesejahteraan guru,â katanya di Jakarta, Selasa (12/4). Padahal, lanjutnya, UU No 23 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional sudah jelas menetapkan minimal 20 persen dari APBD diperun- tukkan bagi pendidikan. Namun, sejauh ini daerah yang mencapai alokasi sebesar itu masih jarang dan sebagian besar diperuntukkan bagi ke- giatan bukan pendidikan. Menurut Indra, hal ini disebabkan peruntukan dana pendidikan bagi pemerintah daerah masih terbatas. Yakni untuk rehabilitasi sekolah dan pengadaan buku saja. Semen- tara dana untuk pengadaan peralatan seperti komputer tidak pernah tersedia. Ia mengatakan, dengan peruntukan yang terbatas ter- sebut membuat penyerapan anggaran pendidikan juga ren- dah. Hal ini juga menjelaskan mengapa alokasi anggaran pendidikan di daerah tidak pernah tinggi. Indra mengingatkan ma- suknya Indonesia dalam pasar tunggal Masyarakat Ekonomi ASEAN menuntut tersedianya tenaga kerja berkualitas agar mampu bersaing. âTentunya hal ini harus didukung pendidikan yang mumpuni,â katanya. Kecilnya alokasi anggaran pendidikan di daerah dapat dilihat dari penyelenggaraan ujian nasional (UN). Buktinya, hanya beberapa sekolah saja yang siap untuk mengikuti ujian nasional berbasis kom- puter (UNBK), sedangkan lainnya masih menggunakan kertas soal. Data menyebutkan dari 50 ribu sekolah di Indonesia yang mengikuti UNBK hanya 4.400 sekolah. Itu pun dengan ber- bagai kendala di antaranya jaringan internetnya tidak bagus dan komputer tidak mencukupi. Indra menjelaskan dengan asumsi harga laptop dengan spesifikasi paling tinggi Rp5 juta per unit, maka untuk kebu- tuhan satu sekolah minimal 100 unit setidaknya dibutuhkan Rp500 juta. Kenyataannya alo- kasi anggaran tahun 2015 rata- rata di bawah Rp18 juta. Ia menduga rendahnya alo- kasi anggaran pendidikan di daerah karena kepala daerah masih banyak yang ragu atau bahkan tidak mampu dalam mengelola dan menyusun pro- gram pendidikan. âMasih banyak kebijakan yang hanya meniru dari daerah lain, padahal untuk mengem- bangkan pendidikan di daerah perlu kreativitas,â ujar dia. Indra menyarankan bagi kepala daerah yang belum sanggup untuk membuat pro- gram sendiri karena khawatir atau apapun alasannya sebaik- nya merekrut tenaga konsultan pendidikan yang paham untuk membantu membuat program. (h/rol) PADANG, HALUANâSe- kolah Menengah Pertama Negeri 35 Padang melaksa- nakan muhasabah bersama sebelum mengikuti pelaksa- naan UN yang akan dimulai pada bulan Mei mendatang. Pelaksanaan Ujian Na- sional bagi para pelajar SMP/MTs Negeri dan Swas- ta di Kota Padang tinggal tiga minggu lagi atau dimulai pada 9-12 Mei mendatang. Sebelum melaksanakan UN semua pihak sekolah tentu telah melakukan berbagai persiapan-persiapan dalam mengikuti UN, di antaranya selain proses belajar me- ngajar yang rutin dilakukan, belajar tambahan juga dige- lar setiap habis jam pela- jaran sberakhir. âBelajar tambahan di- mulai pukul14.00 WIB - 17.00 WIB. Kegiatan seperti ini dilakukan agar para murid-murid nantinya me- miliki persiapan dalam mengikuti UN, selain itu mereka nanti dapat mengi- kuti pelaksanaan UN de- ngan mudah dalam menja- wab soal-soal yang ia da- pati,â ujar Kepala SMPN 35 Padang Dra Mayova, MPd, di ruang kerjanya, Kamis (14/4). Wakil Kurikulum SMPN 35 Padang, Muham- mad Ayub, SPd menam- bahkan, sejak awal Januari pihaknya sudah melaksa- nakan kegiatan belajar tam- bahan, try out dan lain-lain yang berkecimpung dengan persiapan UN. la juga mengatakan untuk siswa yang mengikuti ujian pada tahun ini ada sebanyak 168 orang, diantaranya 71 laki-laki dan 97 perempuan. Ia bertekad siswa dan siswi yang akan mengikuti ujian, berjalan dengan sebaik-baik- nya serta mendapatkan hasil yang baik pula hendaknya. Pihak sekolah secara rutin melakukan upaya-upaya demi mencapai peringkat, baik peringkat pada pelaksanaan ujian nasional serta pada peringkat hasilnya. Upaya ini dilakukan demi menaikkan prestasi siswa dan sekolah, baik pada tingkat kota, provinsi dan nasional. (h/mg-ina) Ilustrasi KEGIATAN UKS â Salah seorang siswa SD sedang mencuci tangan di wastafel. Kegiatan cuci tangan merupakan salah satu program yang bisa dilakukan anggota UKS untuk mengajak teman- temannya untuk bisa menciptakan perilaku hidup sehat. IST PADANG www.harianhaluan.com „„„„„ Redaktur: Afrianita „„„„„ Layouter: Syamsul Hidayat 9Jumat, 15 April 20167 Rajab 1437 H DKP Kekurangan Personil Pepohonan Kota Kurang TerawatSTIA LPPNSampaikan Duplik PADANG, HALUAN â Sidang sengketa antara kampus Sekolah Tinggi Ilmu Adminstrasi Lembaga Pembina Perguruan Nasional (STIA LPPN) selaku Tergugat, dengan Deltri Apriyeni (Penggugat), mantan dosen di kampus ini, Kamis (14/4), memasuki babak baru. Dalam Dupliknya, kuasa hukum Tergugat dalam hal ini diwakili oleh Amir, SH, dihadapan hakim Syukri menyebut kalau duplik dari pihak tergugat tidak berbeda dengan materi âJawabanâ atas Pokok Perkara Gugatan yang disampaikan oleh pihak penggugat dalam sidang sebelumnya. Dalam duplik tergugat yang dibaca- kan oleh Amir, SH, disebutkan bahwa penggugat dalam repliknya pada hala- man 3 angka 3 pada pokoknya men- yangkal tentang apa yang tergugat dalilkan mengenai perjanjian antara penggugat dengan tergugat. âDalam hal ini, penggugat menerangkan hal-hal yang tidak ada substansinya dengan perkara a quo, dan menerangkan persoalan yang terlalu mengambang,â sebut Amir dalam dupliknya. Mengenai isi replik penggugat pada halaman 4 angka 4 yang menerangkan tentang tergugat hanya membayar honor saja, lanjut Amir, perlu diperjelas lagi. Pasalnya, pihak tergugat membayarkan honor kepada pihak penggugat didasari atas apa yang penggugat uraikan dalam eksepsi tergugat sebelumnya pada angka 6 halaman 6-7 dan sudah ditegaskan kembali dalam duplik ini. âDi Kampus ini, penggugat hanya mengajar sebanyak 12 SKS saja,â tukuk Amir lagi. Sebelumnya, dalam replik setebal 12 halaman, Deltri Apriyeni (penggugat) menyebut kalau dalam sengketa ini, penggugat murni memperjuangkan haknya yang tidak dibayarkan oleh pihak tergugat. Pasalnya, dalam replik ini disebutkan, tergugat merupakan dosen tetap di Yayasan, dimana dalam SK yang diterima penggugat dicantumkan kalau penggugat menerima gaji pokok, tunjangan dan bentuk honor lainnya. âNamun kenyataannya, saya selaku pihak penggugat sama sekali tidak pernah menerima hak saya tersebut,â kata Deltri Apriyeni (Penggugat) saat menyampaik repliknya di Pengadilan Perselisihan Hubungan Industrial (PHI) minggu lalu. Dalam replik ini, penggugat juga membantah mengenai eksepsi tergugat sebelumnya yang menyebut kalau pe- nggugat telah menggunakan surat nomor:219/E.14/STIA yang ditandatangani bendahara Yayasan untuk kepentingan perbankan. âSaya tidak pernah menggunakan surat tersebut guna kepentingan perbankan. Kalau saya gunakan, pastinya surat aslinya ada pada saya selaku penggugat,â tegas Deltri. Mengenai pernyataan tergugat bahwa penggugat tidak memiliki legal standing, sebut penggugat merupakan dalil yang tidak berdasarkan hukum. Pasalnya, Penggugat sendiri sudah mempunya legal standing. (h/hel) Warga Padang Sarai Waspada Saat Hujan âKota Padang ditumbuhi ribuan pepohonan, namun baru sekitar 20% yang baru dirapikan sebab kami kekurangan tenaga,â ungkap Aprizal Khaidir Kepala Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) Kota Padang. Dikatakannya, saat ini DKP hanya punya satu unit mobil yang bisa digunakan untuk memangkas ranting pohon-pohon tersebut deng- an 45 personil saja. Lebih jauh Afrizal me- ngungkapkan, dalam sehari DKP hanya mampu merapi- kan maksimal 5-6 batang pohon. Sedangkan saat ini ada ribuan pohon di jalanan Kota yang harus dirapikan. âKami kekurangan tena- ga, jadi wajar jika pohon yang sebelumnya telah dipangkas kembali minta dipangkas se- telah dua tahun. Sementara pohon yang lain masih banyak yang belum terpangkas meski kami bekerja tiap hari,â keluh Aprizal. PADANG, HALUAN â Pas- cabanjir yang melanda Kota Padang pada 22 Maret 2016, khususnya di Kelurahan Pa- dang Sarai, membuat Lurah Padang Sarai beserta jaja- rannya lebih meningkatkan kewaspadaan ketika hujan turun. âImbauan kami lakukan melalui musala dan masjid yang ada di kelurahan ini, agar warga bisa waspada untuk meminimalkan kerugian jika banjir terulang lagi. Apalagi hampir setiap malam pada akhir-akhir ini selalu hujan lebat,â kata Yasni, Lurah Padang Sarai, Koto Tangah, Kota Padang, di sela-sela agenda rapat dengan Camat Koto Tangah, Rabu (13/4). Sementara itu Sekretaris Lurah Padang Sarai, Irwandi, mengatakan bahwa imbauan langsung juga dilakukan ter- hadap warga ketika petugas meninjau langsung rumah- rumah warga yang terkena banjir. Jika ada warga yang posisi rumahnya rendah dari jalan, direkomendasikan un- tuk mempertinggi lantainya. Selain itu, sambung Irwan- di, dalam minggu ini akan juga akan menyurati ketua rukun tetanga (RT) se-Padang Sarai agar selalu mengingatkan warganya untuk waspada se- tiap hujan turun dan mela- kukan kesiapan di setiap ru- mah. Persiapan itu berupa menyediakan logistik atau makan siap saji, dan membuat rak-rak di tempat tinggi untuk menaruh barang-barang. âBeberapa hari ini beredar isu bahwa akan terjadi lagi banjir yang lebih besar. Hal ini saya tegaskan bahwa isu ter- sebut tidak benar dan tidak bisa dipertangungjawabkan,â kata Irwandi saat ditemui Haluan di ruang kerjanya, Kantor Lurah Padang Sarai, Rabu (13/4). Di tempat yang berbeda, Emi (45), warga Perumahan Mega Permai I Blok E7 me- nuturkan bahwa banjir tanggal 22 Maret 2016 merupakan kejadian besar pertama yang dialami. Kalaupun banjir, hanya sebatas lutut orang dewasa di jalan, tidak sampai masuk kedalam rumah. âSudah 11 tahun tinggal di perumahan tersebut, baru kali ini mengalami banjir yang sampai pinggang di dalam rumah. Untung saja anak- anak tinggal di rumah nenek- nya malam ituâ tutur Emi, ibu dengan tiga orang anak ini. Mengantisipasi kejadian yang sama berulang, ketika hujan lebat melanda daerah Koto Tangah, Emi membawa anaknya menginap ke rumah neneknya yang berada di da- erah yang tidak terkena banjir. Sedangkan di rumah, dibuat- kan rak-rak untuk menaruh barang seperti televisi dan pakaian, serta surat berharga apabila air masuk ke rumah. Didi (41), warga kompleks Padang Sarai Permai, men- ceritakan hujan lebat yang terjadi akhir-akhir ini di setiap malam membuat anak-anak- nya cemas dan khawatir. Se- hingga setiap malam selalu begadang agar bisa antisipasi memindahkan barang atau mengungsi jika banjir datang. âKalau malam sudah hu- jan lebat, saya dan beberapa tetangga

tidak tidur. Hanya duduk dan berbincang di teras rumah sambil melihat ke- tinggian air di jalan,â kata Didi. (h/mg-fyt) KELURAHAN Padang Sarai Kadis DKP tersebut juga menekankan perlunya dila- kukan pemangkasan pohon. Sebab pohon yang tidak di- pangkas akan menyebabkan banyak dampak negatif. âSelain untuk pohon itu sendiri, dampaknya negatifnya juga kepada masyarakat. Ranting pohon yang yang tidak dipangkas akan melapuk dan jatuh ke jalanan. Hal tersebut tentunya bisa mengganggu pengguna jalan. Ranting tersebut juga ber- bahaya jika telah tumpang tindih dengan kabel listrik,â jelas Afrizal. Dijelaskan juga, pemo- tongan ranting pohon dila- kukan apabila ranting telah menjorok ke jalan dan ke rumah warga. Dengan pemotongan ran- ting tersebut, selain memini- malisir kecelakaaan, pohon kota juga bermanfaat untuk kelestarian pohon itu sendiri, sebab dengan pemotongan tersebut , akan tumbuh ran- ting baru yang lebih subur dan bebas dari benalu. Afrizal Khaidir mengim- bau kepada pihak-pihak yang diberi izin untuk melakukan pengalian seperti Telkom, PDAM, PLN , dan lainnya untuk tidak memotong akar pohon kota ketika melakukan penggalian, âTolonglah urat pepoho- nan jangan dipotong, sebab selain bisa membunuh pohon kota juga dapat membaha- yakan masyarakat sekitar,â kata Afrizal. Kadis DKP tersebut melan- jutkan, mudah saja melihat pohon yang akarnya telah dipotong. Apabila pohon tersebut condong ke arah jalan, maka dipastikan akarnya telah dipotong. âKe depannya saya ber- harap tidak ada lagi pohon yang condong atau mati ka- rena berbagai penggalian,â pungkas Afrizal. (h/mg-ysn) PADANG, HALUAN â Jalanan Kota Padang ditumbuhi pepohonan nan rindang dan menyejukan, namun sayangnya banyak yang tidak terawat sehingga pohon-pohon tersebut telah tumpang tindih dengan benalu. PEMANDANGAN PANTAI â Keindahan Pantai Air Manis kampungnya Malin Kundang dilihat dari Gunung Padang. Teluk Bayur sesudahnya, dan daerah Bungus paling ujung. IST www.harianhaluan.com „„„„„ Redaktur: Afrianita „„„„„ Layouter: Syamsul Hidayat 10 PadangJumat, 15 April 20167 Rajab 1437 H Zusmelia Pimpin Kembali STKIP PGRI Sumbar 3D MAX FTSP UBH Dibuka Wawako PADANG, HALUAN â Wakil Walikota Padang Ir. H. Emzalmi, M.Si bersama Wakil Rektor I Universitas Bung Hatta (UBH) Dr. Hendra Suherman, ST MT dan Dekan Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan Ir. Hendri Warman, MSCE melepas 50 balon ke udara sebagai tanda pembukaan kegiatan 3D MAX FTSP 2016 dengan tema âDoing Something Different with Maximal to Reach Your Dreams â di Halaman Gedung B Kam- pus Proklamator I UBH, Senin (14/04). Kegiatan 3D MAX FTSP 2016 yang diselenggarakan oleh Badan Eksekutif Masyarakat Mahasiswa Fakutlas Teknik Sipil dan Perencanaan UBH ini terdiri dari kegiatan seminar nasional,lomba desain, olahraga, latihan kepemim- pinan, bazar dan pagelaran musik selama seminggu dari 14 April hingga 24 April 2016 mendatang. M. Ihsan Akbar A. E, ketua pelak- sana menyampaikan kegiatan 3D MAX FTSP 2016 ini mempunyai makna mahasiswa harus bisa mela- kukan (Do) suatu hal yang berbeda (Different) untuk meraih mimpi- mimpi (Dreams) dengan semaksimal mungkin (Maximal). Kegiatan dirancang khusus untuk kegiatan yang bersifat ilmiah dan kreativitas mahasiswa yang pada intinya kegiatan tersebut mengajak mahasiswa dan berbagai pihak yang terkait untuk berkreasi dan mengasah potensi diri di bidang akademik dan minat bakat. âTerdapat 5 rangkaian kegiatan dalam 3D MAX FTSP 2016 yaitu Seminar Nasional Komunikasi, Lati- han Kepemimpinan Manajemen Ma- hasiswa Tingkat Dasar, 3D MAX Futsal Competition, Seminar Nasional Jasa Konstruksi, Eco-Green Building Design Competition dan Engineering Corner,â sebutnya. Rahmat Jordi Triawan, Gubernur Badan Eksekutif Masyarakat Mahasiswa Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan UBH mengatakan kegiatan 3D MAX FTSP 2016 yang merupakan bagian dari program kerja BEMM dan diharapkan menjadi agenda rutin tiap tahunnya. âDengan adanya kegiatan 3D MAX FTSP 2016 dapat meningkatkan kreativitas mahasiswa, dan bisa memberikan manfaat bagi mahasiswa untuk melatih diri, mengurus sebuah kegiatan atau organisasi di dalam kelembagaan maha- siswa UBH. Tidak hanya itu, dapat juga menjadi sarana untuk mengembangkan softskills mahasiswa yang berguna kelak saat tamat kuliah,â ujarnya. Sementara itu, Wakil Walikota Padang Ir. H. Emzalmi, M.Si saat membuka acara ini menyampaikan sangat menyambut baik kegiatan yang dilakukan BEMM FTSP UBH ini sebagai upaya dalam mempersiapkan diri untuk bisa berbakti di masyarakat. Sebagai mahasiswa me- mang dituntut untuk memiliki keteram- pilan tidak hanya di bidangnya, tapi harus memiliki kemampuan memimpin, be- rorganisasi hingga berwirausaha. âKegiatan ini memberikan kesem- patan yang besar bagi mahasiswa untuk mengembangkan potensi dirinya dan hal ini sangat penting karena maha- siswa ini kelak akan menjadi seorang pemimpin masa depan,â sebutnya. Usai pembukaan kegiatan 3D MAX FTSP 2016 ini dilanjutkan dengan Seminar Nasional Komunikasi How to Be A Man with Your Good Communication yang berlangsung di Aula Balirung Caraka Gedung B Kampus Prolamator I UBH. Dengan menghadirkan 3 narasumber yaitu Wakil Wali Kota Padang Ir. H. Emzalmi, M.Si seputar Man to Deve- lopment Communication, Prof. Dr.Ir. Melinda Noer, M.Sc akademisi Univer- sitas Andalas mengenai Man to Man Communication dan Kepala Dinas PU Kota Padang Ir. Fatriarman Noer, M. Eng.Sc tentang How to be a Man. (h/ita) Daerah Resapan Air Kritis Walhi: Padang Banjir Tiap Tahun PADANG, HALUANâFenomena banjir besar yang melanda Kota Padang pada bulan Maret 2016 lalu, diprediksi Wahana Ling- kungan Hidup (Walhi) Sumatera Barat akan terjadi setiap tahun. Mengingat banyak wilayah serapan air sudah banyak beralih fungsi dan perubahan iklim yang tidak bisa diprediksi. Direktur Walhi Suma- tera Barat, Uslaini menga- takan Jika sudah terjadi hujan lebat selama tiga jam, beberapa titik di Kota Pa- dang sudah kebanjiran. Ini disebabkan daerah resapan air dan resapan sungai su- dah semakin menyempit akibat sistem pengelolaan ruang tidak baik. âDari pengamatan Wal- hi Sumbar, banjir besar yang terjadi di Kota Padang pada bulan lalu dan masih terjadi- nya banjir-banjir kecil hing- ga saat ini dikarenakan da- erah resapan air Kota ini sudah sangat kritis. Lihat saja bagaimana kota padang jika diguyur hujan lebat selama tiga jam, pasti ada beberapa titik yang sudah banjir,â Kata Uslaini kepada Haluan, saat ditemui di ruangannya, Kemarin (14/ 4). Dijelaskannya, topogra- fis Kota Padang yang sangat pendek antara hulu ke hilir membuat kota ini harus banyak daerah resapan air. Jika tidak, bisa diprediksi Kota Padang seperti Jakarta yang dilanda banjir besar setiap tahun. âKota Padang ini dijepit oleh hulu dan hilir yang sangat pendek. Antara perbukitan dengan muara sungai itu sangat dekat. Jika daerah resapan air diabai- kan terus Kota Padang bisa seperti Jakarta yang selalu dilanda banjir besar setiap tahun,â katanya. Ia juga mengatakan kerusakan hutan di bukit barisan, pembangunan pe- mukiman baru secara be- sar-besaran dan pertam- bangan di aliran sungai yang menjadi factor matinya resapan biopori. Daerah rawa dan aliran sungai yang menjadi tumpuan untuk menyerap air tidak dapat berfungsi dengan baik. âDulu di daerah Aie Pacah hingga Parupuk Ta- bing adalah wilayah resapan air. Sekarang daerah ini sudah banyak dibangun pe- mukiman baru dan per- kantoran. Diperparah lagi dengan tingkat deforestasi bukit barisan yang sangat tinggi,â katanya. Diterangkannya, kon- disi ini tidak akan terjadi jika drainase dan RTH (Ruang Tanaman Hijau) dikelola dengan baik. Ba- nyak pembangunan mela- lai kan system drainase dan aturan yang mengha- ruskan setiap bangunan dan perkantoran harus memiliki RTH seluas 30 persen dari luas lahan bangunan. âJika kita tanya kepada anak-anak teknik sipil, jika ingin membangun jalan atau pemukiman baru pasti yang didahulukan adalah drainase dan amdal. Na- mun, yang terjadi sekarang adalah mendirikan bangu- nan fisik yang didahulukan. Jadi lahan untuk drainase sangat sempit dan terjepit. Hal ini juga diperparah dengan banyak masyarakat kita yang lalai untuk taat kepada aturan bahwa dise- tiap bangunan dan perkantoran harus ada RTH seluas 30 persen dari lahan bangu- nan,â katanya lagi. (h/mg- ang) PADANG,HALUAN â Dr Zusmelia, MS,i kembali me- mimpin Sekolah Tinggi dan Ilmu keguruan (STKIP) PGRI Sumbar Periode 2016-2020. Ia dilantik Kamis (14/4) di Aula Serbaguna Lantai II Kampus STKIP PGRI Sumbar. Ber- sama Zusmelia, juga dilantik Sri Imelwati sebagai Wakil Ketua I dan Jarudin sebagai Wakil Ketua II. Ketua yayasan PGRI Su- mbar Dasrizal MP berharap, ketua dan wakil ketua STKIP PGRI yang baru dapat me- ningkatkan capaian dan pres- tasi yang telah ditorehkan di periode sebelumnya. âPihak yayasan akan terus mengapresiasi langkah-lang- kah yang telah dan akan dila- kukan ketua STKIP PGRI Sumbar, tentunya yayasan akan senantiasa menyediakan sarana dan prasarana,â ungkap Lelaki asal Batusangkar ter- sebut. Dasrizal melanjutkan, yayasan terus berupaya me- ningkatkan kualifikasi dosen tetap STKIP PGRI Sumbar yang berpendidikan S3 se- bagaimana yang disyaratkan oleh BAN-PT. âTarget kami menjadikan STKIP PGRI Sumbar menjadi salah satu perguruan tinggi yang diperhitungkan kopertis wilayah X,â tambahnya. Upaya meningkatkan kua- litas dan mutu pendidikan ST- KIP PGRI salah satu caranya adalah dengan meningkatkan kualifikasi dosen. Saat ini, jum- lah dosen tetap STKIP PGRI Sumbar tercatat sebanyak 269 orang, 11 diantaranya sudah berijazah S3 dan sisanya S2. Selain itu sebanyak 18 orang dosen tetap STKIP PGRI saat ini juga sedang dalam tahap menyelesaikan pendidikan S3. âTahun 2016 ini ada 4 orang dosen kita yang sudah doktor. Ini adalah kebanggaan bagi yayasan dan STKIP PGRI Sumbar,â ung- kap Dasrizal. Lebih jauh di ungkapkan Dasrizal, ditargetkan pada tahun 2018 setidaknya 30 persen dosen tetap STKIP PGRI Sumbar sudah bergelar doktor.âItu adalah capaian yang harus dicapai untuk mewujudkan perguruan tinggi yang berkualifikasi,â tambah lelaki berkumis tersebut. Seperti yang diketahui, ketua STKIP PGRI Sumbar Dr Zusmelia MS,I selama masa kepemimpinannya di periode 2012-2016 lalu telah berhasil menjadikan STKIP PGRI Sumbar menjadi salah satu dari tiga universitas swasta terbaik di Kopertis Wilayah X. Selain itu, sejumlah pres- tasi lainnya juga mengiringi langkah Zusmelia selama memimpin STKIP PGRI pada periode sebelumnya. Antara lain menjadikan ST- KIP PGRI yang sebelumnya binaan menjadi madya bin- tang emas sejak tahun 2015 yang lalu. Selain itu juga berhasil meraih dana hibah penelitian terbanyak, dan juga sukses mengembangkan STKIP PG- RI menjadi kampus swasta yang paling diminati di Suma- tera Barat. Zusmelia memaparkan da- lam mewujudkan tri darma perguruan tinggi, di bidang penelitian STKIP PGRI Sum- bar sudah berhasil menjadi perguruan tinggi tingkat Madya. â Ke depannya kita segera menuju good university govern- ance. Untuk itu STKIP PGRI akn memprioritaskan pening- katan kualitas di bidang kurik- ulum, penelitian dan pengab- dian,â jelas wanita yang pernah dinobatkan sebagai masiswa berprestasi S3 di IPB tersebut. Lebih jauh dijelaskannya, untuk meningkatkan strata pendidikan dosen, Zusmelia menyebut pihaknya mengu- payakan setiap prodi minimal mengirim dua dosen untuk melanjutkan studi ke jenjang yang lebih tinggi. (h/mg-ysn) Dr Zusmelia, MS,i kembali memimpin Sekolah Tinggi dan Ilmu keguruan (STKIP) PGRI Sumbar Periode 2016-2020. Ia dilantik Kamis (14/4) di Aula Serbaguna Lantai II Kampus STKIP PGRI Sumbar. Bersama Zusmelia, juga dilantik Sri Imelwati sebagai Wakil Ketua I dan Jarudin sebagai Wakil Ketua III.YANSEN Ada 397 Pedagang di Pasar Nanggalo PADANG, HALUAN â Pasar Nanggalo yang terletak di Jalan Raya Siteba berdiri pada tahun 1986 dan memiliki luas 2.172, 50 Ha. Staf restribusi pasar Siteba Gustina pada Haluan, Kamis (14/4) menuturkan, banyaknya pedagang di pasar saat ini tercatat kurang lebih 397 orang. Dengan rincian pedagang toko 59, pe- dagang meja batu 140, los ikan 32, los ayam 16 dan pedagang kaki lima (PKL) 150 orang. âAlhamdullilah sarana dan prasarana yang di miliki oleh pasar ini sudah hampir sama dengan pasar- pasar yang lain, karena di sini kami telah memiliki WC umum, Masjid yang terletak di belakang pasar, kontainer dan alat-alat keber- sihan lainnya seperti, bak sam- pah, sapu. Kami juga men- yediakan karung untuk masing- masing pedagang, agar mereka bisa membuang sampah ke dalam karung yang telah dise- diakan tersebut,â ungkapnya. Namun, nasib dari pedaga- ng yang ada di pasar ini tidak jauh berbeda dengan pedagang- pedagang di pasar lainnya. Pasalnya, banyak pedagang yang mengeluh karena da- gangan mereka tidak banyak terjual. Penghasilan yang di- dapatkan sangat jauh merosot dibanding dengan penghasilan yang di dapat pada tahun se- belumnya. Zaimis (50) seorang pe- dagang sembako yang telah berjualan selama 15 tahun mengungkapkan keluhannya kepada Haluan, akhir-akhir ini dagangan tidak laku terjual terjual, biasanya ia meraup keuntungan sebesar Rp1 juta bahkan lebih. Sekarang men- dapatkan keuntungan Rp 500 ribu saja sangat susah. Staf UPT Dinas Pasar Si- teba yang tidak mau disebutkan namanya, memang mengakui kalau saat ini pedagang banyak yang mengeluh, ini terjadi karena salah satu faktor eko- nomi masyarakat yang tidak kunjung meningkat. âKami dari pihak UPT telah memberikan fasilitas dan kenyamanan bagi semua pe- dagang contohnya, dengan men- yusun secara rapi tempattempat dagangan sesuai dengan barang dagangannya masing-masing,â pungkasnya, (h/mg-ina) SUSUN PAYUNG â Pedagang menyusun payung ceper di sepanjang Pantai Flamboyan Baru, Padang, Kamis (14/ 4). Sebelumnya Pemko Padang dan TNI AL melarang pedagang berjualan terkait kegiatan MNEK 2016. RIVO SEPTI ADRIES PEDAGANG di Pasar Naggalo „„„„„ Redaktur: Rahmadhani „„„„„ Layouter: Syamsul Hidayatwww.harianhaluan.com Jumat,15 April 2016 7 Rajab 1437 H 11 Sabondong Bada Mudiak Randang Jariang RANDANG! Rasanya kata tersebut akan membuat selera langsung tergugah, sementara bagi orang luar Minangkabau, selain mengungah selera, kata tersebut akan membawa pikirannya teringat negeri Minangkabau. Ada banyak jenis randang, mulai dari randang daging, randang lokan, randang telur, randang paku dan aneka jenis randang lainnya. Kali ini, Haluan mencoba membagi resep randang jariang, yang akan mengugah selera makan pembaca Haluan. Menurut Rosmayar (55) warga Batu- sangkar, agar jengkol tidak bau, atau mengu- rangi efek bua mulut yang disebabkan jengkol, sebaiknya pilih jengkol tua dan redam selama dua hari. Saat merebus jengkol tersebut, jangan

lupa ditambah dengan asam atau jeruk nipis. Rebus jengkol sampai empuk dengan mencam- purkan cairan jeruk purut tersebut. Berikut Haluan tuturkan resep randang jengkol pedas paling enak, spesial, lembut, empuk dan yang penting, tidak menyebabkan bau mulut. Bahannya adalah jengkol yang sudah tua secukupnya, santan dari satu butir kelapa, satu lembar daun kunyit, dipotong menjadi 2-3 bagian, empat lembar daun jeruk disobek- sobek, satu batang serai dimemarkan, satu buah asam kandis, 1 3/4 sendok teh garam, satu sendok teh gula pasir. Bumbu yang perlu dipersiapkan adalah cabai merah, bawang merah, bawang putih, lengkuas, jahe, kemiri, dan kunyit. Cara memasaknya adalah rebus santan, daun kunyit, daun jeruk, dan serai sampai mendidih, masukkan bumbu halus dan asam kandis. Masak sampai santan mendidih dan kecilkan apinya, masukkan jengkol. Kemudian masak sambil diaduk sampai kering hingga matang dan terakhir randang jengkol siap disajikan. (h/mg-ysn) Koto Tinggi, Raih KAN Berprestasi PADANG, HALUAN â Kerapatan Adat Nagari (KAN) Koto Tinggi, Baso terpilih sebagai KAN terbaik dalam pemilihan yang dilaksanakan oleh Lembaga Kerapatan Adat Alam Minangkabau (LKAAM) Kabupaten Agam. Menurut Ketua LKAAM Agam Yul Arnis Dt Maleka Nan Tinggi kepada Haluan, Kamis (14/ 4), KAN ini dipilih karena dinilai memiliki inovasi luar biasa. Inovasi yang dilakukan oleh KAN setempat adalah mengajak niniak mamak untuk melakukan pertemuan rutin dengan kemena- kannya. Melalui pertemuan ini, niniak mamak akan mengetahui apa kebutuhan kemenakan dan niniak mamak juga akan mengetahui pandangan kemenakan terhadap dirinya. âKemenakan akan menyampaikan apa perbuatan keliru yang telah dilakukan oleh niniak mamak. Ini adalah salah satu bentuk evaluasi yang cukup bagus antara niniak mamak dan kemenakan,â ucapnya. Selain itu, KAN di nagari ini juga mampu menggerakkan anak nagari untuk terlibat dalam silek lidah atau berupa pasambahan dan silek fisik pada pengertian sebenarnya. Sementara peringkat kedua diraih oleh KAN Lawang. Keunggulan dari gerakan yang dilakukan KAN adalah mampu melahirkan keputusan nagari yang lahir dari musyawarah niniak mamak. Artinya, niniak mamak diikutsertakan dalam pengembangan nagari, tidak hanya tugas perang- kat nagari saja. Kemudian, di urutan ketiga diraih oleh KAN Bawan. Kantor KAN di nagari ini memiliki kantor termegah di Kabupaten Agam dan pembangunan KAN dilakukan melalui swadaya masyarakat. Tak hanya itu, KAN juga memilih tiga KAN terbaik lagi hingga berada di urutan enam. Penilaian ini dilakukan untuk memotivasi KAN agar benar-benar berfungsi di tengah masyarakat. Yul Arnis juga mengatakan, pemilihan Ketua KAN berprestasi yang dilakukan beberapa waktu lalu sejalan dengan penilaian komptensi wali nagari yang dilakukan oleh Kabupaten Agam. Terdapat empat kriteria yang dinilai dalam pemilihan KAN berprestasi ini. Di antaranya, dilihat dari aspek kelembagaan, penyelenggaraan adat, kompetensi dan kerja sama. âNantinya KAN Koto Tinggi ini akan mewakili Agam pada penilaian KAN berprestasi tingkat Sumbar yang akan digelar pada rentang waktu minggu pertama dan minggu kedua bulan Mei mendatang,â ucapnya. Kepada pemenang juga diberikan hadiah berupa uang tunai dan perjalanan singkat ke beberapa daerah untuk melihat daerah mereka yang berhasil mengembangkan pembangunan de- sanya maupun pengembangan budaya di daerah setempat. (h/eni) Sijunjung Ajak Pengurus Aktifkan Masjid Kami Harian Haluan menerima pertanyaan seputar adat Minangkabau yang diajukan oleh masyarakat seputar permasalahan sehari-hari. Pertanyaan dikirimkan ke nomor telepon 082390765000. Rubrik ini diasuh oleh Inyiak H Yul Arnis Dt Maleka Nan Tinggi Ketua LKAAM Kabupaten Agam Assalamualaikum Wr Wb. Inyiak, ambo Rina di Padang, tapi kampuang di Bukit- tinggi. Ambo ado mancaliak di kampuang, kalau pai baralek, yang perempuan pakai rok, indak buliah pakai celana. Kalau pakai celana, meskipun pakai baju salutuik tetap indak buliah. Apo memang harus seperti itu Inyiak? Makasih Inyiak Ass Wr Wb. Cucu Inyiak, Rina di Bukit- tinggi. Rina batanyo tentang pemakaian celana panjang menghadiri pesta baralek di kammpung. Kito paralu mamaliharo budayo kito Minangkabau. Alah ado katantuan pakaian pai baralek. Pakai baju kuruang, bakodek dan basalendang. Karano baju kuruang bilo dipakai gadih Minang sanang hati kito mamandangnyo. Inyiak sanang hati, Rina peduli jo adat Minangkabau, mudah-mu- dahan Rina menjadi kader Puti Bungsu Bukittinggi. Kalau ado waktu pai baraja ka Katua Bundo Kanduang Bukittinggi tentang pakaian perempuan di Sumatera Barat. Amin SIJUNJUNG HALUANâSebanyak 40 orang pengurus masjid dari delapan kecamatan di Kabu- paten Sijunjung mengikuti pelati- han managemen pengelolaan masjid. Pelatihan yang digelar di salah satu hotel di Ranah Lansek Manih ini dibuka secara resmi oleh Staf Ahli Bupati Bidang Ekonomi, Pembangunan dan Keuangan, Syahrial, pekan lalu. Dalam sambutannya, Syahrial mengatakan, masjid sebagai tempat ibadah dan pendidikan. Selain tempat ibadah dan pen- didikan, alangkah baiknya suatu masjid dilengkapi dengan fasil- itas-fasilitas yang dibutuhkan jemaah. Seperti, ruang perpustakaan, ruang diskusi, ruang kesehatan dan fasilitas penyelenggaraan jenazah âFungsi masjid akan dapat efektif, bila disediakan fasilitas- fasilitas yang dibutuhkan je- maah,â katanya. Karena itu, Pemkab Sijunjung melalui Bagian Kesra mengada- kan pelatihan managemen penge- lolan masjid. âSelain membuka wawasan pengurus masjid, pelatihan ini dimaksud juga sekaligus dalam rangka persiapan penilaian mas- jid teladan tahun 2016,â ucapnya. Kepala Bagian Kesra Set- dakab, Mukharls menyebutkan, pelatihan managemen penge- lolaan masjid diikuti 40 pengurus dari delapan kecamatan. Peserta- nya, terdiri dari ketua, sekretaris, bendahara, ketua pembangunan dan gharim masjid. Pendidikan dan pelatihan managemen pengelolaan masjid menghadirkan narasumber dari K a n t o r Kementrian Ag- ama Provinsi Sumbar, Dewan Masjid Sumbar dan Kantor Kementrian Agama Kabupaten Sijunjung serta dari Pemerintah Kabupaten Sijunjung. âPeserta, akan digambleng dengan berbagai materi yang berkaitan dengan penataan, pe- meliharaan, administrasi dan perpustakaan masjid serta cara meramaikan masjid,â ucapnya. Dia berharap, dengan adanya pelatihan ini, pengurus bisa mengaplikasikannya di masingmasing masjid yang dikelolanya, sehingga keberadaan masjid tidak hanya sebagai pusat kegiatan ibadah dan pendidikan, tetapi juga bisa menjalankan fungsi lainya, seperti kegiatan lain serta mensejahterakan jemaah dan warga disekitar masjid. (h/azn) Elok susun bada mudiak Manyonsong aia samo sakato Arak baririang samo saraso Indak saiku nan mayalo Saiyo sakato bakayuah mudiak Tuah di ateh nan sakato Cilako kato basilang Dilukih diateh papan Diukia di rumah gadang Rumah gadang sandaran adat Adat di alam Minangkabau Indah nian tampak di mato Raso dibawo turun Dilahia bada nan disabuik Di bathin adat jo limbago Kieh ibarat caro Minang Adat nan samo kito pakai Tempe manempe ukia gadang Salo manyalo dan nan banyak Baitu latak ragam ukia Alua patuik, barih balabehnyo Di dinding rumah gadang dipenuhi berbagai ragam macam ukiran, baik flora, fauna mupun ragam lainnya. Pada kesepa- tan kali ini, Haluan akan menyajikan makna ukiran sabondong bada mudiak. Menurut Malin Mudo Jayo Batuah, tukang pahat dari Batusangkar, ukiran yang menghias tepi ukiran tersebut mengkiaskan makna kehidupan yang seiya sekata atau kekompakan, berpegang teguh pada kese- pakan dan berpandang mempertahankan ego dalam silang pendapat. âBak bada sabondong mudiak, bak punai tabang sakawan, seiya sekata dan selaras dengan alam,â jelas Mak Malin. Lebih jauh dijelaskan bapak enam anak tersebut, ukiran sabondong bada mudiak tersebut menggambarkan bagaimana indah- nya dan kuatnya ketika kita hidup ber- dasarkan kata mufakat serta celakanya jika yang dipaksakan silang pendapat. âAlam takambang jadi guru, lihatlah bagaimana ikan teri atau ikan kecilnya berenang secara bergerombolan, begitu cepat dan kuat menentang arus. Hebatnya, tidak satu pun dari mereka yang bergesekan sebab semuanya menjaga ritme, bak pepa- tah, bulek aie ka pambuluah, bulek kato ka mufakek,â jelas Mak Malin. Dilanjutkan Mak Malin, ukiran ini pantas dijadikan patokan oleh sekelompok revolusiner. âUkiran ini bisa menjadi contoh atau pegangan bagi sekelompok pejuang dalam melakukan gerakannya, pungkas Mak Malin. *** Laporan: Yansen WA BAJU KURUANG â Sekelompok mahasiswa IAIN Batusangkar sedang mengikuti aktivitas di kampus. Di kampus ini, menjadi sebuah kewajiban mahasiswinya menggenakan baju kuruang. Hal ini selain menjadi tuntutan dalam ajaran Islam juga mengikut budaya Alam Minangkabau yang turut mengatur cara berbusana. Dok www.harianhaluan.com „„„„„ Redaktur: Heldi Satria „„„„„ Layouter: Rahmi Payakumbuh dan Limapuluh Kota12 Jumat, 15 April 20167 Rajab 1437 H Perdana Tahun 2016 Payakumbuh Terima Penghargaan Government Award Serius Perangi Narkoba TP-PKK Teken MoU dengan BNN PAYAKUMBUH, HALUAN â Setelah merebut enam penghargaan tingkat nasional sepanjang 2015, tahun ini, Kota Payakumbuh kembali mengawali prestasinya dengan meraih penghargaan Govern- ment Award 2016. Penghargaan tersebut diberikan oleh Sindo Weekly melalui Menteri PPN/ Kepala Bappenas Syofyan Djalil , didampingi Direktur MNC Syafril Nasution, dalam acara di Grand Sahid Jaya Hotel, Jakarta, Selasa (12/4) malam. Penghargaan berbentuk piala mini itu diterima Walikota Payakumbuh diwakili Sekdako H. Benni Warlis. Saat penye- rahan Government Award, Sekdako di dampingi Asisten I Yoherman, Kadiskes Elzadaswarman, Direktur RSUD Adnaan WD, Dr. Hj. Merry Yuliesday, Kabag Adum Sufriadi, dan dua dokter RSUD Adnaan WD lainnya. Ketua DPD RI Irman Gusman juga tampak hadir dalam acara itu. âDi Indonesia, tercatat 17 kabupaten, 15 kota, 5 provinsi yang memperoleh penghargaan yang sama. Sementara di Sumatera Barat, tercatat Kabupaten Men- tawai menerima penghargaan Govern- ment Award Bidang Pariwisata, Kota Padang Bidang bidang Tata Wilayah dan Kota Sawahlunto Bidang Ekonomi Kre- atif,â ungkap Sekdako Payakumbuh, Benni Warlis. Dikatakannya, Payakumbuh dinilai Sindo Wèekly bersama tim indenpenden lainnya, daerah yang benar-benar punya komitmen tinggi dibidang kesehatan. Presdir MNC grup ini, bersama Kemen- terian Dalam Negeri dan kementerian terkait lainnya, menilai Kota Paya- kumbuh wajar menerima penghargaan tersebut. âKota Payakumbuh, kami lihat punya nilai lebih dalam tata kelola pemerintahan dibidang kesehatan. Dan itu ditandai dengan sejumlah prestasi nasional dengan penghargaan Kota Sehat Swastisaba Wistara sebanyak tujuh kali. Moto Sikat Habis (Selalu Ingin Kesehatan Anda Terpelihara Harus Bisa), dinilai sebuah moto yang luar biasa,ââ kata Syafril Nasution direktur MNC grup ini , usai penyerahan penghargaan Government Award itu. Walikota Payakumbuh, Riza Falepi, di dampingi Kadis Kesehatan Payakumbuh, Elzadaswarman, di Balaikota menyebut, dalam meningkatkan pelayanan kese- hatan bukan sebatas mengobati orang sakit. Namun, secara intensif mensosiali- sasikan dan membudayakan pola atau prilaku hidup sehat kepada masyarakat. Tindakan preventif lebih baik dibanding pengobatan, tegasnya. Dikatakan, pelayanan kesehatan itu dimulai dari tempat pelayanan paling rendah, diawali pada pos kesehatan kelurahan, puskesman pembantu, puskesmas dan rumah sakit. Terhadap warga miskin, pemko telah menyiapkan dana lumayan besar, agar warga dimaksud tercatat sebagai anggota BPJS. Seluruh puskesmas di Payakumbuh sudah memakai pola BLUD (badan layanan umum daerah) yang mampu mengatur uang masuk dan belanja sendiri. (h/zkf) Anggota Komisi IV DPRD Siak Kunker ke Payakumbuh PAYAKUMBUH, HALUAN â Sejumlah Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) kota Payakumbuh yang dibahas anggota DPRD Payakumbuh, hingga melahirkan sampai menjadi Perda ternyata menjadi cermin bagi daerah lain untuk menelorkan Perda yang sama. Buktinya, sebanyak 8 orang anggota komisi IV DPRD Kabupaten Siak dan 3 orang dari sekretariatnya, melakukan kunjungan kerja (Kunker) ke DPRD Payakumbuh. Rombongan Komisi IV DPRD Siak itu disambut anggota komisi C DPRD Payakumbuh, Mawi Etek Arianto (MEA) dan sekretariat DPRD setempat, Kamis (14/4). Ketua rombongan komisi IV DPRD Siak, Androy Aderianda, dalam kesempatan itu menyebutkan, rombongan Komisi IV Siak sengaja berkunjung ke DPRD Paya- kumbuh, dalam rangka memetik Perda yang dihasilkan dan sekaligus menanyakan bagaimana melahirkan perda tentang bidang kesehatan. âKami melihat, Kota Payakumbuh telah banyak melahirkan Perda bidang kesehatan seperti Perda Perubahan atas Perda Kota Payakumbuh tentang Kawasan Tanpa Rokok (KTR), Perda Pemberian Air Susu Ekskusif dan Perda tentang penyalahgunaan Lem. Ketiga Perda bidang kesehatan itu sangat menarik bagi kami. kemudian, kami juga akan membahas Perda yang sama di kabupaten Siak,â ujarnya. Sbelum membahas Ranperda tersebut, tentunya anggota komisi belajar terlebih dahulu ke Payakumbuh. âKami berharap kepada anggota dan sekretariat DPRD Payakumbuh, untuk dapat memberikan informasi terhadap Perda yang telah dihasilkan oleh DPRD Payakumbuh bidang kesehatan, sehingga informasi yang kami dapat dari DPRD Payakumbuh ini dapat kami jadikan sebagai acuan di daerah kami,â ujar Androy.(h/zkf) Disdukcapil Klaim Pengurusan KTP Cuma Sehari LIMAPULUH KOTA, HALUAN â Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dis- dukcapil) Limapuluh Kota terus mening- katkan layanan, sehingga pelayanan ke masyarakat semakin tertib dan cepat. Masyarakat yang berurusan ke Disdukcapil untuk mengurus pembuatan KTP serta Akte Kelahiran dengan persyaratan lengkap, tidak sampai sehari kerja sudah bisa diambil. âDengan tertibnya administrasi kepen- dudukan maka pelayanan kepada masya- rakat akan dapat diwujudkan yang menjadi hak dan kewajiban dari masyarakat. Ter- ciptanya data yang akurat serta terwujudnya kesadaran masyarakat akan pentingnya kepemilikan dokumen,â ungkap Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil, Azfrizal Aziz, usai Bupati Irfendi Arbi menyerahkan pembuatan KTP cepat dan Akte Kelahiran ke masyarakat di Halaman Disdukcapil tersebut, Kamis kemarin. âKita terus mengantisipasi persoalan dalam administrasi kependudukan, penye- lenggaraan dan pengelolaan administrasi serta pengarsipan dokumen kependudukan dengan baik. Dengan itu diharapkan pelayanan kepada masyarakat semakin membaik, mereka yang datang dari daerah terpencilpun kini telah mampu dilayani dengan cepat. Lagipula kepala daerah

mendukung pelayanan cepat ke ma- s y a r a k a t . Bupati Kabupaten Limapuluh Kota, Irfendi Arbi yang ditanya Haluan di halaman Disdukcapil Kamis kemarin menyebut, kinerja Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil perlu ditingkatkan terus terhadap masyarakat. Walau pembuatan KTP baru dan Akte Kelahiran, Kartu KK, kependudukan lainnya sudah bisa dilakukan dalam sehari. (h/zkf) TEKEN MoU â Ketua TP-PKK Payakumbuh, Henny Riza Falepi bersama Kepala BNN Payakumbuh, AKBP Firdaus ZN disaksikan Walikota Riza Falepi saat menandatangani MoU pemberantasan Narkotika di Kota Payakumbuh. ZUL PAYAKUMBUH, HALUAN â Kota Payakumbuh pada tahun 2015 hingga tahun 2016 ini berada pada peringkat ke-2 peredaran dan penyalahgunaan Narkotika. Tercatat, pada tahun 2015 yang lalu, 55 kasus peredaran dan penyalahgunaan narkotika dita- ngani oleh Polresta Payakumbuh dan Badan Narkotika Nasional (BNN) Payakumbuh. Hal ini menjadi poin penting yang harus mendapat perhatian khusus. Tak terkecuali Tim Peng- gerak PKK Kota Payakumbuh yang dikomandoi oleh DR. Henny Riza Falepi. Dengan Semangat Kartini, TP PKK Payakumbuh menandatangani Memorandum of Unders- tanding atau MoU dengan BNN Kota Payakumbuh untuk bersama- sama memerangi Narkotika. Kesepakatan ini ditandata- ngani oleh Ketua TP PKK Kota Payakumbuh Henny Riza Falepi bersama Kepala BNN Kota Paya- kumbuh AKBP. Firdaus ZN S.Pd, M.Si. Berlangsung dalam acara Penyuluhan Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4- GN) di Kantor bersama PKK Kota Payakumbuh, Kamis (14/4). Penandatanganan ini turut disak- sikan Walikota Riza Falepi, di- dampingi Kadis Kesehatan Elza- daswarman, Sekretaris BPMPKB Elvi Joni serta Camat dari 5 Kecamatan. Menurut Henny, penandata- nganan MoU ini merupakan bentuk dukungan PKK Payakumbuh dalam upaya menyelamatkan generasi muda Payakumbuh dari serbuan peredaran dan penyalah gunaan Narkotika. Kader PKK Payakumbuh yang tersebar di setiap kelurahan, akan menjadi kader Sadar Narkotika. Dikatakannya, setiap kader akan diposisikan sebagai penyuluh di lingkungannya masing-masing dalam memberantas peredaran dan penyalahgunaan obat-obatan terlarang ini. âSosialisasi ini juga merupakan Training for Trainer, dimana kader-kader yang diun- dang dalam penyuluhan ini akan berperan penyuluh bagi keluarga dan lingkungannya,âsebutnya. Kesepakatan dengan BNN ini, sebut Henny Riza, juga menyam- but Hari Kartini yang diperingati setiap tanggal 22 April. âPKK Payakumbuh menginginkan, pe- ringatan Hari Kartini bukan hanya sebagai seremonial dan sekedar âperingatanâ saja. Kita ingin ada- nya aksi nyata yang dilakukan ibu- ibu anggota TP-PKK dalam upaya menyelamatkan generasi muda Payakumbuh. Salah satunya sebagai kader yang sadar akan bahaya Narkotika dimulai dari lingkungan keluarga masing- masing, sampai ke lingkungan sekitar tempat mereka berdo- misili,â sebutnya. Walikota Payakumbuh, Riza Falepi, mengapresiasi langkah berani yang dilakukan oleh TP PKK Payakumbuh ini. Penandatanaganan MoU antara TP- PKK Payakumbuh dan BNN Payakumbuh ini, sebagai bentuk dukungan dari masyarakat kepada Pemko Payakumbuh, untuk saling bahu membahu dalam upaya memberantas peredaran dan pe- nyalahgunaan Narkotika. Payakumbuh sebagai kota perlintasan, memang menjadi sasaran empuk bagi oknum-ok- num yang ingin menjerumuskan generasi muda dengan Narkotika. Terlebih lagi, Kota Payakumbuh telah menempati peringkat ke-2 dalam peredaran dan penya- lahgunaan Narkotika ini setelah Kota Padang. Hal ini menjadikan kota Payakumbuh sebagai Kota yang Darurat Narkotika. âKita berharap, langkah yang diambil oleh PKK ini, bisa menjadi salah satu langkah nyata dalam upaya memberantas Narkotika ini. Men- jadikan Payakumbuh sebagai Kota Zero Narkotika,â ujar Wako. Hal senada juga diungkapkan Kepala BNN Payakumbuh, AKBP Firdaus ZN. BNN yang menyam- but positif kepakatan ini. âDengan penandatanganan MoU ini, TP- PKK Payakumbuh akan menjadi mitra BNN dalam memberi pe- nyuluhan dan sosialisasi kepada masyarakat luas tentang baha- yanya Narkotika ini. Semoga kesepakatan ini bisa menjadi pemicu bagi kita semua dan bersa- ma-sama menyelamatkan gene- rasi muda dari bahaya Narkotika,â ulasnya. (h/zkf) www.harianhaluan.com „„„„„ Redaktur: Heldi Satria „„„„„ Layouter: Rahmi 13Jumat, 15 April 20167 Rajab 1437 H Lagi, BPJS Kesehatan Peroleh WTP di Tahun ke-2 DI TAHUN kedua pelaksanaan program Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS), BPJS Kesehatan kembali mendapatkan opini Wajar Tanpa Pengecualian (W- TP) atas Laporan Keuangan Dana Jaminan Sosial (DJS) dan BPJS Kesehatan untuk periode yang berakhir pada 31 Desember 2015 oleh Akuntan Publik yang mengaudit Laporan Keuangan DJS dan BPJS Kesehatan Tahun 2015. Istilah WTP, saat ini sudah digantikan dengan istilah WTM (Wajar Tanpa Modifikasian). Dengan demikian Laporan Keuangan Dana Jaminan Sosial (DJS) Kesehatan dan BPJS Ke- sehatan disajikan secara wajar, dalam semua hal yang material, posisi keuangan Dana Jaminan Sosial (DJS) Kesehatan dan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan serta kinerja keuangan dan arus kas untuk tahun yang berakhir pada tanggal tersebut telah sesuai dengan Standar Akuntansi Keu- angan di Indonesia. Jika dia- kumulasi, perolehan opini terse- but sudah yang ke-24 kalinya diperoleh berturut-turut apabila dihitung sejak lembaga BPJS Kesehatan masih sebagai PT Askes (Persero). Audit yang dilakukan oleh Kantor Akuntan Publik (KAP), merupakan wujud implementasi dari prinsip Sistem Jaminan Sosial Nasional (SJSN) yaitu keterbukaan, kehati-hatian dan akuntabilitas, sebagaimana ter- tuang dalam UU Nomor 40 Tahun 2004 tentang Sistem Ja- minan Sosial Nasional, dan dalam UU Nomor 24 Tahun 2011 tentang Badan Penyelenggara Jaminan Sosial pasal 37 ayat 1 menyebutkan : âBPJS wajib me- nyampaikan pertanggungjawaban atas pelaksanaan tugasnya dalam bentuk laporan pengelolaan prog- ram dan laporan keuangan tahu- nan yang telah diaudit oleh akun- tan publik kepada Presiden de- ngan tembusan kepada DJSN paling lambat tanggal 30 Juni tahun berikutnyaâ. Untuk Laporan Tahun 2015, audit ini dilakukan oleh KAP Mulyamin Sensi Suryanto & Lianny (MSSL) yang berafiliasi dengan Moore Stephens International Limited. Capaian di Tahun 2015 Selama tahun 2015 program JKN-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) yang dikelola BPJS Kesehatan telah bekerjasama dengan 19.969 fasilitas kesehatan tingkat pertama dan 1.847 RS serta 2.813 faskes penunjang (apotik, optik, dll). Keberadaan program ini sangat menolong masyarakat yang membutuhkan upaya memulihkan kondisi ke- sehatannya dan mencegah keca- catan atas penyakit yang dide- ritanya. Hal ini terlihat dari jumlah pemanfaatannya di fasilitas kese- hatan oleh peserta BPJS Kese- hatan, yaitu: sebanyak 100,62 juta kunjungan di fasilitas kesehatan tingkat pertama (Puskesmas, Dokter Praktik Perorangan, dan Klinik Pratama/Swasta), serta 39,81 juta kunjungan Rawat Jalan Tingkat Lanjutan (Poliklinik RS) dan 6,31 juta kasus Rawat Inap Tingkat Lanjutan (RS). Dengan demikian keha- diran program JKN-KIS ini sangat dirasakan masyarakat. Program ini selain melakukan upaya kuratif dan rehabilitatif, juga menekankan pada upaya promotif preventif untuk keseha- tan perorangan, antara lain: senam sehat, deteksi dini kanker leher rahim dan screening kese- hatan. Pengelolaan dana dan prog- ram selama tahun 2015 telah dilakukan dengan baik, dibuk- tikan dengan diperolehnya opini WTP dan capaian atas pelaksa- naan Good Governance yang diterapkan oleh BPJS Kese- hatan. Hasil pengukuran Good Governance BPJS Kesehatan memperoleh penilaian Sangat Baik (yang merupakan predikat tertinggi, yaitu > 85), dengan capaian skor aktual yaitu 88,96 dari skor maksimal 100. BPJS Kesehatan juga telah mempero- leh penilaian yang baik (warna hijau) dari Kantor Staf Presiden (KSP) atas capaian Cetak dan Distribusi KIS melalui pihak ketiga sebanyak 100,70% atau 87.006.370 kartu. 3 Fokus Utama di Tahun 2016 Di tahun 2016, terdapat 3 fokus utama yang akan menjadi prioritas BPJS Kesehatan. Fokus Pertama adalah Sustainabilitas Keuangan, untuk menjamin keberlangsungan program JKN- KIS menuju cakupan semesta. Caranya melalui optimalisasi rekrutmen Peserta Pekerja Pene- rima Upah (PPU) dan pening- katan pengawasan kepatuhan, serta peningkatan upaya collec- ting iuran Peserta Bukan Pene- rima Upah (PBPU) dan pengu- atan investasi. Fokus kedua adalah Peman- tapan layanan, dalam rangka meningkatkan kepuasan seluruh peserta. Caranya dengan mem- perkuat sistem pelayanan on line untuk peserta PPU, implemen- tasi Coordination of Benefit (COB), perluasan dan pening- katan kualitas fasilitas kesehatan (tingkat pertama dan lanjutan) khususnya optimalisasi peran Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) sebagai lini pelayanan tingkat pertama. Dan, fokus ketiga adalah Optimalisasi Revolusi Mental, yaitu dengan semakin meningkatkan integ- ritas, etos kerja dan sosialisasi prinsip serta budaya bahwa dengan gotong royong maka target JKN-KIS menuju cakupan semesta untuk seluruh rakyat Indonesia akan lebih cepat ter- capai. âPada prinsipinya, kami akan terus melakukan perbai- kan yang terus menerus walau hasilnya saat ini sudah di atas target tahunan yang sudah dite- tapkan. Program JKN-KIS yang dikelola BPJS Kesehatan se- sungguhnya adalah re-aktua- lisasi dari budaya asli bangsa ini, yaitu gotong royong. Dukungan masyarakat serta stakeholder terkait sangat dibutuhkan untuk tercapainya jaminan kesehatan yang berkualitas dan ber- kelanjutan untuk seluruh rakyat Indonesia kelak,â ujar Direktur Utama BPJS Kesehatan Fachmi Idris dalam Public Expose Laporan Kinerja BPJS Kesehatan Tahun 2015, Rabu (13/04). (*) Agam dan Bukittinggi Kesadaran Masyarakat Bayar Pajak Tinggi Napi Bebas Bersyarat Kembali Ditangkap AGAM, HALUAN â Kepolisian Resor Agam menangkap tiga orang tersangka narkoba, penge- dar serta bandar narkoba dengan barang bukti cukup banyak pada dua tempat terpisah, Rabu (13/ 4). Satu dari dua orang tersangka tersebut merupakan bandar yang masih berstatus dalam pembe- basan bersyarat. Ketiga tersangka tersebut adalah, berinisal HS berusia (22), pekerjaan swasta, tercatat bera- lamat di Dusun Koto Tinggi Jorong Sikabu, Kenagarian Kam- pung Tangah, Kecamatan Lubuk Basung. Kemudian dan MT (26), pekerjaan Sopir, tercatat sebagai warga Asam Kamba Pasa Baru, Kecamatan. Bayang Pesisir Se- latan. Dua orang ini ditangkap di Sikabu, sekitar 14.30 WIB di Dusun Koto Tinggi. Selang beberapa saat polisi juga menangkap tersangka be- risnisal A alias Sutan Pamenan warga Air Tigo Raso Jorong Muko Muko Kenagarian Koto Malintang Kecamatan. Tanjung Raya Sekitar pukul 15.00 WIB Sutan ternyata adalah ayah dari HS, yang baru tiga bulan ini mendapatkan pembebasan ber- sarat dari LP kelas II B Padang Langsano, Lubuk Basung. Kapolres Agam, AKBP Eko Budhi Purwono di dampingi Kasat Res Narkoba Polres Agam, AKP Dodi Apendi, Kamis (14/4) di Mako Polres Agam menga- takan, pengungkapan kasus nar- koba jenis sabu kali ini meru- pakan yang paling banyak barang buktinya. Pengungkapan tiga tersangka tersebut berawal dari penangkapan HS dan MT di Sikabu. Mereka menyimpan nar- koba yang dibungkus plastik bening yg ada dalam tas pada saku bagian bawah. Dari tersangka HS dan MT berhasil diamankan empat paket sabu ukuran kecil dan empat paket ukuran sedang yg diduga narkotika jenis sabu yang dibung- kus plastik bening yg ada dalam tas merk Polo Lipo warna hitam. Kemudian satu buah timbangan digital, satu buah alat hisap bong, dua buah hand phone merk samsung, satu unit sepeda motor merk Supra fit warna hitam, dan uang Rp400.000. Dari pengakuan kedua ter- sangka mereka mendapatkan barang dari Sutan Pamenan. Dari informasi itu polisi langsung melakukan penggerebekan di rumah Sutan Pemenan di Air Tigo Raso Jorong Muko muko Kenagarian Koto Malintang. âAwalanya ia mengelak memiliki serta menyimpan sabu,â jelasnya. Dikatannya, kemudian polisi melakukan penggeledahan serta berhasil menemukan tiga paket sabu berukuran cukup besar di atas loteng. Sabu disimpan rapi dalam plastik bening didalam botol minyak rambut. Setelah barang ditemukan Sutan tidak bisa mengelak kemudian di gelandang ke Mako Polres Agam. âDari penangkapan Sutan polisi mengamankan tiga uncang paket sabu, atau paket berukuran besar,â katanya. Adapun semulah barang bukti lain yang diamankan dari sutan adalah satu buah hand phone merk samsung. Tersangka terse- but pasal 112 ayat satu junto 114 ayat satu, dengan kurungan an- caman 5 sampai 2o tahun. â Sutan Adalah Bandar, saat ini pihak kepolisian masih melakukan pendalam,â katanya. (h/yat) Pariwara Kamis (14/4). Sementara itu, Kasat Lantas Polres Bukittinggi AKP Rio Sigal Hasibuan ketika diminta tangga- pannya terhadap keluhan masya- rakat sehubungan dengan la- manya keluar plat kendaraan sepeda motor atau Tanda Nomor Kendaraan Bermotor (TNKB). Ia mengakui, sejak tahun 2014 yang lalu memang terjadi kendala dalam hal pengadaan plat kendaraan dari Korlantas Mabes Polri, sehingga layanan kepada masyarakat terganggu. Namun saat ini masyarakat yang telah membayar pajak kendaraan sejak tahun 2014 sampai dengan Maret 2015 sudah bisa meng- ambil plat kendaraannya. âUntuk plat kendaraan mulai dari April 2015 sampai Maret 2016 masih belum keluar. Kita harapkan masyarakat dapat bersabar menunggunya,â tutur Rio Sigal. Namun untuk me- ngantisipasinya masyarakat diperbolehkan membuat plat sendiri sesuai dengan stan- darnya. (h/ril) SIDAK KANTOR SAMSATâ Kapolres Bukittinggi, AKBP Tri Wahyudi di dampingi Kasat Lantas Polres Bukittinggi, AKP Rio Sigal Hasibuan berbincang dengan Kepala Samsat Bukittinggi Hidayat Dahlan, ketika melakukan sidak di Kantor Samsat Bukittinggi. Kamis (14/3). YURSIL BUKITTINGGI, HALUAN â Kesadaran masyarakat untuk membayar pajak kendaraan cukup tinggi di wilayah kerja Samsat Bukittinggi. Buktinya, penerimaan pendapatan daerah dari sektor pajak kendaraan naik dari priode yang sama tahun lalu. Kepala Samsat Bukittinggi, Hidayat Dahlan mengatakan penerimaan pajak dari ken- daraan sampai dengan triwulan I tahun 2016 berjumlah Rp9,9 milyar atau 29 persen dari target Rp34 milyar pada tahun 2016. Dan jika dibandingkan dengan penerimaan pajak dari priode yang sama tahun lalu terjadi peningkatan sebesar Rp1,9 mi- liar atau meningkat 24 persen. Peningkatan pendapatan ini kata Hidayat, salah satunya disebabkan karena adanya prog- ram penghapusan denda bagi kendaraan yang

sudah mati pa- jak. Program ini hanya berlaku selama dua bulan yakni Bulan Februari dan Maret 2016. Dari program penghapusan denda ini, Samsat Bukittinggi berhasil me- nambah pendapatan daerah sebesar Rp115 juta atau 3.237 unit kendaraan berhasil diha- puskan denda pajaknya. âAlhamdulillah kesadaran masyarakat di Bukittinggi dan sekitarnya untuk membayar pa- jak kendaraannya cukup tinggi. Selain itu, kita juga memberikan apresiasi kepada masyarakat yang telah memanfaatkan prog- ram penghapusan denda pajak sehingga dapat meningkatkan pendapatan daerah,â kata Hi- dayat Dahlan kepada Haluan di ruang kerjanya, usai mendam- pingi Kapolres AKBP Tri Wah- yudi melakukan sidak di Kantor Samsat Bukittinggi kemaren, www.harianhaluan.com Jumat, 15 April 2016 7 Rajab 1437 H14 „„„„„ Redaktur: Atviarni „„„„„ Layouter: Rahmi Varia Pendidikan Padang Pariaman Ratusan Anak TK Unjuk Prestasi PADANG PARIAMAN, HALUAN â Ratusan anak anak TK se Padang Pariaman, memperlihatkan prestasinya dalam me- lantunkan ayat ayat pendek Alquran. Disisi lain juga telihat ratusan anak anak tersebut membuat bermacam-macam lukisan. Situasi tersebut terlihat, Kamis (14/4) di komplek TK/SD Internasional Padang Pariaman di Limpato Kecamatan VII Koto Sungai Sariak. Menurut Kepala Bidang Pendidikan Formal dan Informal Dinas Pendidikan Padang Pariaman, Elmi Untung, kegiatan tersebut merupakan program Apresiasi TK se Padang Pariaman. Dalam agenda Ap- resiasi TK ini akan dilakukan lomba ayat ayat pendek Alquran dan lomba melukis yang diikuti oleh anak anak TK se Padang Pariaman. Dengan kegiatan ini aku Elmi Untung, kita akan dapat melihat sejauh mana prestasi anak anak TK dalam kedua bidang tersebut. âYang jelas kegiatan ini, akan mampu meningkatkan kreatifitas anak anak TK,â katanya. Dikatakan Elmi Untung, anak-anak yang berprestasi dalam kegiatan ini nantinya akan diutus untuk mewakili Padang Pariaman pada lomba tingkat provinsi. (h/ded) Padang Pariaman Jadi Sentra Pendidikan LOKASI PT â Bupati Ali Mukhni didampingi Petinggi Kampus ISI dan Politeknik Negeri Padang bersama ninik mamak menunjukan areal 100 hektar untuk lokasi rencana pembangunan dua perguruan tinggi tersebut di Nagari Kapalo Hilalang, Kecamatan 2x11 Kayu Tanam, Senin (11/4) kemarin. BUSTANUL ARIFIN PADANG PARIAMAN, HALUAN â Kabupaten Padang Pariaman akan dijadikan sebagai sentral pendidikan di Provinsi Sumatera Barat. Setelah Balai Pendidikan dan Pelatihan Pelayaran (BP3) di Ulakan dan MAN Inasn Cendikia di Sintuak Toboh Gadang, dan sekarang akan dibangun dua perguruan tinggi yaitu Politekhnik Negeri Padang dan Institut Kesenian Indonesia (ISI). Hal itu dikatakan oleh Bupati Padang Pariaman Ali Mukhni bersama Pimpinan Politektkhnik Negeri Pa- dang dan ISI, Senin kemarin saat melihat lokasi akan dibangunnya dua perguruan tinggi tersebut. Bupati Ali Mukhni me- ngatakan, rencana akan dib- angun dua perguruan tinggi itu berlokasi di Kenagarian Kapalo Hilalang, Kecama- tan 2X11 Kayu Tanam, ada tanah seluas masing-masing 50 hektar telah siap untuk mendirikan gedung. Untuk akses jalan, Ali Mukhni juga akan meng- ganggarkan di APBD 2017. Melihat denah yang sangat cocok untuk dijadikan lokasi pendidikan, bak gayung bersambut, Direktur Po- liteknik Padang, Aidil Zamri yang ikut meninjau lokasi, sangat menyetujui kampus Politeknik Padang akan di- kembangkan di lokasi ter- sebut. âKalau di sini bisa jadi kampus, sangat bagus sekali. Udaranya sejuk, dataran tinggi, jauh dari gangguan- gangguan lingkungan. Apa- lagi view nya bagus,â ung- kapnya. Dengan didirikannya kampus di lokasi yang luas, maka otomatis akan berdiri gedung yang megah dan besar. Dengan sendiri, daya tampung mahasiswa juga akan semakin besar. âMe- lihat semakin besarnya minat masyarakat untuk masuk ke perguruan tinggi, maka akan dibutuhkan keterse- dian prasarana yang juga memadai. Prospek ke de- pan, kita memang memer- lukan sebuah kampus yang luas. Tahun ini saja ada 8000 orang yang melamar. Kita hanya mampu menampung 1200 orang, jika jadi berdiri, maka tidak tertutup ke- mungkinan pusat Politeknik Negeri akan dipindahkan ke Padang Pariaman. Apalagi pemerintah pusat juga sa- ngat merespon pengem- bangan kampus. Kita eva- luasi lebih jauh,â jelasnya. Seperti halnya Aidil Zamri, Pembantu Rektor 1 ISI Padangpanjang, Ediwar juga menyambut baik Pe- merintah Padang Pariaman yang ingin mengembangkan ISI di Padang Pariaman. Dia mengaku setelah melihat langsung ke lapangan, maka akan sangat strategis dan sangat bermanfaat besar, jika sebuah kampus seni, didirikan di lokasi itu. âKa- mi tentu akan memanfaat- kan ini. Melihat lokasinya jauh dari keramaian, kami tentu leluasa untuk mengambangkan kesenian. Se- ni akan muncul di daerah ini,â sebutnya. Ia juga salut dengan cepat tanggapnya Bupati Ali Mukh- ni dalam memfasilitasi pem- bangunan Kampus ISI sejak setahun terakhir. Wilayah Kecamatan 2x11 Kayu Tanam layak dijadikan sebuah kota modern yang dilengkapi infstruktur kesehatan, pendidikan dan industri. âPak Ali Mukhni ini Bupati hebat dan luar biasa memajukan kesejahteraan masyarakat,â kata Ediwar. Salah seorang Ninik Ma- mak Kenagarian Kapalo Hilalang, Asrizal Dt Pang- hulu Basa mengatakan, ia sangat mendukung apa yang direncanakan oleh bupati. Sebab, dengan berdirinya dua kampus dan ditambah lagi rencana pengembangan RSUP M Djamil, maka de- ngan sendirinya pereko- nomian masyarakat di Ka- palo Hilalang juga akan ikut terangkat. âLahan disini seluas 600 hektara yang merupakan tanah erpach. Jadi, sewaktu-waktu peme- rintah daerah mengambil alih tentunya kita serahkan,â ujarnya. Sementara itu, Bupati Ali Mukhni mengatakan pembangunan dua kampus ternama di Sumbar dan rencana pe- mindahan M Djamil menandakan keseriusan un- tuk menjadikan Padang Pa- riaman sebagai sentral pen- didikan di Sumbar. â2016 untuk pembangunan tidak ada masalah, untuk jalan permanen, kita bersama DPRD menganggarkan di APBD 2017,â kata Mantan Pengajar di SMU 10 Padang itu. (h/bus) Kesejahteraan Guru Honor Harus Diperhatikan PADANG PARIAMAN, HALUAN â Kepala Unit Pelaksana Teknis Dinas ( UPTD ) Pendidikan Kecamatan V Koto Timur, Zul Amri meminta pada para kepala Sekolah Dasar (SD) untuk lebih peduli terhadap guru guru honor. âKarena tanggungjawab guru guru honor itu sama dengan kita guru PNS,â ujar Zul Amri di hadapan para kepala SD se kecamatan V Koto Timur, baru baru ini pada acara pertemuan periodik. Dikatakan Zul Amri, dalam proses belajar mengajar tanggungjawab guru honor tidak jauh beda dengan guru PNS, tapi kesejahteraan guru honor jauh dibawah. âUntuk itu kita harus sama sama peduli,â katanya. Untuk itu Zul Amri, mengingatkan pada para kepala sekolah untuk tidak menahan honor guru honor, apalagi sampai tidak membayarkannya. Karena hal ini me- nuurutnya akan menganggu proses belajar dan mengajar di sebuah sekolah. (h/ded) PENTAS SENI â Para siswi SMPN I Patamuan sedang unjuk kebolehan tari piring pada pagelaran pentas seni, Kamis (7/4) di halaman sekolah. Mhd Nasri Juara Baca Kitab Kuning PADANG PARIAMAN, HALUAN â Muhammad Nasri dari Pondok Pe- santren Nurul Yaqin, Ma- ngur-Kampung Piliang Nagari Batu Kalang, Ke- camatan Padang Sago, Kabupaten Padang Pa- riaman, berhasil keluar sebagai Juara I pada lom- ba membaca Kitab Kuning yang diadakan Partai Kebangkitan Bangsa (PK- B) Sumatera Barat, Rabu dan Kamis (6-7/4) pekan lalu. Acara lomba tersebut dilaksanakan di Pondok Pesantren Madrasah Tar- biyah Islamiyah (PP-MTI) Batang Kabung, Padang yang diikuti 90 orang pe- serta santri dan santriwati, utusan pondok pesantren se Sumatera Barat. Lomba yang diada- kan PKB yang dinak- hodai Muhaimin Iskan- dar alias Cak Imin, mendapat sambutan dari para Pimpinan Pondok Pesan- tren di Sumatera Barat, terbukti dengan banyak peserta yang ikut lomba baca Kitab Kuning terse- but. Pada lomba itu, Mhd Nasri berhasil mengum- pulkan nilai tertinggi dari sekian banyak peserta dengan jumlah nilai (91). Juara dua, Ifkar Rasyid, dari Pondok Pesantren Darul Ulum Kota Pa- dang, dengan jumlah ni- lai, (87,5). Kemudian Juara tiga, Muhib El- cerebro dari Ponpes Nu- rul Yaqin Ringan-Ringan Kecamatan 2x11 Enam Lingkung Pakandangan Padang Pariaman dengan jumlah nilai (87). Sedangkan untuk san- triwati, Juara I Nadya Lil Khairi dari Pondok Pesan- tren Parabek dengan julah nilai, (81). Kemudian juara dua, Mega Gustia Putri dari Pondok Pesantren Nurul Yaqin Ringan- Ringan Pakandangan Padang Pariaman dengan jumlah nilai (77). Untuk Juara III, Yeni dari Madrasah Tarbiyah Islamiyah (MTI) Padang Laweh Malalo, Kabupaten Tanah Datar, nilai (74,5). Menurut keterangan Mhd Nasri, untuk Juara 1 dan 2 akan ikut Final ke Jakarta dan akan ber- hadapan dengan utusan seluruh propinsi di In- donesia. âInsya Allah, kami akan diberangkat- kan ke Jakarta,â tutur Mhd Nasri yang bergelar Tuanku Sutan ini. Di Sumbar ini kata Mhd. Nasri, penggemar belajar baca Kitab Kuning cukup m e n g e m b i r a k a n , buktinya kabupaten/kota di Sumbar selalu ada utusan dari masing-ma- sing pondok pesantren. âLomba dengan dewan juri dosen IAIN tersebut, cukup menegangkan, karena masing-masing pe- serta, cukup memahami dengan materi yang di- lombakan,â terang Mhd. Nasri. Terpisah, Ketua Pon- dok Pesantren Nurul Ya- qin Mangur-Kampung Piliang, Nagari Batu Ka- lang Kecamatan Padang Sago, Kabupaten Padang Pariaman, Suarni Alif, SH, mengatakan, pon- dok pesantren ini me- ngutus empat orang san- tri putra dan putri. âSebagai pengurus, tentu ikut merasa senang dan gembira atas kelu- arnya Mhd. Nasri sebagai Juara dari Ponpes Nurul Yaqin Mangur-Kampung Piliang, Nagari Batu Ka- lang ini,â kata Suarni Alif pensiunan Pengadilan Agama Pariaman ini. Dia menjelaskan, cikal bakal berdirinya Pondok Pesantren Nurul Yaqin Mangur-Kampung Piliang Nagari Batu Kalang, Kecamatan Padang Sago, untuk âmambangkik ba- tang tarandamâ, karena sudah lama nama Mangur- Kampuang Piliang tidak terdengar dari peredaran. Padahal, daerah ini me- rupakan kampung pen- cetak ulama semasa da- hulu, tetapi dengan peru- bahan zaman, putra putri daerah itu, banyak yang melanjutkan sekolah ke sekolah umum dan tidak ada yang melanjutkan ke pondok pesantren, sehingga tidak muncul lagi ulama di kampung itu. Sekarang ini katanya, masyarakat Mangur- Kampung Piliang Nagari Batu Kalang, baik yang ada di perantauan atau pun yang ada di kampung sepakat untuk mendirikan pondok pesantren, se- perti, H. Sudirman Gani, SH, MM pegawai Kantor Gubernur Sumbar, H. Zulkifli, SH, mantan Ke- pala Kejaksaan Batusang- kar, Mardiati Alif, SH, MH, pegawai Pengadilan Agama Tangerang Ban- ten, Letkol Sarfizul di Medan, Elmis Pendria Gusna, S.S.IP, M. Keb, pegawai Dinas Kesehatan Padang Pariaman. âAlhamdulillah, sam- pai kini masih berjalan dengan lancar, santri yang belajar di Ponpes Nurul Yaqin Mangur- Kampuang Piliang, disamping putra â putri daerah setempat,â ulas Suarni. (h/bus) PASANG BATU â Wabup Suhatri Bur memasang batu untuk pembangunan rumah Nurhayati di Tanjuang Aua, Pakandangan, Kecamatan Enam Lingkuang yang dibantu oleh anggota alumni SMA 1 Lubuak Aluang. Bustanul Arifin Alumni SMALA Angkatan 91 Bedah Rumah Nurhayati PADANG PARIAMAN, HALUAN â Wakil Bupati (Wabup) Pa- dang Pariaman, Suhatri Bur merasa bangga dan terharu terhadap kegiatan yang dilakukan oleh alumni Sekolah Menengah Atas Negeri (SM- AN) 1 Lubuak Aluang (SMA- LA) angkatan 91. Mereka membantu sesama alumni yang kurang mampu untuk bedah rumah Nurhayati di Korong Tanjuang Aua, Nagari Pakan- dangan, Kecamatan Enam Lingkung, Kabupaten Padang Pariaman pada Minggu (10/4) yang lalu. Dan ini jarang terjadi pada ikatan alumni sekolah didaerah ini. Wabup Suhatri Bur meng- apresiasi langkah positif yang digagas oleh Alumni SMALA 91 untuk membantu Nurhayati yang juga Alumni SMALA 91, sehingga dengan penggalangan dana dari kawan-kawan alumni tersebut dapat meringankan beban dari teman yang hidupnya kurang beruntung. Sebab, dengan maraknya penggunaan media sosial saat ini banyak dilaksanakan acara kumpul- kumpul alumni, tetapi kebanyakan kegiatannya hanya sebatas kangenkangenan, nya- nyi-nyanyi atau makan-makan, tanpa berusaha mewujudkan suatu kegiatan sosial yang positif. âSaya sangat terharu dan bangga dengan adik-adik SMALA 91 ini. Saya harap ini akan menjadi contoh bagi alumni sekolah atau organisasi lain. Ternyata kegiatan alumni tidak hanya kumpul-kumpul, kangen-kangenan, happy-hap- py dan kemudian bubar,â kata Wabup Suhatri Bur yang juga alumni SMA Negeri 1 Lubuk Alung angkatan tahun 90 itu. Dia menjelaskan, alumni SMANLA 91 telah berbuat hal yang sangat berarti dalam meringkan beban teman yang kurang mampu. âKegiatan bedah rumah yang digagas Yayasan SMALA 91 bisa ber- lanjut untuk alumni yang ku- rang mampu. Jadi, saya ber- harap bantuan tambahan yang diberikan BAZ Padang Pa- riaman ini dikelola yayasan agar bermanfaat dan tepat guna,â pesan mantan Ketua Bazda Kabupaten Padang Pa- riaman itu. Ketua BAZNAS Kabupa- ten Padang Pariaman, Syam- suardi Surma menyampaikan bahwa BAZNAS Kabupaten Padang Pariaman bahwa setiap tahunnya ada sekitar Rp7,6 Milyar zakat dan infak yang telah didistribusikan oleh BAZ baik untuk bedah rumah, insen- tif Garin, modal usaha, bea- siswa untuk anak berprestas. Pada tahun 2016 ini BAZNAS sudah merencanakan untuk melaksanakan bedah rumah sebanyak 2 rumah per ke- camatan. Untuk rumah Nurhayati ini katanya, BAZNAS membantu sebanyak Rp 10 Juta yang langsung diserahkan oleh Wakil Bupati Padang Pariaman kepa- da Irwanto suami Nurhayati untuk kemudian diserahkan lagi kepada Yayasan SMALA 91 yang dipercaya untuk melak- sanakan pembangunan rumah Nurhayati sampai selesai. âSaya sangat bangga de- ngan kegiatan SMALA 91 ini. Hal-hal seperti inilah yang kami harapkan. Partisipasi masyarakat membantu masya- rakat lainnya yang belum ber- untung. Kalau semuanya meng- harapkan bantuan BAZ maka tidak cukup membantu semua kaum duafa,â kata mantan Kabag Kesra Setdakab Padang Pariaman itu. Ketua Alumni SMALA 91, Aswirman, S.Pd didampingi Ketua Yayasan SMALA 91 Ismanto menyampaikan rasa terimakasih kepada Bapak Wakil Bupati Padang Pariaman yang telah memberikan perha- tiannya kepada Nurhayati, sebagai salah seorang alumni SMALA 91. Dan juga menyampaikan terimakasih kepa- da kawan-kawan alumni SMA- LA 91 yang telah membantu penggalangan dana untuk Nurhayati melalui Yayasan SMA- LA 91. Disamping kegiatan bedah rumah, Yayasan SMALA 91 juga telah melaksanakan bantuan untuk anak yatim dan fakir miskin di kalangan alumni SMALA 91. Aswirman juga menjelaskan kenapa sampai timbul

ide kegiatan bedah rumah anggota SMALA 91. âBerawal dari kumpul-kumpul kami tahun 2011 sampai ter- bentuknya Yayasan SMALA 91 dengan salah satu programnya membantu duafa di internal SMALA 91. Sejak tahun 91 kami mencari teman kami yang patut kami bantu dan akhirnya menemukan teman kami ini, Nurhayati,â kata Aswirman yang dibenarkan Ismanto. âNurhayati adalah teman sekolah kami. Kami ingin kem- bali melihat Nurhayati ter- senyum melalui kegiatan bedah rumah ini. Berkat semangat kebersamaan telah terkumpul dana sekitar Rp20 juta,â tutup Aswirman. Sementara itu, Nurhayati mengucapkan terimakasih ke- pada Wakil Bupati Padang Pariaman, BAZNAS dan Alumni SMALA 91 yang telah membantu mewujudkan im- pian keluarga Nurhayati untuk dapat tinggal di tempat yang layak. Dan mendoakan agar kebaikan pihak-pihak yang membantu dibalas dengan pahala oleh Allah Subhanahu Wataâala. (h/bus) www.harianhaluan.comwww.harianhaluan.com 15Jumat, 15 April 20167 Rajab 1437 H „„„„„ Redaktur: Afrianita „„„„„ Layouter: Ilham Taufiq Komplek Permata Mas-Lubuk Buaya (+200m dari Jalan Utama) Type 36, Lt. Keramik, 2 Kamar. Harga 150 jt (Nego). Hub : RIL / ALI HP. 085365655605. (Tanpa Perantara) DIJUAL RUMAH 2 KT, PDAM. JL. JERUK 12 NO.183 PERUMNAS BELIMBING KURANJI PADANG. YANG SERIUS HUB : 081363258565-082389207765 DIJUAL SEBIDANG TANAH Di Air Pacah Luas 1.320 M2, SHM, Harga Nego. Bagi yang berminat Hub : 0813 8899 8923 DIKONTRAKKAN RUMAH : 1 KMT, Air Sanyo, Blok F No.4 Komp. Manggis Garden Spg. Mangis (500m dari KPU Padang) Balai Bari - Kuranji Padang. Bagi yang berminat Hub : 081363258565 DIJUAL RUMAH, LT. 136 M2, LB 87 M2, Lokasi Pusat Kota. alamat. Jl. Agus Salim II No. 13. Sawahan, Kota Padang. Hp. 0813 6737 8716 DIJUAL RUMAH : LUAS TANAH 600 M (SIAP PAKAI) LUAS BANGUNAN 450 M, KAMAR TIDUR 9 KAMAR ( 7 KAMAR PAKAI AC/K. MANDI). LISTRIK 4500 W, AIR SUMUR BOR. DALAM GARASE MOBIL BISA MASUK 4 UNIT, DALAM PAGAR BISA PARKIR 6 UNIT. BISA UNTUK RUMAH TINGGAL / KANTOR, DLL. ALAMAT : JLN. AIR CAMAR 2/3 PADANG. TELO. HUBUNGI : 0812.66957.620 / 0813.7470.2763. BISA SMS TERLEBIH DAHULU. TANPA P E R A N T A R A . DIJUAL RUMAH TINGGAL, Di Jl. Dobi V No. I padang, kampung Pondok - Kota, ukuran panjang 16 m, lebar 9 m, SHM, Harga 1 Milyar Nego. Minat hub: 0852 1574 1549 / 0823 9099 6930 Angkot Kijang Kapsul, Th.1998. Jurusan Psr. Raya - Perumnas Pengambiran. Harga 85jt (Nego). Hub : 085263146250 FORD RANGER DOUBLE CABIN 4X4Tahun â08, 2 unit, warna silver dan hitam,plat BA, kondisi mobil bagus, mulus, mesin terawat dan siap pakai, o r i s in i l , Asurans i A l l R isk , nego. Hub: 087895733338, 081267333302 DI JUAL 2 (dua) unit mobil Nissan PKC 211 Tahun 2004, beserta dengan tangki Kapasitas 14. 000 liter, harga 155jt (nego). Tanpa Perantara Hub : 0812 6690 3003 Sebidang tanah HM luas 316 m HOK, terletak di Komp. Perumahan Palm Griya Indah II/ c9 Korong Gadang Kuranji. Tampa perantara, Hub 0812 755 1965 1 (satu) bidang tanah Hak milik, luas 1.125 m2, lokasi dekat masjid dan perumahan dekat pusat kota, kel. Anduringt, Kec. Kuranji. Harga Nego & 1 (satu) bidang tanah Hak Milik, luas 1.000 m2, Kel. korong Gadang, Kec. Kuranji. Minat Hub.0813 6358 0062 Dijual Rumah Luas tanah 360 m2. Lantai bawah dengan 4 kamar tidur 2 kamar mandi.. Lantai atas dengan 2 kamar tidur 1 kamar mandi dan ruang tamu. Terletak di jalan proma no. 3 Belakang Balok Bukittinggi. Sertifikat Hak Milik. Yang berminat hubungi Hp: 081319854811 BROTHER MASSAGE, Pijat Refleksi, tradisional dan capek2.oleh tenaga pria profesional dan berpengalaman. bersedia dipanggil ke tempat. Hub. 0896 8626 5667 TRADITIONAL MASSAGE, MELAYANI PIJAT KEBUGARAN DAN PENGOBATAN, PEMIJAT PROFESSIONAL PRIA, HU BUNGI. 0822 8497 6339 S TOCKIST XAMTHONE PLUS , sedia paket hemat dan delivery, Dahsyat!, Insya Allah menyembuhkan . J ln Gang Singgalang 4 Depan Rs. Ibnu S ina P a d a n g , C a l l . 085274336308 RS SITI RESWARI, menerima persalinan umum dan BPJS, dan Reswari Florist menerima pesanan karangan bunga, Hub. 0852 6371 SOFTWARE SERVER PULSA MU RAH, tapi bukan murahan sudah teruji kehandalannya, langsung diinstalkan dan tinggal pakai.Hub Wardoyo Jln. Tanjung Indah V Blok C/36 Lapai Padang. Hub. (0751) 7055027, 085263978000 LAMPU LED US, dengan Kipas , t ingga l co lok ke power bank atau laptop. Juga te r ima jasa ins ta l laptop/komputer, game pc/ andro id / ipad / iphone ,hub 081261888142 (sms) TOKO ASTAGFIRULLAH, menjual sparkpart mobil, olie, service dll. Jl. Lubuk Lintah No. 22. Hub. 0812 6614 ARAW FILM, KACA FILM & CUTTING STIKER, melayani penjualan dan pemasangan kaca film, aneka sticker samblas dan cutting stiker. Jl. Veteran No. 91 Padang. Hub. 085264697457 ONE PIECE VARIASI, Masang Kaca film, stiker, branding, dll. Jl. ST. Syahrir. No. Hp. 081374315278 OLISINDO SERVICE, melayani salon mobil, cuci mobil, cuci karpet, tukar tambah ban plat. Jl. Adinegoro No. 30, Arah Lubuk Buaya (Depan Perumahan Lubuk Gading. HP. 0812 6684 0106 MON ACCESORIES MOBIL, menerima pasang kaca film, alarm, central jok, power window, audio mobil, service dll. Jl. Ujung Gurun No. 148 Padang. CV. CINTA RASA CATERING , Menerima Pesanan untuk Pesta Perkawinan, Penataran dan Peresmian Kantor, menyediakan pesanan untuk rendang, gulai kalio ayam, Samba buruk2 (lado tanak, samba lado bawok, lado terasi, lado bada, dll. Alamat Jln. Pasir Putih Blok M No. 2. Telp. (0751) 447592, 0813 74100 307-0812 76123 679 BARCELONA CAFE, Nobar, Ja janan Bofe t De l la ( Nas i Goreng, Aneka Jus, Sup Darek dll) Menyediakan tempat acara ultah, makan bersama, buka 24 jam. Jln Dr. Wahidin No.1 (depan Kantor PLN Sawahan. Hub. 0823 8846 7417 Mampir yook di Cafe Break..! jln. agus salim no.14 padang (samping BCA sawahan) bisa nobar, buka bareng, wifi, karaoke keluarga, nuansa tempo doeloe. harga terjangkau dan rasa memuaskan. open full time. DIKONTRAKAN RUMAH DI JLN. UJUG GURUN NO. 58. PEMINAT HUB: 0852 744 63439 CV DORA SATYA INSANI, usaha jasa angkuatan sewa melayani: Padang (P. Sidempuan, P. Siantar, R. Perapat, Medan, Aceh, Bengkulu). Jl. Lapai samping kantor INTEL TNI AD. Padang. Hp. 081263385860 PT RATU JAYA TOUR & TRAVEL, Jl. S.Parman No 123 Ulak Karang. Telp. (0751) 7058386, 8260961, 8260878 PT. BUNDA WISATA NUSANTARA, melayani penjualan tiket pesawat semua maskapai. Harga bersahabat. Jl. Raya Pitameh No. 1 Telp. 0751-74154, Hp. 08126772460-081374809222 Padang ALFA RENTAL MOBIL, antar jemput bandara, rental kendaraan harian, mingguan, bulanan, Avanza, Xenia, Innova, APV, Fortuner, Harga relatif, Unit ready, Hub. 0751-9970033, SERVICE AC ( AIR CONDITIONER), special AC mobil & Spare Part. Melayani pemasangan AC, antar jemput ke alamat. Jln. Ujung Gurun No. 77 Padang. Hub: 0751-7814716 OLISINDO SERVICE, melayani Service, ganti oli, cucian mobil, dll. jln. Adinegoro No. 38, Depan perumahan Lubuk Gading Permai, arah ke Lubuk Buaya. Saat ini dibuka lowongan untuk tenaga kasir, datang langsung ke alamat Kami. Hub: Bapak Reza 081266840106 DIJUAL CEPAT SUZUKI ESCUDO TAHUN 2000, PAKAI SENDIRI, TERAWAT, WARNA KUNING METALIK MINAT HUB. 071266096689 DAN 085263801756 DIKONTRAKKAN:TEMPAT COCOK TUK KANTORAN,DEALER M O T O R , R U M A H MAKAN,DLL. JALAN BYPASS KM 8 KURANJI PADANG CP: 081270253950 AL HAADI ZIARAH TOUR & TRAVEL, Penyelenggara resmi haji khusus dan umrah. Jl. S. Parman No. 152 A. Telp. (0751) 7057746 / 7057747. Hp. 08126764737 Dijual Rumah Luas tanah 360 m2 Lantai bawah dengan 4 kamar tidur 2 kamar mandi.Lantai atas dengan 2 kamar tidur 1 kamar mandi dan ruang tamu terletak di jalan proma no. 3 Belakang Balok Bukittinggi. Sertifikat Hak Milik Yang berminat hubungi Hp: 081319854811 DIJUAL MOBIL DIKONTRAKKAN: Paviliun di Jl. Surabaya Blok D/10 Ulak Karang Selatan Asratek. Cocok untuk keluarga baru. Hub: 082384180011 DIJUAL TANAH : Dijual 1 (satu) bidang tanah seluas 488 m2, Lokasi 100 meter dari By Pass, samping perumahan Rektor UNP HUB. 081266876767 DIBERITAHUKAN KEPADA : NAMA : SUHANTO NO. KEMRDK : 10431-1002236. UNTUK DATANG KE KANTOR OTO FINANCE (MULTI ARTA CAB. PADANG), UNTUK PENYELESAIAN ADM, DLL Riau dan Kepri RUMAH DIJUAL/DIKONTRAKKAN PANGGILAN STNK BA 5838 QY, An. NOVI HILDAYANTI. Hilang sekitar Jl. Lubuk Begalung Padang. Bagi yang menemukan harap lapor ke Pos Polisi terdekat STNK BA 2538 BI, An. ROMI MARZUKI. Hilang sekitar kota Padang. Bagi yang menemukan harap lapor ke Pos Polisi terdekat STNK BA 3257 EF A/ YOHANES. KTP. ATM A/N ISMET. HILANG ANTARA LUBUK MATA KUCING- PASAR USANG. YANG MENEMUKAN MOHON MENGHUBUNGI POS POLISI TERDEKAT. Penyerapan APBN di Kepri 12,39 Persen Pemko Batam Mulai 2017 Siapkan Rp1 Miliar per Kelurahan BATAM, HALUAN â Pemerintah Kota Batam berkomitmen menyiapkan anggaran Rp1 miliar setiap kelurahan mulai 2017, untuk pembangunan infrastruktur demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat. âAnggaran itu akan di- ambil dari APBD Kota Ba- tam 2017, kami akan per- siapkan, bukan dari APBN,â kata Wakil Wali Kota Batam Amsakar Achmad di Batam. Ia menyatakan program Rp1 miliar tiap kelurahan itu sengaja diadakan untuk menyelaraskan program Presiden Joko Widodo, RP1 miliar untuk tiap desa. Karena Batam tidak men- dapatkan bantuan dana desa dari pemerintah pusat, maka Pemkot sendiri yang me- ngadakannya, mengingat de- sa setara dengan kelurahan. âKebijakan ini diambil dari Nawacita Presiden yang menjabarkan per desa dapat Rp1 miliar. Karena ini pem- kot, tidak ada desa. Karena kota tidak dapat, kebijakan mengembangkan ke kelu- rahan,â kata dia. Amsakar bercerita, kebi- jakan itu lahir saat dirinya bersama Wali Kota Batam turun blusukan ke kelura- han-kelurahan dan melihat kondisi infrastruktur yang relatif masih minim di sana. Dana kelurahan itu, ka- tanya, bisa digunakan untuk semenisasi jalan, pembangu- nan drainase dan sebagai- nya. âProgram Rp1 miliar per desa adalah sesuatu tidak dapat ditunda. Karena APBD sekarang tidak sang- gup. Kami desain untuk 2017, kami berupaya sekuat tenaga supaya APBD 2017 mencapai Rp2,8 triliun, agar Rp1 miliar per kelurahan dapat terpenuhi,â ujarnya. Saat ini, pemkot sedang mempersiapkan aturan hu- kum dan tekni sebagai lan- dasan kebijakan itu. âDana dikelola keca- matan. Strukturnya, Camat sebagai pengguna anggaran, Sekcam selaku KPA dan lurah sebagai pejabat teknis pelaksana kegiatan,â kata mantan Kepala Dinas Per- dagangan, Perindustrian dan Energi Sumber Daya Mineral Kota Batam itu menjelaskan. (hr) Kapal Hongkong Diizinkan Masuk Natuna RANAI, HALUAN â Kepala Dinas Kelau- tan dan Perikanan Pemprov Kepri, Raja Ariza menyatakan, kapal Hongkong pe- ngangkut ikan budidaya nelayan di Natuna akan diizinkan untuk beroperasi seperti biasanya, sehingga bisa membelikan dari hasil bududaya masyarakat Natuna. âBulan Mei mendatang kapal Hongkog bisa masuk lagi di Natuna untuk membeli ikan budidaya masyarakat. Tapi ada sya- ratnya,â kata Ariza di Ranai, kemarin. Lanjut Ariza, saat ini Ia belum bisa menjelaskani apa saja syarat khusus yang akan diberlakukan bagi kapal Hongkong sehingga diperbolehkan beroperasi kembali. âMoratorium larangan masuknya kapal Hongkong di daerah berdampak pada tata nia- ga perikanan, akan diatur kembali dan fokus di daerah perbatasan. Disatu sisi kebijakan ini untuk memudahkan mengawasi kapal asing. Pemerintah berharap, ada kapal angkut dari pengusaha lokal, tapi sampai saat ini belum ada pengusaha lokal berminat,â ujar Ariza. Sebelumnya masyarakat nelayan bu- didaya ikan di Natuna dikeluhkan tidak beroperasinya kapal Hongkong ke Natuna membeli ikan. Setelah dikeluarkan mo- ratorium kementerian kelauatan dan perika- nan. Sehingga dapat merugikan nelayan budidaya ikan. (mam) PADANG, HALUAN â Ke- menterian Keuangan Direk- torat Jendral Pembendahara- an Provinsi Kepri menyata- kan penyerapan realisasi Anggaran Pendapatan Belan- ja Negara (APBN) di Provinsi Kepri pada triwulan I tahun 2016 mencapai 12,39 persen. Dimana penyerapan anggaran tersebut hampir mendekati target penye- rapan Nasional yang men- capai 15 persen. Hal terse- but disampaikan Kepala Kantor Wilayah Ditjen Pem- bendaharaan Provinsi Ke- pri, Dydik Coeroel di Tanjungpinang, Rabu (13/4). âUntuk perealisasian anggaran APBN di Provinsi Kepri tahun 2016 mencapai 12,39 persen pada triwulan pertama, persentase ini me- ningkat jika dibandingkan pada perealisasian triwulan I tahun 2015 lalu yang hanya mencapai 5,55 persen,â ujar Dydik. Dydik menjelaskan, dari alokasi anggaran Pusat ke Provinsi Kepri hingga Maret 2016 meningkat sekitar Rp 13.371.346,93. Namun un- tuk perealisasi anggarannya baru sebesar Rp684,734.11 saja yang telah terealisasi pada triwulan I tahun 2016. âYang mana jika diban- dingkan tahun sebelumnya, penyerapan tertinggi dana Pusat tersebut ada pada be- lanja pegawai. Kenaikan pe- nyerapan juga terjadi pada belanja barang dan belanja modal,â terang Dydik. Sementara untuk belan- ja bantuan sosial, jelas Dy- dik, untuk pnyerapannya masih nol persen dikarena- kan bantuan sosial yang diberikan hanya diperun- tukkan untuk bantuan siswa miskin. Namun hingga akhir Maret 2016 belum ada rea- lisasi penarikan biaya ban- tuan tersebut. âBelum terealisasinya dana bantuan sosial ini dika- renakan masih dalam proses pendataan siswa yang mene- rima bantuan,â lanjut Dydik. Sementara Untuk reali- sasi dana transfer Pusat ke daerah pada triwulan I ta- hun 2016 ini baru terealisasi 35,89 persen dari pagu ang- garan sekitar Rp7.845.921,- 18, baru terealisasi sekitar Rp2.816.010,26. Perealisasian anggaran proyek di triwulan I ini masih digunakan untuk pembangunan pada infra- struktur baik itu gedung bangunan, jalan dan jem- batan, pelabuhan laut, ban- dar udara, serta sumberdaya air dan sanitasi. Dydik menyebut terda- pat beberapa faktor yang menyebabkan perealisa- sian penyerapan anggaran tahun 2016 ini meningkat dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Dari proses pelelangan beberapa proyek yang telah dilakukan pada akhir 2015, kesiapan pelaksanaan pe- rencanaan yang sudah dila- porkan sebelumnya. Kanwil Ditjen Pembendaharaan yang terus memo- nitoring dan dijalankan se- cara fisikal dan proses yang sudah dipercepat. âSehingga penyerepan dan perealisasian dana ang- garan Pusat tersebut dapat dimanfaatkan bagi pening- katan pembangunan infrastruktur. Jangan sampai mengendap di kas daerah, kan sayang,â ujar Dydik. Untuk itulah, ia meng- harapkan bagi

penyelengara pagu anggaran pada setiap SKPD di Provinsi Kepri untuk dapat mempercepat penyerapan realisasi anggaran Pusat tersebut. (cw99) MUSNAHKAN BARANG â Petugas Bea Cukai Tipe B Batam memusnahkan sejumlah barang hasil penindakan di Kantor Bea Cukai Tipe B Batam, Kepulauan Riau dengan cara dibakar, Kamis (14/4). Sejumlah barang penindakan diantaranya bawang 4,7 ton, sarden 600 kaleng, minuman beralkohol berbagai merek sebanyak 965 botol dan 14 ribu bir kaleng, serta 1,7 juta batang rokok dimusnahkan dengan nilai kerugian negara sebesar Rp 670.524.500. ANT SenggangJumat, 15 April 20167 Rajab 1437 H16 www.harianhaluan.com „„„„„ Redaktur: Ryan Syair „„„„„ Layouter: Syamsul Hidayat Ingin Sukses Bersaing, Juallah Diri...! Dangdut Romantis ala Ayu Ting Ting i berbagai kesempatan perkuliahan, tokoh muda yang dikenal sebagai pakar komunikasi ini, selalu mewanti-wanti mahasiswanya untuk âmenjual diriâ. âJuallah diri, juallah segala potensi kreatif, jual kemampuan, jual senyum, jual sikap familiar, juallah etika perilaku yang santun, dan juallah tutur kata yang sopan. Lantas, bersiaplah menjadi pribadi yang sukses dalam persaingan,â kata Yuliandre Darwis Ph.D, yang kini menjabat Ketua Program Magister (S2) Ilmu Komunikasi, Fisip Unand Padang. Di tengah kesuksesan dan per- jalanan karirnya yang melejit, baik sebagao seorang dosen, pengusaha dan seabrek kesibukan lainnya, Ketua Umum Ikatan Sarjana Komunikasi Indonesia (ISKI) periode 2013-2017 ini, memang tidak pernah melupakan generasi muda yang akan meneruskan estafet pembangunan negara. âSebagai generasi muda, kita harus bisa mem-branding diri secara kreatif dan inovatif. Dengan karakter dan tampilan tersendiri, dunia akan mengenal siapa kita,â ujar doktor muda jebolan Mass Communication, Communication and Media Studies Faculty, UiTM Malaysia pada 2010 lalu itu. Yuliandre Darwis, tentu bukan sosok yang asing lagi bagi masyarakat Sumbar, khususnya di kalangan generasi muda. Selain pernah men- jadi pemenang pertama dan Pemenang Favorit âUda Sumbar Duta Wisataâ tahun 2004, pria kelahiran 21 Juli 1980 ini, juga pernah mendapat penghargaan se- bagai â40 Inspiring Young Entre- preneursâ HIPMI pada tahun 2012. Bagi Yuliandre, segala aktivitas yang bermanfaat bagi mahasiswa dan masyarakat, merupakan prinsip kegiatan yang dilakukan agar makin bermanfaat bagi sesama, khususnya bagi masyarakat Sumatera Barat. âHidup hanya sekali, buatlah semuanya menjadi lebih berarti,â tandas owner sekaligus pimpinan PT. Uda CS Holidays Indonesia Tour and Travel, PT. Uda Me- tromoney Exchange, PT. Cita Beauty Primaeva dan PT. Mosaic Asia Indonesia mengakhiri. (h/yan) D Pencipta Lagu âBentoâ Mulai Pikun NANIEL C Yakin, yang bersama Iwan Fals men- ciptakan lagu legendaris âBentoâ, kini sedang sakit di tempat tinggalnya di ka- wasan Bintaro, Tangerang Selatan. Kaki Naniel yang patah, karena ia pernah terjatuh, masih menyisakan ngilu. Ia juga mulai pikun. Kabar itu disampaikan oleh istri Naniel, Nini Wido- wati, ketika diwawancara melalui telepon oleh kom- pas.com pada Rabu (13/4/ 2016). âMas (Naniel) kan jatuh, dan kakinya patah. Sudah baik waktu itu, tetapi masih belum mau jalan, dan sudah mulai pikun,â tutur Nini. âPikunnya itu sekarang dia lebih sering mandi, pa- dahal sudah lima kali mandi. Katanya, belum,â lanjutnya. âSusah, karena Mas kan enggak bisa jalan. Dia eng- gak pernah berdiri karena katanya ngilu. Jadi, nge- sot kalau ke kamar mandi,â tuturnya lagi. Dituturkan pula oleh Nini bahwa Naniel sempat bermukim di Surabaya. Di Kota Pahlawan, mantan wartawan surat kabar itu tinggal di sebuah kamar indekos relatif sederhana bersama anak keduanya. âIndekos di Surabaya, Mas Naniel sama anak no- mor dua. Dia indekos di sana. Kerja freelance aja, sambil buat-buat acara gitu, Mbak,â ceritanya. âBentoâ diciptakan oleh Naniel bersama Iwan. Lagu tersebut ada dalam album Swami, yang dirilis pada 1989. Album itu milik grup Swami, yang terdiri atas Iwan Fals (vokal, vokal latar, gitar akustik, dan harmo- nika), Sawung Jabo (gitar akustik, vokal, dan vokal latar), Naniel (flute, recor- der, vokal, dan vokal latar), Nanoe (bas dan vokal latar), serta Innisisri (drum, per- kusi, dan vokal latar). (h/ kmp) Anak Soekarno Ceramahi Gotik Soal Pancasila NANIEL C yakin (dua kiri), salah seorang mantan personil Swami pencipta lagu âBentoâ, kini mulai pikun. Naniel, kini juga tak bisa berjalan setelah sempat jatuh. IST PEDANGDUT Zaskia Gotik me- ndatangi Yayasan Pendidikan Soe- karno, Cikini, Jakarta Pusat, Kamis (14/4). Kedatangannya tersebut untuk memenuhi panggilan Rachmawati Soekarnoputri terkait penobatan dirinya menjadi Dokter Klinik Pancasila oleh Kementerian Pertahanan (Kemhan) beberapa waktu lalu. Tiba di Yayasan Pendidikan Soekarno pukul 14.44 WIB, pelan- tun lagu Bang Jono itu ditemani oleh sahabatnya, Julia Perez. Me- reka berdua langsung masuk ke ruang Yayasan Pendidikan So- ekarno dan langsung bertemu deng- an Rachmawati Soekarnoputri. Pedangdut 26 tahun itu pun langsung diberikan pencerahan tentang Pancasila. Bahkan, Jupe dan Zaskia diberikan dua buku mengenai pengetahuan Pancasila dan pengetahuan tentang Hukum di Indonesia âIni adalah buku Pidato Bung Karno tentang Pancasila. Semoga bisa dibaca dan dipelajari baik Zaskia atau Julia (Julia Perez). Jadi harus tau maknanya Pancasila, dan harus pelajari dulu,â kata Rachmawati. Pertemuan dengan anak dari presiden Soekarno itu rupanya membuat Zaskia Gotik grogi. Te- tapi karena didampingi oleh Julia Perez, Zaskia pun bisa tenang berhadapan dengan mantan anggota dewan pertimbangan Presiden Republik Indonesia di bidang Politik itu. âZaskia itu takut awalnya, ke- temu sama anaknya presiden, jadi dia nervous. Dia panik. Tapi baik kok ibu Rachmawati. Saya bilang tenang sabar (ke Zaskia). Insya Allah semuanya baik,â kata Jupe. (h/kpl) PADA awalnya Ayu Ting Ting tak bisa memainkan alat musik apapun. Tapi kini, Ayu sudah berubah. Ayu sudah mulai mahir bermain piano. Hingga akhirnya, Ayu ingin âmenaikanâ kelas bermusiknya. Pelantun âAlamat Palsuâ itu mengaku berniat menulis sebuah lagu sendiri. Nantinya, lagu itu akan dimainkan sambil bermain piano. âJadi pengen punya lagu yang saya bisa mainin piano sendiri dan nyanyi sendiri. Saya pengen kayak gitu,â ucapnya saat ditemui di kawasan Kebon Jeruk, Jakarta Barat pada Kamis (14/4). Ayu bertekad menciptakan lagu dangdut yang bisa dimainkan dengan piano. Tetap terasa dangdut tapi juga kental dengan nuansa romantis. âPengen nyanyi dangdut sambil main piano tapi nggak dicampur gendang ya. Lagunya dangdut tapi pembawaannya ro- mantis,â pungkasnya. (h/dth) Novel âAda Apa dengan Cinta?â Resmi Diluncurkan KISAH Cinta dan Rangga dalam film âAda Apa dengan Cintaâ masih terkenang sam- pai sekarang. Kamis (14/4) kemarin, Penerbit Gramedia Pustaka Utama resmi meluncurkan adaptasi novel âAda Apa dengan Cinta?â yang ditulis atau dinovelisasi oleh Silvarani. Bertempat di Kinokuni- ya Bookstore, Plaza Sena- yan, novel ini diterbitkan bertepatan dengan momen peluncuran sekuel cerita dari âAda Apa dengan Cinta?â. âSaya merasa ini adalah momen yang tepat untuk menerbitkannya novel AA- DC. Film pertamanya ke- luar 2002,â kata penulis naskah dan produser âAA- DC?â yang juga menjadi penulis cerita, skenario dan produser untuk âAda Apa dengan Cinta? 2â. Diakui Mira, novel ini akan membawa nostalgia dan kenangan di masa re- maja. Generasi geng Cinta dan cerita cinta keduanya masih melekat di hati ma- syarakat. âRencana nove- lisasi ini juga ketika saya dihubungi pihak Gramedia, karena awalnya nggak tahu kalau cerita dari film yang sudah kelar tahunan yang lalu, ternyata bisa dijadikan novel,â lanjut Mira. âAADC?â mengisahken tentang seorang perempuan bernama Cinta yang kehi- dupannya nyaris sempurna. Ia populer di sekolahnya, memiliki keluarga yang ba- hagia, dan selalu dikelilingi para sahabatnya. Suatu hari, Cinta bertemu dengan Ran- gga, sosok misterius, pen- yuka puisi, dan buku. Penulis novel âAADC?â Silvarani mengatakan diri- nya sangat menggandrungi film garapan Riri Riza dan Mira Lesmana tersebut. âSaya menonton filmnya berulang-ulang dan kembali meriset untuk kebutuhan novel,â ujarnya. Ia melanjutkan ada dua scene dalam film yang di- kembangkan Silva lebih da- lam dan detail. Pertama, me- ngenai latar belakang ayah Rangga dan keluarganya. âDalam film, kita pasti- nya tahu ada scene rumah Rangga yang dikirim bom molotov oleh oknum tak dikenal, dan buat Rangga harus pergi ke luar negeri. Di sini, saya jelakan lagi bagaimana latar belakang ayahnya dan bagaimana ko- ndisi negara saat itu,â lanjut Silvarani. Kedua, scene ketika âkaca pecahâ ketika perteng- karan keluarga Alya. âPas adegan itu saya menutup telinga dengan earphone dan membayangkan yang terjadi di keluarga Alya, seberapa retaknya dan lain- lain. Dan ketika Alya da- tang ke rumah Cinta, detail penggambarannya lebih sa- ya perlihatkan,â pungkas Silvarani. (h/dth) PENERBIT Gramedia Pustaka Utama resmi meluncurkan adaptasi novel âAda Apa dengan Cinta?â yang ditulis atau dinovelisasi oleh Silvarani, Kamis (14/4). www.harianhaluan.com „„„„„ Redaktur: Arda Sani „„„„„ Layouter: Wide Jumat, 15 April 2016 7 Rajab 1437 H 17 Singkirkan West Ham, MU ke Semi Final Atletico Madrid vs Barcelona 2-0 Kemenangan Istimewa Meski Tersingkir Benfica Tetap Puas LISBON, HALUAN â Bayern Munich memetik hasil imbang 2-2 melawan Benfica di perempatfinal leg II di Stadion Da Luz, Kamis (14/4). Hasil itu sudah cukup mengantarkan Bayern ke semifinal dengan aggregat 3-2. Meski terhenti di perempatfinal Liga Champions, Benfica pulang dengan kepala tegak. Mereka puas bisa memberikan perlawanan untuk Bayern Munich. Kedua tim bermain seri 1-1 sampai turun minum. Raul Jimenez mengejutkan Bayern usai membuka skor sebelum disamakan Arturo Vidal. Setelah jeda, Bayern berbalik unggul berkat gol Thomas Mueller di awal babak kedua. Namun, Benfica mampu menyeimbangkan kedudukan lewat pemain pengganti Talisca. âKami berjuang sampai akhir, jadi saya harus menyelamati para pemain saya dan suporter menakjubkan ini. Itu adalah sebuah laga yang bagus. Kami menghadapi sebuah tim yang sangat ampuh, yang tahu bagaimana mengatur tempo pertandingan. Kami berjanji akan menandingi Bayern dan kami melakukan itu,âkata pelatih Benfica Vitoria di situs resmi UEFA. Penjaga gawang Bayern Munchen, Manuel Neuer bahagia setelah timnya meraih satu tiket ke semifinal Liga Champions. âKami senang bisa lolos ke semifinal. Tapi klub seperti Bayern Munchen tentu ingin terus melangkah sampai juara,â ujarnya. Xabi Alonso menyebut Bayern Munich tetap bertekad untuk meraih trofi Liga Champions musim ini. Bukannya terganggu dengan kepindahan Pep Guardiola, situasi itu malah dijadikan motivasi tambahan. Alonso menyebut tak pilih-pilih lawan. Siapapun tim yang akan dihadapi, Bayern tak gentar. âKalau bisa menjadi juara maka trofi itu untuk Pep, klub, dan semua orang. Tapi kami harus ingat kalau kami masih memiliki satu lawan lagi sebelum mencapai final. Siapapun yang jadi lawan kami nanti pasti akan berat. Tapi kami sudah sangat dekat untuk mencapai final dan tentunya kami ingin mewujudkannya,â kata Alonso seperti dikutip Daily Mail. (h/san) LONDON, HALUAN â Manchester United maju ke semifinal Piala FA usai menang 2-1 atas West Ham United dalam partai replay babak perempatfinal di Up- ton Park, yang juga disebut Boleyn Ground, Kamis (14/ 4). Dibabak semi final Manchester United akan menghadapi Everton yang sebelumnya melaju ke babak tersebut usai menyisihkan Chelsea. MU unggul lebih dulu di menit ke-54 melalui gol Mar- cus Rashford.MU kemudian menambah keunggulan lewat gol dari Marouane Fellaini di menit ke-67. Baru sekitar 12 menit berselang West Ham mampu membalas untuk memperkecil ketinggalan melalui gol James Tomkins. âKami bermain defensif dengan amat baik. Kami tidak banyak membuang- buang kesempatan. Mereka banyak kehilangan bola dan saya percaya jika sedikit lebih tenang kami bisa memastikan kemenangan lebih cepat,â ucap Van Gaal ke- pada BBC. âSaat turun minum saya bilang ke pemain bahwa kami mesti memperlihatkan ketenangan di fase ketiga dan keempat. Kami kemu- dian melakukannya dengan lebih baik tapi saya percaya kami bisa memastikan de- ngan lebih cepat,âsebutnya. Manchester United suk- ses menjejak babak semifinal Piala FA usai menyingkirkan West Ham United. Kendati begitu, pencapaian tersebut belum layak untuk dirayakan sepenuhnya. Louis van Gaal, yang juga pernah mengun- jungi Wembley bersama tim- nas Belanda, tidak mau pe- mainpemainnya cepat puas. âSaya sudah pernah ber- main di sana dan pergi ke sana sebagai pelatih timnas Belanda, kalau tidak salah, bertanding melawan Inggris tahun 2000. Sekarang stadionnya baru, jauh ber- beda buat saya. Saya amat senang. Tapi, kami harus mencapai final, dengan be- gitu saya lebih senang lagi,â ujar Van Gaal seperti dilansir situs resmi klub. Manajer asal Belanda itu juga menyebut, titel juara Piala FA lebih penting un- tuk klub ketimbang untuk dirinya. Belakangan ini, Van Gaal sendiri sering diisukan tidak akan dipertahankan sebagai manajer United mu- sim depan.âItu (titel) tidak penting buat saya, (melain- kan) penting buat klub, buat para pemain, dan juga tim,â kata Van Gaal. (h/san) PEMAIN Munchen Muller melakukan selebrasi usai menjebol gawang Benfica. Pertandingan berakhir 2-2. IST MADRID, HALUAN â Atletico Madrid berhasil mengalahkan Barcelona dengan skor 2-0, Kamis (14/4) di Vicente Calderon dalam laga kedua babak perempat final Liga Champions. Kemenangan ini terasa istimewa, selain ber- hasil menyingkirkan Barcelona karena unggul agregat 3-2 dan meraih tiket ke semi final, ini merupakan kemenangan pertama Simeone atas Barcelona selama dilatih Enrique. dari pinggir lapangan itu menyenangkan. Momen- momen ini tidak akan kem- bali karena itu unik dalam sepakbola,â ucap Simeone usai pertandingan. Kekalahan dari Atletico Madrid makin menegaskan periode buruk yang dialami Barcelona. Bek Los Cules, Gerard Pique, mengakui bahwa hasil-hasil tersebut tak pernah pernah disangka akan menimpa timnya. âKami memang sedikit menurun. Anda tidak bisa selalu berada dalam bentuk terbaik Anda. Bisa makin baik atau makin buruk. Tim selalu lapar untuk mencetak gol tapi bola tidak mau masuk. Inilah sepakbola. Kami yakin bahwa kami sangat bagus, tapi tidak selalu tampil dalam per- forma terbaik,â ujar Pique di AS. âSaya tidak akan menyangkalnya tapi memang kami tidak mengharapkan pukulan setelak ini.Kami harus bangkit. Kami masih ada liga dan juga Copa del Rey. Dua kompetisi yag kami sangat ingin menangi,â tutupnya. Luis Enrique pasang badan, menyebut dirinya pantas disalahkan atas hasil buruk tersebut. âIni adalah bukti kami tengah berada di dalam lubang. Saya 99,9% untuk

disalahkan bukan 100 persen. Karena sayalah pelatihnya, yang paling ber- tanggung jawab,â ujarnya seperti dikutip dari BBC. Sejak awal Atletico tam- pil gencar menekan Barca dan bermain dengan tempo tinggi, mengandalkan se- ranganserangan cepat. Di lain sisi, Barca kesulitan menembus pertahanan ra- pat dan disiplin tuan rumah. Situasi makin menguntungkan Atletico ketika Griezmann mencetak gol di menit ke-36. Gol itu mem- buat mereka unggul gol tan- dang dengan skor agregat sama kuat 2-2.Sejak saat itu Barca mencoba mening- katkan tekanan, tapi Atle- tico mampu mengontrol permainan dengan menum- puk pemain di kotak pe- nalti. Barca terus kesulitan menciptakan peluang ber- sih. Atletico akhirnya bisa mengamankan tiket semifinal saat wasit memberikan pe- nalti di menit ke-88, menyu- sul handball Andres Iniesta. Griezmann menyelesaikan tugasnya dengan sepakan mendatar ke pojok kanan bawah.Skor 2-0 tak berubah sampai laga usai, yang artinya Atletico melaju ke semifinal dengan agregat 3-2. Semen- tara Barca harus memendam hasrat mempertahankan gelar juara. (h/san) Sebelumnya, Simeone selalu kalah sejak Enrique menangani Barca. Tujuh pertemuan sebelumnya di semua kompetisi selalu di- menangi Blaugrana. âKami tidak pernah berhenti per- caya, kami tidak pernah menyerah untuk apa yang ingin kami lakukan. Melihat SEMI FINAL â Dua gol dari Griezmann mengantarkan Atletico Madrid ke babak semi final Liga Champions. Atletico Madrid mampu mengalahkan Barcelona dengan skor 2-0. IST 18 OlahragaJumat, 15 April 20167 Rajab 1437 H www.harianhaluan.com „„„„„ Redaktur: Arda Sani „„„„„ Layouter: Wide SPFC Targetkan Papan Atas ISC IGC Sijunjung Hari ini Partai Final Digelar Singapura Terbuka Kevin /Marcus Kalahkan Juara Dunia SINGAPURA, HALUAN â Pebulutangkis ganda putra Indonesia Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon berhasil mengalahkan juara dunia 2014 dari Korea Selatan, Ko Sung Hyun/Shin Baek Cheol, di Singapura Terbuka. Mereka menyerang lawan tanpa ampun. Dalam babak kedua yang bergulir di Singapura Indoor Stadium, Kamis (14/4/ 2016), Kevin/Marcus kembali berhasil mengalahkan Sung Hyun/Baek Cheol. Kali ini mereka meraih hasil positif dengan skor 2119, 16-21, 21-14. Kemenangan itu menjadi kemenangan kedua atas pasangan Korea tersebut. Se- belumnya, Kevin/Marcus mengalahkan Sung Hyun/Baek Cheel di Malaysian Masters dengan skor 21-18, 21-17.âKami lebih siap dalam menghadapi mereka kali ini. Sudah beberapa kali bertemu, kami sudah mengerti permainan mereka seperti apa. Kami tahu mau bermain seperti apa. Dari awal per- mainan, kami terus menyerang lawan terlebih dahulu. Kami tidak mau diserang duluan oleh mereka,â tutur Marcus. âSaat di game kedua pada kedudukan 16- 16, kami banyak melakukan kesalahan sendiri. Saat itu kami merasa dibawah tekanan, sedangkan lawan malah naik rasa percaya dirinya,â Kevin menambahkan. âKami akui memang gelar super series di India membuat kami lebih percaya diri dan kami lebih banyak belajar. Tahun lalu, prestasi kami kurang bagus, lalu kami latihan lebih keras dan kini kami sudah tahu cara main yang pas untuk kami,â Marcus menjelaskan. Di babak perempat final yang akan berlangsung besok, Jumat (14/4), pasangan juara Malaysian Masters 2016 ini akan menghadapi unggulan keempat dari China, Fu Haifeng/Zhang Nan. âSoal besok (hari ini), kami ingin lebih mempersiapkan diri, walaupun kami hari ini main tiga game, tidak masalah. Kami sudah terbiasa, malah di sesi latihan lebih capek lagi dari ini, yang penting kami bisa menjaga kondisi,â sebut Kevin. Sementara itu ganda putri Indonesia, Greysia/Nitya meraih kemenangan mudah atas pasangan Korea Selatan, Go Ah Ra/yoo Hae Won. Greysia/Nitya menang 21-14, 21- 14 dalam tempo 37 menit. âPertandingan tadi (kemarin) berjalan dengan baik, sesuai dengan apa yang sudah kami diskusikan bersama pelatih kami (Eng Hian). Kami bisa menjalankan apa yang diinstuksikan pelatih dan mampu menerapkan strategi yang benar,â ujar Greysia. (h/san) PADANG, HALUAN â Semen Padang FC (SPFC) menargetkan untuk masuk papan atas turnamen Indonesia Soccer Champion- ship (ISC). Target tersebut dipasang berdasarkan skuad yang dimiliki Semen Padang saat ini. SIJUNJUNG, HALUAN â Partai final turnamen sepak- bola antar kecamatan Irman Gusman Cup (IGC) zona Kabupaten Sijunjung akan digelar hari ini, Jumat (15/4) di lapangan Prof.M.Yamin Muaro Sijunjung. Laga final ini akan mempertemukan kese- belasan Kecamatan Koto VII dengan tim Kecamatan Sum- pur Kudus. Kedua kesebelasan akan tampil habis-habisan, karena memperebutkan tiket IGC tingkat provinsi. Wakil Bupati, Arrival Boy dijadwalkan akan menutup turnamen IGC zona Sijunjung ini. Wabup Arrival Boy yang juga Ketua Pengkab PSSI Si- junjung ini akan mengha- dirkan pimpinan SKPD da- lam laga final tersebut. Tampilnya, tim Koto VII sebagai juara Grup B dan Sumpur Kudus di Grup A sudah diprediksi penonton, pecandu dan pengamat sepak bola di kabupaten berjuluk Ranah Lansek Manih. Tim Kecamatan Koto VII melaju ke babak final IGC zona Sijunjung setelah men- juarai Grup B.Anak binaan Camat Koto VII, Very Satria ini mendepak tim Kecamatan Sijunjung di laga penentu, Rabu (13/4), dengan skor 5 â 4 melalui adu penalti. Sebe- lumnya, anak Rang Tanjung Ampalu ini, juga menekuk tim se grup-nya, yakni tim sepak bola Kecamatan Ka- mang Baru dengan skor 1 â 0 dan tim Kecamatan Tanjung Gadang dengan angka 7 â 0. Begitu juga tim Sumpur Kudus. Dipartai penentu, Rabu (13/4) anak binaan Camat Sum- pur Kudus, Syamsu J, me- nyingkirkan tim Kecamatan IV Nagari dengan skor akhir 4 â 0. Di dua kali pertandingan sebe- lumnya, anak Sumpur Kudus ini juga berhasil mengalahkan tim Kecamatan Lubuk Tarok dengan angka 3 â 0, dan tim sepak bola Kecamatan Kupitan dengan skor 1 â 0. Pengamat sepak bola lo- kal. Erwin Syofyan mem- prediksi duel Koto VII dan Sumpur Kudus di partai final, bakal berlangsung seru, ka- rena mempertemukan dua tim juara grup. Bahkan di laga perebutan tiket IGC tingkat Provinsi Sumatera Barat ini, sebut dia, kedua tim akan mengeluarkan segala kemam- puan.â Laga final Koto VII dan Sumpur Kudus akan ber- langsung seru,â kata Erwin Syofyan kepada Haluan me- lalui telepon selularnya, Ka- mis malam (14/4). Kecamatan Koto VII dan Sumpur Kudus memiliki cacatan bagus dalam sepak bola antar kecamatan. Ter- akhir tahun 2014 lalu, kedua tim ini juga bertemu di partai final. Kedua tim ini memiliki keunggulan tersendiri.Dimata Erwin, tim Koto VII, secara teknik lebih unggul dari Sumpur Kudus. Sebaliknya tim Sumpur Kudus, jauh lebih kompak dari Koto VII. âKalau secara teknik, Ko- to VII lebih unggul, tapi secara ke kompakan, tim Sumpur Kudus jauh lebih baik dari Koto VII,â ucapnya. Meski masing-masing tim memiliki kelebihan, tim Koto VII harus mewaspadai striker Sumpur Kudus, Ronaldo. Erwin menilai, Ronaldo, mem- punyai kecepatan, dan sering menyulitkan pertahanan la- wan.â Ronaldo itu perlu diwas- padai. Dia itu haus gol, dan se- ring menyulitkan lini pertaha- nan,â tuturnya.(h/azn) âMelihat persiapan kami yang sangat serius, materi pemain yang tersedia, kami optimis bisa bersaing. Target kita adalah bisa berada di papan atas di akhir ISC A nanti,â ujar Direktur Utama PT Kabau Sirah Semen Pa- dang (KSSP) Daconi seperti dikutip dari Goal.com Untuk memperkuat tim, menurut Daconi, manaje- men sudah menindaklanjuti rekomendasi dari pelatih kepala Nil Maizar untuk me- ngikat kontrak dua pemain asing asal Brasil, Digeo Messias Dos Santos dan Marcell Sacramento.âKita sudah ikat kontrak mereka sesuai rekomendasi pelatih. Durasinya setahun, terhitung 13 April 2016,â kata Daconi. Daconi optimistis dua pemain asing itu akan mam- pu menjawab kebutuhan tim. Sebab, selama men- jalani masa seleksi di Semen Padang, keduanya menun- jukan permainan yang cu- kup menjanjikan. Sementara itu, tim Ka- bau Sirah sudah memulai latihan kembali kemarin setelah melakoni dua laga uji coba di Pulau Jawa. Da- lam laga uji coba itu, Semen Padang menang 3-0 atas Madura United, dan meng- gilas Persis Solo 6-1. Nil Maizar menyebutkan, waktu yang tersedia menjelang bergulirnya ISC A akan terus dimanfaatkan untuk mem- benahi timnya. Menurut Nil, timnya masih memerlukan beberapa kali uji coba. âDitundanya ISC A ini justru memberi kita waktu lebih panjang untuk per- siapan. Untuk rencana uji coba, kita akan bicarakan lagi dengan manajemen tim. Bisa keluar daerah lagi, tapi bisa juga dengan tim-tim lokal Sumbar,â ucap Nil. (h/gc) RAIH KEMENANGANâ Pebulutangkis ganda putra Indonesia Kevin/Marcus mengalahkan Sung Hyun/Baek Cheol dengan skor 21-19, 16-21, 21-14 dibabak kedua turnamen Singapura Terbuka, Kamis (14/4). IST www.harianhaluan.com „„„„„ Redaktur: Ryan Syair „„„„„ Layouter: Wide Nasional dan Internasional 19Jumat, 15 April 20167 Rajab 1437 H Utamakan Pencegahan Korupsi Mendagri Setuju Perwakilan KPK di Daerah AS Kirim Pasukan ke Filipina MANILA, HALUAN â Menteri Pertahanan Amerika Serikat (AS) Ash Carter, Kamis (14/4) mengumumkan pasukannya dan peralatan militer akan dikirim untuk keperluan rotasi ke Filipina. Selain itu, AS- Filipina telah memulai patroli bersama di Laut Cina Selatan. Kedua negara meningkatkan kerja sama keamanan di tengah kekhawatiran bersama atas tindakan Cina di wilayah ini. âPatroli bersama AS-Filipina di Laut Cina Selatan terjadi pada Maret dan yang kedua terjadi awal bulan ini dan akan terjadi secara teratur di masa depan,ââ kata Pentagon. Cina mengklaim hampir seluruh teritorial Laut Cina Selatan, yang diyakini memiliki cadangan minyak dan gas dalam jumlah besar. Brunei Darussalam, Malaysia, Filipina, Taiwan dan Vietnam juga memiliki mengklaim wilayah yang sama, dimana perdagangan senilai lima triliun dolar AS dikirimkan melalui laut ini setiap tahunnya. âNegara-negara di Asia-Pasifik menyua- rakan keprihatinan reklamasi tanah Cina, serta militerisasi di Laut Cina Selatan. Mereka menyuarakan keprihatinan mereka secara terbuka dan pribadi dalam pertemuan regional, dan forum-forum global,â ujar Carter saat di Manila, Filipina. Filipina telah membantah klaim Cina dalam kasus ini dan telah diajukan ke pengadilan arbitrase internasional. Carter menambahkan, sebuah pesawat militer AS dan 200 penerbang AS dari Angkatan Udara AS akan berada di Pangkalan Udara Clark, yang merupakan bekas pangkalan Angkatan Udara AS hingga akhir bulan. Seorang pejabat pertahanan AS mengatakan, AS memperkirakan akan ada tambahan pesawat untuk keperluan rotasi. Carter menambahkan, lima pesawat penyerang A-10C Thunderbolt dan empat pesawat lainnya tiga helikopter HH-60G Pave Hawk, dan sebuah pesawat operasi khusus MC-130H juga akan berada di Filipina hingga akhir bulan. Selain itu, 75 tentara AS, sebagian besar marinir, akan tetap berada di Filipina untuk mengikuti latihan militer bersama AS- Filipina pekan ini. âPasukan akan mendukung peningkatan operasi di kawasan itu,â kata Pentagon. (h/rol) Desakan Pencopotan Menteri BUMN Menguat Presiden Diminta Tak Gantung Isu Reshuffle Pengampunan Pajak Cukup Sekali JAKARTA, HALUAN â Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) DPR akan mengawal pembahasan RUU Pengampunan Pajak (Tax Amnesty) agar benar-benar untuk kepentingan bangsa, bukan sekedar untuk kepentingan para pengindar pajak yang cukup hanya melaporkan pajaknya tapi tidak membawa hartanya kembali ke Indonesia. âKita betul-betul mengawal pembahasan RUU ini. Untuk mendorong pertumbuhan ekonomi, dibutuhkan RUU Repatriasi Modal,â kata anggota Komisi IX dari PDIP Andreas Edy Susatyo dan Alex Lukman kepada wartawan, di Gedung DPR, Kamis (14/4). Sebenarnya menurut Andreas, sebelumnya sudah ada aturan kebijakan pengampunan pajak, yaitu penetapan Presiden RI No 5 tahun 1964 dan Keppres No 26 Tahun 1984 dan kemudian juga aturan yang dikeluarkan tahun 2008. âNamun aturan itu belum berhasil karena sistem administrasi perpajakan belum memadai dan kurang sosialisasi. Waktu itu ketergantungan penerimaan negara dari pajak belum sebesar sekarang. Disamping itu kepatuhan masih rendah,â jelasnya. FPDIP menginginan pengampunan pajak idealnya satu generasi cukup satu kali. âPengampunan pajak yang berulang akan membuat wajib pajak nakal mengakali dengan menunggu momen pengampunan,â jelasnya. Dia juga mencontohkan di Afrika Selatan yang pengampunan pajak dikaitkan dengan sistem pengendalian visa disertai rekonsiliasi pajak, dimana pengampunan tidak hanya didukung UU Pengampunan Pajak, tetapi didukung dengan UU Lalu Lintas Devisa. Jika RUU Tax Amnesty diundangkan dan diberlakukannya Automatic System of Information (AEoI) secara global tahun 2018 maka tidak bisa lagi orang kaya Indonesia bersembunyi dari kewajibannya untuk membayar pajak. âTidak ada lagi tempat untuk sembunyi karena pada 2018 akan diberlakukan Automatic System of Information (AEoI) secara global. Indonesia akan mem- berlakukan hal itu pada 2017 mendatang,â ujar Andreas. (h/sam) JAKARTA, HALUAN â Anggota FPDIP DPR Masinton Pasaribu menginginkan Menteri BUMN Rini Soemarno dicopot dalam re- shuffle kabinet karena kinerjanya tidak sesuai dengan nawacita dan lebih mementingkan kepentingan bisnis. Operasi Bersinar Rencong 2016 11 Hektare Ladang Ganja Ditemukan di Aceh âApalagi Pansus Pelindo II DPR RI sudah mere- komendasikan untuk men- copot Ibu Rini Soemarno. Akhir-akhir ini malah na- manya banyak muncul di berbagai skandal keuangan seperti Panama Papers, persidangan di China, pem- bangunan KA Cepat yang bukan kepentingan rakyat. Maka sudah seharusnya dia dicopot,â tegas Masinton dalam diskusi âReshuffle Kabinetâ di Gedung DPR RI Jakarta, Kamis (14/4). Presiden kata Masinton, sesungguhnya sudah tahu kinerja menterinya; mana yang bekerja untuk kepen- tingan nasional dan untuk kepentingan bisnis. Seperti halnya dalam kasus KA Cepat Jakarta - Bandung, Blok Masela, dan proyek- proyek besar lainnya, yang tidak sejalan dengan nawa- cita Jokowi. âKalau untuk kepentingan bisnis, itu ber- arti nawacita gadungan atau bedacita,â ujarnya. Pengamat politik dari UI Agung Suprio menya- yangkan kalau reshuffle tidak dilakukan dengan in- dikator kinerja, melainkan dengan isu yang berkem- bang. Seperti ketika terjadi kebakaran hutan, maka Menteri Kehutanan dan Transmigrasi Siti Nurbaya diisukan akan dicopot. Ke- mudian isu terlibat korupsi dana Bansos Gubernur Sumatera Utara yang me- nyeret Patrice Rio Capella (Sekjen NasDem), Keja- gung HM. Prasetyo didesak dicopot. Selain itu muncul kegaduhan menteri dalam kasus PT. Freeport, maka Rizal Ramli dan Sudirman Said didesak dicopot. Terakhir di Panama Papers ada nama Rini Soemarno, persida- ngan di China menyebut Rini dapat 5 juta dollar AS, juga dalam proyek KA Cepat Jakarta - Bandung. âJadi, pertimbangan reshuffle itu harus dengan indikator. Jangan model khas Indo- nesia, yang lebih

mene- kankan pada faktor politik dan tekanan publik,â kata Agung. Namun dia menegaskan, dalam kekuasaan tak mungkin tak ada bagi-bagi jaba- tan. Apalagi pemerintah sa- ngat tergantung pada DPR. Maka wajar jika Presiden se- lalu tawarmenawar dengan parpol pendukung. Tapi, parpol tetap harus menga- jukan orang-orang kapabel, layak, dan profesional. Jangan sampai Jokowi- JK ini menggantung isu reshuffle yang sudah 6 bulan ini, justru akan menjadikan kabinet tak bisa kerja de- ngan baik, dan tak sejalan dengan nawacita Jokowi,â pungkasnya. Dia juga menilai dalam pemerintahan sekarang ini seperti ada matahari kem- bar (Jokowi vs JK). Se- hingga selalu terjadi tarik- menarik dalam banyak hal strategis negara termasuk reshuffle kabinet, yang da- lam 6 bulan terakhir ini terus menjadi wacana liar, namun Presiden tidak me- respon dengan tegas tentang ada dan tidaknya reshuffle dimaksud. âPresiden Jokowi bi- lang masih tunggu persetu- juan dari parpol. Jadi, se- olah-olah keinginan Jokowi dan JK berbeda, akibat ti- dak ada komunikasi dan formula yang disepakati mereka. Inilah yang disebut Presidensial âbanciâ, karena masih menunggu perse- tujuan parpol, tunggu Muk- tamar PPP, tunggu Munas Golkar dan lain-lain. Kalau itu benar, berarti Golkar dan PPP akan masuk,â kata Agung. sekretaris FPKB DPR RI Cucun Ahmad Syam- surrijal mengatakan, isu reshuffle dihentikan, agar menteri-menteri bisa be- kerja dengan baik dan se- jalan dengan nawacita. âPak Presiden memahami kinerja menterinya, dan menteri PKB sudah bekerja dengan baik, dan benar, meski mungkin belum maksimal. Dan, kalau menteri PKB banyak diberitakan berarti sudah bekerja dengan baik,â tambah anggota Komisi IV DPR RI itu. Namun demikian kata Cucun, terjadinya pro dan kontra itu wajar di masyarakat. âTapi, kalau harus dievaluasi, kita serahkan kepada Presiden Jokowi. Syukur-syukur kalau ada evaluasi itu tidak meng- ganggu jalannya PKB seba- gai pendukung Presiden Jokowi sejak awal,â ungkap politisi dari Dapil Jawa Barat itu. Anggota DPR dari FPPP Arwani Thomafi menya- takan, mendukung peme- rintah itu memang suatu keha- rusan bagi pemerintahan yang sah, agar bisa bekerja dengan baik, dan mampu mensejahterakan rakyat. âJa- di, PPP tak terkait dengan masalah jatah kursi menteri maupun kekuasaan yang lain. Sebab, setelah Presiden dan Wapres dilantik, dukungan itu sudah selesai dan terus bekerja,â tambahnya. Tapi, kalaupun Presiden harus mereshuffle, ulasnya, maka pertimbangannya de- mi perbaikan kinerja peme- rintahan. Seperti kelemahan koordinasi antarmenteri selama ini. Sebut saja kasus demo gojek dan taksi online kontra taksi konvensional. âKalau Menhub RI dan Menkominfo RI respon sejak awal, maka kericuhan dalam demo itu tidak akan terjadi di Jakarta,â jelas Arwani. (h/sam) JAKARTA, HALUAN â Men- teri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo mengatakan akan berkoordinasi dengan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait permintaan untuk membentuk per- wakilan KPK di daerah. Ia menilai perwakilan KPK diper- lukan guna menjalankan fungsi pencegahan korupsi di daerah. âKami akan buat surat ke- pada KPK dan berkoordinasi dengan KPK, prinsipnya pencegahan yang diutamakan,â kata Mendagri melalui pesan singkatnya, Kamis (14/4). Ia menilai pencegahan me- rupakan langkah yang paling efektif untuk menekan jumlah pejabat atau penyelenggara negara yang terlibat kasus korupsi. Semakin hari, dia menjelaskan, jumlah pejabat maupun penyelenggara negara terlibat korupsi semakin ba- nyak.âJadi saya kira, KPK perlu membentuk perwakilan di daerah, juga fungsi pen- cegahan oleh KPK harus di- tingkatkan,â kata Tjahjo. Sebelumnya, Tjahjo juga mengaku heran dengan masih adanya kepala daerah maupun pejabat daerah yang tersandung kasus korupsi. Dia menilai Pemerintah selama ini tidak kurang-kurangnya mempe- ringatkan kepala daerah untuk tidak bermain di area rawan korupsi. âKenapa tidak jera juga dan masih tetap bermain di area rawan indikasi ko- rupsi,â kata Tjahjo. Menurut dia, tersangkutnya kepala daerah dalam kasus korupsi selama ini semestinya menjadi perhatian bagi kepala daerah lainnya untuk menjauhi area-area rawan tersebut. Apa- lagi kata dia, pembinaan dan pembekalan selalu dilakukan kepada setiap kepala daerah yang terpilih. âHarusnya kasus-kasus la- ma jadi perhatian setidaknya menjaga diri sendiri yang se- dang menjabat,â ujar mantan anggota DPR RI tersebut. Diketahui, tersangkutnya Bupati Subang ini makin me- nambah jumlah kepala daerah yang tersangkut dugaan kasus korupsi. Setelah Jumat (8/4) lalu juga, KPK menetapkan Bupati terpilih Rokan Hulu, Riau, Suparman sebagai ter- sangka kasus dugaan suap pem- bahasan RAPBD Riau 2014/ 2015. (h/rol) ACEH, HALUAN â Tim gabungan dari Polres dan Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Aceh Selatan, kembali menemu- kan ladang ganja siap panen seluas dua hektare di Gu- nung Namo Karang, Keca- matan Kluet Utara, Kamis (14/4). Dengan penemuan ini, maka selama berlangsung- nya operasi Berantas Sin- dikat Narkoba (Bersinar) Rencong 2016, Polres dan BNNK Aceh Selatan telah berhasil menemukan ladang ganja siap panen sekitar 11 hektare. Sebelas hekatre tersebut terdiri atas sekitar satu hektare di Gunung Desa Sawah Ting- keum, Kecamatan Bakongan Timur, sekitar delapan hek- tare di Gunung Desa Jambo Papeun, Kecamatan Meukek dan terakhir dua hektare di Gunung Desa Ruak, Keca- matan Kluet Utara. Operasi di Gunung Na- mo Karang, Desa Ruak ter- sebut dipimpin langsung Kapolres Aceh Selatan AKBP Achmadi SIK, dan didampingi Kepala BNNK Aceh Selatan, Nuzulian, Ka- bag Ops Polres, AKP Masril, Kasat Intelkam AKP Ja- maluddin SH, Kasat Lantas AKP Iwan Gayo SPdi. Ke- mudian, Kapolsek Kluet Utara Iptu Jetra Hamidi, Danramil Kluet Utara, Kap- ten Inf Tajuddin serta pu- luhan anggota Reskrim Pol- res dan BNNK serta personil Polsek Kluet Utara. Kapolres Achmadi ke- pada wartawan mengatakan, keberadaan ladang ganja di Gunung Namo Karang ter- sebut diperoleh dari laporan masyarakat setempat. Menin- daklanjuti informasi tersebut, tim gabungan bersenjata lengkap dengan kekuatan 30 per- sonil, langsung melancarkan operasi Bersinar. Untuk menyergap pe- milik ladang ganja tersebut, petugas bergerak dari Tapak- tuan sekitar pukul 05.00 WIB pagi dan baru sampai di lokasi sekitar pukul 07.00 WIB. Namun, saat petugas sampai di lokasi, meskipun berhasil menemukan ladang ganja tapi tidak berhasil membekuk pemiliknya karena setelah diperiksa gubug yang berlokasi di tengah ladang dalam kondisi kosong. Langkah penyisiran yang dilakukan di se- kitar ladang ganja itu juga tidak berhasil men- dapati pemilik tana- man haram tersebut. âUntuk menuju ke lokasi, petugas harus berjalan kaki dari per- kampungan penduduk Desa Ruak sekitar dua Km atau selama satu jam perjalanan, dengan melewati lahan persawahan, kemudian perkebunan kelapa sawit serta kebun kemiri milik warga setempat,â ujarnya. Kemudian dilanjutkan perjalanan menyusuri lereng gunung yang terjal dan ber- liku baru sampai di TKP. Lokasi ladang ganja tersebut berada di puncak gunung yang dipenuhi bebatuan besar, di sela-sela batu besar itulah ditanami tanaman ganja, ujar Kapolres. (h/rol) ILUSTRASI Ganja SEJUMLAH anggota Wanita Indonesia Tanpa Tembakau (WITT) Jawa Timur menunjukkan brosur cara berhenti merokok ketika kampanye berhenti merokok di Stasiun Gubeng, Surabaya, Jawa Timur, Kamis (14/4). Kegiatan tersebut untuk mengajak masyarakat agar segera berhenti merokok dan mensosialisasikan bahaya merokok. ANTARA FOTO PRESIDEN LEPAS PENYU SISIK â Presiden Joko Widodo (tengah) bersama Menteri LHK Siti Nurbaya (kanan), Wagub DKI Djarot Saiful Hidayat (kedua kanan) melepaskan penyu sisik dewasa saat pencanangan Gerakan Nasional Penyelamatan Tumbuhan dan Satwa Liar di Pulau Karya, Kepulauan Seribu, Jakarta, Kamis (14/4). Presiden menyerukan pentingnya menjaga kelestarian alam antara lain dengan menanam pohon, menjaga rantai ekosistem baik hewan dan tumbuhan, serta tidak mengotori alam dengan sampah. ANTARA FOTO Pemerintah Australia Diminta Waspada Investasi Cina Dikhawatirkan Pengaruhi Keamanan Nasional MELBOURNE, HALUAN â Seorang pakar keamanan dan kebijakan internasional me- meringatkan, para politisi Australia seharusnya tak silau dengan uang dari Cina saat menjual infrastruktur penting, seperti pelabuhan dan jaringan listrik. Peter Jennings, kepala Ins- titut Kebijakan Strategis Aus- tralia dan pemimpin panel ahli yang memberi rekomendasi Pemerintah Australia soal kebi- jakan pertahanan terbaru menga- takan kepentingan keamanan nasional juga perlu untuk di- pertimbangkan. âMasalahnya adalah ka- rakter bisnis Cina, karena hubungan dekatnya dengan Partai Komunis. Perusahaan Cina tak bisa dikategorikan transparan, dan ketika pergi ke luar negeri, tak mengungkap- kan peran partai dalam hal pengambilan keputusan pe- rusahaan, dan tak menjelaskan bagaimana bisnis itu kemu- dian bisa dihubungkan kem- bali dengan pembentukan in- telijen Cina,â jelasnya. Dengan Cina, kini, menjadi mitra dagang terbesar Australia, itu berarti, pemerintah Australia harus berhati-hati menelaah antara manfaat ekonomi dari investasi dengan setiap impli- kasi yang mungkin berpengaruh terhadap keamanan nasional. âMengingat volume inves- tasi Cina yang berpotensi ma- suk ke Australia sekarang, Pemerintah Australia tak bisa hanya melihat uangnya, mereka harus benar-benar memahami apa implikasi strategis dengan memiliki begitu banyak inves- tasi Cina di Australia, ketika orang-orang bisnis itu bisa terikat begitu erat dengan Partai Komunis,â ujar Peter. Pekan Australia atau Aus- tralia Week baru saja dimulai di Cina, dengan delegasi perdagangan Australia menjajakan manfaat dan keuntungan yang dimiliki Australia kepada calon investor asal Cina. Perdana Menteri Australia, Malcolm Turnbull, juga akan menghabiskan dua hari di Cina mengadakan pembicaraan de- ngan Presiden Xi Jinping dan Perdana Menteri Li Keqiang. Peter mengatakan, penting bagi PM Turnbull untuk me- ningkatkan kewaspadaan ten- tang investasi asing dan ke- pentingan nasional Australia dalam pertemuan itu. âSaya pikir cara terbaik untuk menghadapi itu adalah menjadi terang-terangan tentang hal itu, untuk memiliki aturan investasi asing yang lebih jelas tentang apa yang bisa dan benar- benar tak bisa diinvestasikan. Masyarakat berharap PM Turn- bull akan siap berdiskusi itu dengan Cina,â sebutnya. (h/rol) „„„„„ Redaktur: Atviarni „„„„„ Layouter: Rahmi 20 Jumat, 15 April 20167 Rajab 1437 H www.harianhaluan.com Kota Solok Wakil Walikota Canangkan PMTAS Gerbong Mutasi Segera Bergulir Kelompok Tani Dilatih Membuat Kompos Ketua DPRD Tagih Janji Kadispora SOLOK, HALUAN â Ketua DPRD Kota Solok Yutriscan menagih janji Kepala Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata (Kadispora) Dusral untuk bisa mem- bebaskan lahan pembangunan Gelanggang Olahraga (GOR) di Kota Solok karena sesuai komitmennya, siap membebaskan lahan jika anggaran untuk itu sudah dialokasikan. âSaya sekarang menantang Kepala Dinas Pemuda Olahraga dan Parawisata Kota Solok untuk bisa membuktikan ucapannya yang sanggup membebaskan lahan untuk GOR itu, dilain pihak DPRD sudah mengalokasikan dana secara ber- tahap dari 2015 dan 2016, jelas Yutriscan menjawab âHaluanâ di sela-sela pem- berian makanan tambahan anak sekolah di Destamar Ampang Kualo Rabu(13/4). GOR itu memang sudah saatnya diba- ngun di Kota Solok karena hanya kota kecil ini saja yang belum memiliki fasilitas olahraga, jika GOR itu sudah terwujud, Kota Solok bisa pula menjadi tuan rumah Pekan olahraga provinsi (Porprov), se- mentara fasilitas olahraga lain suda ada. Seperti batminton, bola voli, sepak takraw dan cabang lain yang tidak butuh lahan besar bisa dipakai. Hanya saja untuk lapangan bola kaki, atletik dan lainnya belum dimiliki, makanya GOR itu perlu dibangun di Kota Solok, dari GOR itu bisa dilaksanakan bermacam cabang olahraga yang diperlombakan pada Porprov, jelas Yutriscan. Sebagai kota perlintasan dengan yang kaya akan atlit olahraga, rasanya sudah malu dengan daerah lain yang belum mendapat giliran melaksanakan Porprov. Kabupaten yang baru saja dimekarkan sudah mampu menjadi tuan rumah Porprov, kenapa Kota Solok yang sudah hampir setengah abad berdiri belum pernah menjadi tuan rumah, ini perlu menjadi acuan bagi Pemda Kota Solok. Salah satu yang perlu dihadirkan adalah GOR itu. Sementara Kepala Dinas Pemuda Olahraga dan parawisata Dusral yang ditanya âHaluanâ mengakui kalau masalah tanah pembangunan GOR sudah dalam perencanaan, tanah itu sudah dijajaki sejak 2 tahun lalu dan berada dalam tangan tim pembebasan. (h/alf) Pulau Belibis Terus Dibenahi SOLOK, HALUAN â Gerbong mutasi pasti akan bergulir di lingkungan Pemda Kota Solok. Namun kapan waktunya ditunggu saja karena seka- rang Walikota Solok Zul Elfian dan Wakilnya Reinier sedang merumuskan dan meminta masukan dari Ba- dan pertimbangan pangkat dan jabatan(Baperjakat) untuk menempatkan perso- nil. Presiden saja yang sudah dilantik juga menyusun ka- biniet barunya, tidak ter- kecuali bagi pasangan Zul Elfian/Reinier yang baru menakodai Pemda Kota Solok juga menentukan si- kap terhadap kabinet baru- nya yang akan membantu dalam melaksanakan tugas- tugas pemerintahan dan kemasyarakatan nantinya. âIya doong...mutasi ga- lodo bakal digelar di ling- kungan Pemda Kota Solok dan tidak perlu menunggu 6 bulan setelah dirinya dil- antik Gubernur, karena mutasi itu merupakan ke- butuhan organisasi yang perlu dilaksanakan,â jelas Wakil Walikota Solok Reinier menjawab âHaluanâ usai pencanangan Program Makanan Tambahan Anak Sekolah (PMT AS) di Des- tamar Ampang Kualo Rabu (13/4). Tentang siapa saja yang akan mengisi kabinet baru- nya, Reinier belum mau memberi keterangan karena saat ini dirinya bersama Walikota sedang menyusun orang-orang yang akan di- tenpatkan untuk jabatan tertentu. Pak Walikota me- nginginkan adanya refrmasi birokrasi, maksudnya antara lain dimulai dari pembersi- han kabinet sesuai dengan latarbelakang pendidikan. Pejabat yang akan me- mangku jabatan haruslah orang-orang pilihan dan memiliki kecakapan yang baik dan yang lebih penting lagi memangku jabatan se- suai keahliannya, tidak mungkin kita menyerahkan jabatan yang bukan pada ahlinya karena yang rugi itu masyarakat dan pemerintah daerah. Menjelang dihelatnya mutasi bagi eslon II, III dan IV itu, Reinier meminta pada pejabatnya agar tidak perlu gelisah apalagi tidak kosenterasi dalam melaksanakan tugas yang sudah diemban, selaku aparatur yang baik, haruslah bekerja profesional dan maksimal setiap hari, kendati besok dimutasikan ataupun non job. Renier juga mengakui beredarnya issu tentang mutasi, kabar itu sudah sering

sampai ke telinga saya tentang penyegaran pejabatnya, namun Wakil Walikota itu belum bisa memastikan kapan dilaksanakan mutasi. Paling tidak diprediksi bulan depan su- dah bisa dilaksanakan asal- kan kajian dan analisa sudah selesai. Dalam pengisian jabatan nanti, Reinier tidak menam- pik adanya pejabat yang pindah ke organisasi baru. âBahkan tidak tertutup ke- mungkinan ada yang non job karena jumlah jabatan yang tersedia tidak seimbang dengan orang-orang yang akan mengisinya. Karena ketidak seimbangan itu ter- jadinya âpetakaânon job,â ungkapnya. (h/alf) BERIKAN MAKANAN â Wakil Walikota Solok Reinier memberikan makanan pada anak-anak PAUD Destamar Ampang Kualo Rabu. Pemberian makanan sebagai bentuk penambahan gizi bagi anak-anak usia dini.ALFIAN SOLOK, HALUAN â Wakil Walikota Solok Reinier me- ngatakan, untuk melahirkan generasi yang cerdas dan terampil, bisa diawali dari menkonsumsi makanan yang bergizi dan berimbang sejak dari balita sampai remaja. Karena dengan memakan makanan yang bergizi, anak- anak akan tumbuh dengan baik dan cerdas dalam ber- fikir. âPemerintah daerah sa- ngat konsen dan peduli akan hal itu. Buktinya dimulai dari Pemberian Makanan Tam- bahan Anak Sekolah (PM- TAS), baik ditingkat Pendi- dikan usia Dini (PAUD) maupun SD dengan mengaloka- sikan anggaran dari daerah,â jelas Reinier ketika penca- nangan PMT AS bagi sekolah PAUD Destamar Ampang Kualo Kelurahan Kampung Jawa Rabu (13/4) Di Kota Solok jumlah anak-anak PAUD maupun SD memang cukup banyak, na- mun belum semua anak-anak pada jenjang pendidikan itu yang bisa dibantu, setidaknya baru 400 anak-anak yang su- dah dialokasikan anggaran dan masih tinggal 200 anak lagi yang belum terkafer oleh- nya, Namun demikian Pemda Kota Solok juga bersyukur, kekurangan itu bisa diatasi menajemen sekolah dan ko- mite sekolah. Perlunya pemberian ma- kanan tambahan bagi murid PAUD dan SD mengingat pada usia tersebut memiliki masa pertumbuhan yang baik, yang bersangkutan membu- tuhkan vitamin dan gizi untuk membantu perkembangan anak. Jika anak-anak sejak dini diberi makanan bergizi sudah jelas melahirkan anak- anak yang sehat. Didalam tubuh yang sehat tentu ter- dapat pikiran yang sehat dan cerdas. Untuk melahirkan anak yang sehat tidak hanya meng- andalkan guru dan pemerintah semata, namun kepe- dulian orang tua juga sangat dominan, di sekolah anak- anak hanya bertatap muka dengan guru 3-4 jam sehari. Selebihnya, anak-anak banyak dibawah pengawasan orang tua. Orang tua haruslah ba- nyak memperhatikan tingkah laku anak sehari-hari agar tidak jatuh pada kenakalan remaja. Dewasa ini diakui Wakil Walikota Solok, Sumatera Barat umumnya dan Kota Solok khususnya sedang gen- car memerangi narkoba dan obat terlarang lainnya, ting- ginya kewaspadaan peme- rintah dan masyarakat karena bahaya narkoba mengancam keselamatan generasi muda yang selama ini diagung- agungkan sebagai estafet pembangunan. Agar generasi muda tidak terjerumus akan penggunaan Narkoba itu, pengawasan orang tua di rumah sangat diharapkan sekali, jika sese- orang sedang mencoba me- nikmati Narkoba itu, lama kelamaan mulai terbiasa dan pada gilirannya sudah keta- gihan. Jika ketagihan sangat- lah sulit mengendalikan, beber Reinier. Ketua DPRD Kota Solok Yutriscan dalam kesempatan itu juga memberi apresiasi pada pihak sekolah dan komite yang sudah mampu melaksanakan prgram PMT- AS secara bersama-sama dan khusus bagi yang belum tertanpung dalam anggaran malahan dicarikan jalan kelu- arnya dengan mengalokasikan dana sekolah dan komite sekolah Ini menunjukan suatu kepe- dulian bersama antara sekolah dan komite karena diakui belum semua anak-anak yang bisa ditampung dalam anggaran untuk membiaya PMTAS dimaksud. Oleh karenanya kekurangan tersebut agar dilaporkan ke DPRd secara berjenjang. (h/alf) SOLOK, HALUAN â Ob- jek wisata pulau Belibis di kelurahan Kampung Jawa lebih kurang 2 Km dari pasar Solok terus dibenahi oleh Dinas Pemuda Olah- raga dan Parawisata agar objek wisata andalan Kota Solok itu banyak didatangi orang untuk berekreasi. Kepala Dinas pemuda Olahraga dan Parawisata Kota Solok Dusral yang dihubungi âHaluanâ di kan- tornya Rabu (13/4) menga- takan, objek wisata strategis itu selama ini hanya dikenal dengan taman rekreasi yang dilengkapi permainan anak-anak dan taman pra- muka. Namun sejak 2 bulan lalu sudah dilengkapi lagi dengan kolam renang. Pembangunan kolam renang sepanjang 25 m x 12,5 m itu memanfaatkan anggaran 2015, sekarang bangunan itu sudah mulai dimanfaatkan oleh anak- anak dan remaja untuk mandi-mandi. Setiap sore cukup ramai remaja mandi- mandi di kolam renang yang berada dalam ling- kungan objek wisata terse- but. Hanya saja fasilitas masih kurang, diantaranya kamar bilas untuk pria dan wanita. Kendati kolam renang itu masih uji coba, namun sudah dibuka untuk umum, kita sudah membolehkan siapa saja untuk berenang ke kolam renang yang ada di objek wisata pulau be- libis, pemanfaatan kolam renang juga menambah tingkat kunjungan masya- rakat ke objek wisata alam yang dibenahi sejak tahun 1984 silam. Kota Solok tambah Dusral memang tidak punya kekayaan alam lain- nya yang bisa dibanggakan untuk bisa menambah Pen- dapatan Asli Daerah(PAD) namun hanya objek wisata yang terus dikemas agar orang mau datang ke Kota Solok. Objek wisata Pulau Belibis yang menjadi ke- banggaan masyarakat dan pemerintah daerah tidak ingin tenggalam ditelan zaman, makanya sejak dini terus dibenahi dengan fa- silitas yang bisa menjadi daya tarik pengunjung. Sekarang baru kolam renang yang bisa diwu- judkan, kemudian juga sedang dirancang pula ta- man burung bahkan untuk jangka panjang juga dirancang kereta gantung seperti halnya yang ada di Taman Mini Indonesia Indah (TMII). Dilihat dari tofografi Kota Solok, kereta gantung sangatlah cocok dan bisa ditanam investasi. âSaya memang sering bermimpi, namun apakah mimpi itu bisa diwujudkan untuk membangun Kota Solok disektor wisata itu, beber Dusral karena po- tensi untuk kereta gantung sangat baik, pohon kayu yang berbahaya yang bisa jadi faktor penghalang ti- dak ada di Kota Solok, makanya kereta gantung itu bisa dimulai dari Laing yang terus berputar me- nelusuri jalan ke pasar Solok dan kawasan lainnya. (h/alf) BEROPERASI â Kolam renang yang dibangun di kawasan objek wisata pulau Belibis Ampang Kualo Kota Solok sudah beroperasi sejak 1 bulan lalu, tiap sore kolam renang itu dibanjiri anak-anak untuk mandi. ALFIAN BUDIDAYA CABAI â Budidaya cabai kini terus menggeliat bagi petani di Kota Solok, tingginya animo petani mengusahakan cabai karena harga cabai terus membubung mencapai Rp50.000/kg. ALFIAN SOLOK, HALUAN â Pe- ngurus dan anggota kelom- poktani se Kecamatan Tan- jung Harapan Kota Solok dilatih tentang pembuatan pupuk kompos dengan ba- han baku dari jerami padi selama 1 hari penuh di kan- tor setempat jalan raya Tran- sat Kelurahan Kampung Jawa Selasa(12/4). Selain dari anggota ke- lompoktani, pelatihan pembuatan pupuk organik itu juga diikuti mahasiswa Fakultas Pertanian Uni- versitas Mahaputra Muham- mad Yamin, apalagi instruk- tur didatangkan dari Dosen Faperta Budi Santosa. Kepala Dinas Pertanian Perikanan Kehutanan Kota Solok diwakili Edi Haryanto mengatakan, pemberian bimbingan bagi petani mem- buat pupuk organik sebagai konsekwensi menambah ke- terampilan petani jika terja- di kelangkaan pupuk an organik. Selama ini petani sangat jarang memakai pu- puk organik, pada hal ba- nyak keuntungan bagi tanah dan tanaman serta efisiensi dalam cost produksi. Sehabis panen padi, pe- tani umumnya membakar jerami karena diburu musim tanam berikutnya, pada hal jerami itu adalah hak tanah yang harus dikembalikan lagi, hak petani hanyalah bulir padi yang bisa dibawa pulang ataupun dijadikan uang. Tapi karea ketidak mampuan petani mengolah jerami untuk pupuk organik, sering dibakar. Oleh karenanya Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Tanjung Harapan melirik jerami padi dijadikan pupuk organik karena di Kota Solok cukup banyak jerami yang dibakar begitu saja tanpa dijadikan industri hilirnya. Kandungan dari pupuk organik dengan ba- han baku jerami juga terdapat unsur N,P dan K yang berfungsi untuk pertumbuhan tanaman. Sebelum dilakukan pem- buatan pupuk kompos, ins- truktur Budi Santosa memaparkan tentang tiori pembuatan pupuk kompos dengan bahan baku jerami. Pada intinya, jerami yang sudah disediakan ditunpuk setinggi 1 meter secara berlapis. Lapisan awal diberi trikodarma dan bahan pelapuk jerami, Selama 1 minggu tun- pukan dibalik dan setelah 1 bulan, pupuk sudah matang dan siap diberikan pada tanaman sebagai pupuk da- sar. Pupuk kompos kata Budi Santosa tidak mengan- dung zat kimia, jika tanaman yang dipupuk dengan kom- pos, tingkat keracunan tubuh bisa teratasi. (h/alf) 21 www.harianhaluan.com „„„„„ Redaktur: Atviarni „„„„„ Layouter: Rahmi Jumat, 15 April 2016 7 Rajab 1437 HPasaman Ekspedisi ke Bukit Sikai Mengelolah Kembali Tanah Ulayat yang Dulu Ditinggalkan BP2KP Gelar Lomba Asah Terampil ASAH TERAMPIL â Kepala BP2KP Kabupaten Pasaman berfoto bersama dengan peserta lomba asah terampil Kelompok tani, kemarin. PASAMAN, HALUANâ Badan Pelaksana Penyuluhan dan Ketahanan Pangan (BP2KP) Kabupaten Pasaman menggelar lomba asah terampil antar kelompok tani, Rabu (13/4). Kepala BP2KP Kabu- paten Pasaman, drh. Ru- dhastia menyebutkan, ke- giatan lomba ini bertujuan untuk meningkatkan krea- tivitas antar anggota kelom- pok tani. âAcara ini, selain dapat meningkatkan hubu- ngan (ukhuwa islamiyah) sesama kelompok tani, juga merupakan acara ini sebagai bentuk program pembinaan terpadu kepada kelompok tani,â kata Rudhastia. Untuk tahun ini, BP2KP sengaja melaksanakan program pembinaan terpadu terhadap para kelompok tani melalui bidang tata penyuluhan BP2KP. Ia ber- harap, para peserta dapat mengikuti lomba tersebut dengan semangat yang ting- gi dan keluarkan segala kemampuan yang ada. Rudhastia melanjutkan, kegiatan tersebut dapat menambah wawasan selu- ruh anggota kelompok tani dalam bidang pertanian. Ditambahkan Novery Ilyas, Ketua Panitia Lomba menyebutkan, peserta me- rupakan kelompok tani utusan dari UPT Badan Penyuluhan Kecamatan sesuai dengan usulan dan terdaftar dalam SK Kegiatan Lomba. Setiap UPT tidak boleh mengirimkan lebih dari satu kelompok tani dan pelaksanaan lomba ini dii- kuti sebanyak enam peserta saja, sesuai dengan jumlah UPT Badan Penyuluhan yang ada di Kabupaten Pasaman. (h/col) Wakil Ketua TP PKK Kunjungi Pasaman PASAMAN, HALUANâ Wakil Ketua Ge- rakan TP-PKK Provinsi Sumatera Barat, Ny. Wati Nasrul Abit, berkunjung ke Kabupaten Pasaman dalam rangka silaturahmi seka- ligus memonitoring pelaksanaan kegiatan PKK di daerah itu. Rombongan disambut oleh Wakil Bupati Pasaman Atos Pratama selaku pembina gerakan PKK Kabupaten Pasaman, Ketua TP- PKK Pasaman Ny. Gustinar Yusuf Lubis, Wakil Ketua TP-PKK Ny. Mira Atos Pratama, dan sejumlah pengurus PKK daerah tersebut. Wakil Bupati Pasaman Atos Pratama menyampaikan permintaan maaf atas ketidakhadiran bapak Bupati Pasaman Yusuf Lubis pada acara tersebut. Namun, ada pesan Bupati yang dititip ke Wabup untuk disampaikan kepada tamu daerah. Kata Wabup Atos Pratama, momentum ini sangat penting sekali mengingat peme- rintah daerah diberi kewenangan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Sangat disadari, peningkatan kesejahteraan masyarakat tidaklah tanggung jawab peme- rintah daerah semata, namun ada orga- nisasi-organisasi dan pihak swasta untuk dapat mengambil peran. Salah satu organ- isasi PKK yang membantu pemerintah daerah untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, terutama kaum perempuan. âPKK harus terus hadir dalam masyarakat dan ikut andil dalam mensukseskan program pemerintah yang berbasis kerakyatan. Untuk itu, peran PKK di Kabupaten Pasaman akan terus ditingkatkan untuk semua bidang guna suksesnya program dan terpadu dengan program-program SKPD,â terangnya. Ia menegaskan, ke depannya tidak ada lagi ada kegiatan yang sifatnya seremonial dan hanya mencari pratise juara semata. Paradigma itu harus dirubah karena itu bukanlah jiwanya penggerak PKK. Untuk dapat berkiprah lebih, kata Wabup Atos Pratama, pemerintah kabupaten akan mendukung penuh program PKK dan mendorong komitmen dari para pemangku kepentingan, apakah kepala daerah maupun kepala dinas. âDukungan kami tentunya dalam bentuk dukungan ketersediaan anggaran bagi pkk dan organisasi wanita lainnya di daerah ini untuk dapat melaksanakan program kerja nyata di tengah- tengah masyarakat,â pungkasnya. (h/col) MTs Swasta TI Penyelenggara UN Berintegritas PASAMAN, HALUANâ Prestasi membang- gakan ditorehkan oleh Madrasah Tsana- wiyah (MTs) Swasta TI Koto Tuo Kumpulan Kecamatan Bonjol sebagai penyelenggara Ujian Nasional tahun 2015 dengan indeks berintegritas dinilai sebuah prestasi mem- banggakan bagi dunia pendidikan madrasah di ranah Pasaman. Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pasaman H. Abdel Haq belum lama ini mengingatkan MTs dibawah pimpinan Yusriarti mampu mempertahan- kan reputasi sebagai penyelenggara UN yang berkualitas dan berintegritas dari Menteri Pendidikan dan Budaya RI H Anies Baswedan. âIni sebuah prestasi yang layak diper- tahankan dan ditingkatkan, karena mampu menyelenggarakan ujian sesuai dengan prosedur dan tidak ada catatan miring,â kata Abdel Haq. Kehadiran orang nomor satu Kan- kemenag ranah Pasaman itu sekaligus melakukan monitoring dan evaluasi (mo- nev) UAMBN tahun ini. Dari pantauannya, ujian berjalan lancar para siswa tampak mengikutinya dengan baik tanpa ada hal-hal yang mengganggu konsentrasi dan proses ujian akhir madrasah. âSelamat menempuh ujian, dan kalau dapat pertahankanlah integritas itu, agar kita menerima piagam dengan Indeks Integritas Ujian Nasional (IIUN) dari Bapak Menteri, semoga dapat diperta- hankan,â tutupnya. (h/tos) DI ATAS BUKIT â Lubuksikaping dilihat dari atas Bukit Sikai Kenagarian Aia Manggih Laporan: ATOS INDRIA SABTU, 9 April 2016 lalu, kelompok tani (Keltan) Sepakat Bukit Sikai Ambacang Anggang Lubuk Sikaping, melakukan ekspedisi untuk melihat tanah ulayat ninik mamak Ambacang Anggang Kenagarian Aia Manggih Kecamatan Lubuksikaping, yang masih produktif untuk dimanfatkan untuk perkebunan rakyat. PERJALANAN daratitu memakan waktuuntuk sampai ke lo- kasi Bukit Sikai lebih kurang dua jam perjalanan, melalui hamparan bukit kociak. Tidak kurang dan tidak lebih hi- tungan saya, sebanyak 23 orang anggota ikut andil da- lam kegiatan itu, yang di- pimpin Ketua Kelompok In- dra disertai pengurus dan ninik mamak dari suku Me- layu

dan Mandahiling. Ter- lihat juga putra asli Ambacang Anggang, Heri Supriadi yang diamanahi sebagai anggota DPRD Pasaman turut serta dalam rombongan tersebut. Sebelumnya ada misi un- tuk melakukan survei terh- adap hamparan tanah ulayat di bukit Sikai yang selama ini telah menjadi turun temurun dari pendahulu, dimana tanah tersebut telah digarap dan dijadikan perladangan oleh para pendahulu ninik mamak Ambacang Anggang. Tanah ulayat ini sudah ditinggal beberapa tahun lamanya. Na- mun, karena anak kemenakan suku melayu dan mandahiling semakin berkembang, semen- tara kehidupan di nagari su- dah padat dan semakin sulit bagi kaum itu untuk membuat pemukiman baru bagi ge- nerasi selanjutnya. Oleh ka- rena itu, muncul ide untuk menggarap kembali tanah ulayat yang pernah diting- galkan itu. Telah dilakukan rapat kampong, antara ninik mamak dengan kemenakan sepakat untuk membuka kem- bali lahan itu dan dijadikan sebagai peladangan atau mungkin puluhan tahun men- datang, bisa dijadikan sebagai pemukiman. Tentunya tanah ulayat Bukit Sikai tersebut akan dimanfaatkan untuk kepentingan kaum pasukuan yang membutuhkan melalui keputusan ninik mamak. Dalam waktu perjalanan yang membutuhkan satu hari perjalanan untuk mencapai lokasi bukit Sikai. Rombongan tidak mengalami ke- sulitan untuk mencapai lokasi, kendati kondisi jalan mem- butuhkan stamina dan fisik yang cukup kuat, bahkan di antara para rombongan ada yang telah berusia di atas 70 tahun. Haluan yang ikut dalam rombongan tersebut, tak hen- ti-henti melihat kekaguman dari ketinggian 1000 kaki, kota Lubuk Sikaping terlihat cantik dan indah sangat elok dipandang mata. Sebelumnya rasa lelah memang terpancar dari raut wajah para tetua rombongan, apalagi bagi me- reka yang pertama ikut dan merasakan ekspedisi kali ini. Sungguh medan untuk men- capai lokasi menguras stamina. Dari jadwal yang pem- berangkatan sekitar pukul 08.00 Wib, rombongan me- mang terbagi tiga untuk men- capai lokasi. Dengan memba- wa bekal dan perlengkapan seperti parang dan alat untuk merambah semak dijadikan jalan. Jejak yang membekas memang masih terlihat me- nuju Bukit Sikai. Tentunya tidak menggunakan kompas atau alat petunjuk jalan, rom- bongan memang harus ekstra hati-hati memilih jalan, agar tidak tersesat. Sekitar pukul 10.00 Wib, rombongan pertama berhasil mencapai lokasi Bukit Sikai, baru setengah jam kemudian rombongan kedua dan ketiga berhasil mencapai lokasi yang menjadi tanah ulayat pasu- kuan ninik mamak Jorong Ambacang Anggang Nagari Aia Manggis Lubuk Sika- ping. Adapun batas-batas tanah ulayat yang berada Bukit Sikai adalah sebelah timur berbatas dengan tanah kaum Amba- cang Anggang, sebelah barat dengan Pasaman Barat, se- belah utara berbatas dengan bukit Galanggang Kuwau dan sebelah selatan berbatas de- ngan Bukit Padang. Kendati belum melakukan patokan batas, para keltan membersihkan sebagian tanah ulayat yang masih perawan dan belum tersentuh. Tentu- nya hasil yang diharapkan, bagaimana nanti Bukit Sikai dapat dimanfaatkan menjadi perkebunan dan mendapat perhatian dari pemerintah Pasaman. Apalagi hasil-hasil hutan dan perkebunan memberikan manfaat yang banyak bagi masyarakat khususnya bagi pasukuan Melayu dan Mandahiling Ambacang Ang- gang. ***** Hasil Quraah, JCH Pasaman Kloter Enam Pemkab Jalin Kerja Sama dengan Kodim 0305 PASAMAN, HALUAN â Pemerintah Kabupaten Pasaman melalui Kantor Kesatuan Bangsa dan Polit ik (Kesbangpol) membuat nota kesep - ahaman (MoU) dengan Kodim 0305/Pasaman da- lam program peningkatan wawasan kebangsaan dan bela negara di daerah itu, Kamis (14/4). Kepala Kantor Kesbang- pol Kabupaten Pasaman, Alim Bazar mengatakan nota kesepahaman itu se- ngaja dibuat mengingat bah- wa adanya rasa keprihatinan akan semangat kebangsaan dan bela Negara yang telah mendangkal terutama bagi kalangan aparatur dan masyarakat di Kabupaten Pasaman. âHal ini ditandai de- ngan berkurangnya pola sikap dan pola perilaku aparatur dan masyarakat di Kabupaten Pasaman terhadap kecintaan kepada tanah air, kesadaran ber- bangsa dan bernegara, menghayati dan mengamal- kan pancasila dan UUD 1945, sehingga memiliki keyakinan akan hak, ke- wajban serta tanggung ja- wab sebagai warga Negara yang rela berkorban untuk membela bangsa dan Ne- gara,â terangnya. Lebih jauh dikatakan, untuk meningkatkan se- mangat rasa kebangsaan dan bela Negara tersebut, Pemkab Pasaman dan Ko- dim 0305 Pasaman sepakat untuk menuangkan rencana kerjasama dalam suatu ke- sepakatan kerjasama yang ditandatangani masing-ma- singnya. Ia menerangkan, dalam hal ini, pihak Kesbangpol sebagai Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) di Kabupaten Pasaman yang menjalankan tugas dan we- wenang Pemerintah Daerah berkewajiban memegang teguh Pancasila, melaks- anakan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 serta mempertahankan dan me- melihara keutuhan Negara Kesatuan Republik Indo- nesia. Sementara itu, Dandim 0305/Pasaman Letkol Arm Cosmas Pramundhito me- nyebutkan, generasi muda saat ini tertariknya pada hal- hal yang pragmatis dan ter- lena dalam pemahaman yang dangkal akan globa- lisasi. Akibatnya, nilai-nilai kebangsaan sudah luntur tergerus modernisasi. Saat ini, bangsa Indo- nesia sudah krisis nilai-nilai nasionalismen, moral, ke- percayaan, dan ekonomi yang menimbulkan kesenja- ngan antar generasi Indo- nesia. Maka dari itu, melalui program kerja sama ini, TNI khususnya di Pasaman, siap untuk menumbuhkan kem- bali keutuhan bangsa yang telah dalam kondisi yang geitr. (h/col) Dinas Sosial Gelar Pelatihan Keterampilan PASAMAN, HALUANâ Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pasaman H. Abdel Haq didampingi Kasi PHU H.Tohar Mukti menginformasikan, Kamis (14/4) bahwa jemaah calon haji Pasaman pada 1437 H mendatang, tergabung dalam kelompok terbang (kloter) VI gelombang pertama. Dikatakannya ketetapan tersebut diperoleh berdasarkan hasil quraah yang berlangsung Rabu, (13/4) di ruang bidang PHU Kanwil Kemenag Provinsi Sumatera Barat Padang. Dari hasil penentuan klo- ter yang diikuti langsung oleh Kepala Kanwil H. Salman tersebut, JCH ranah saiyo akan bergabung bersama je- maah asal Kabupaten Pa- saman Barat, Pesisir Selatan dan kota Padang. Abdel Haq berpesan agar seluruh JCH Pasaman untuk mempersiapkan dirinya, tidak hanya materi namun juga fisik serta bekal ilmu guna mencapai kelancaran dalam menunaikan ibadah haji di tanah suci nantinya. Sebab dinilainya, ibadah haji tidak dapat dikerjakan asal-asalan atau hal yang mu- dah tetapi sangat membutuh- kan kesiapan ekstra jasmani dan rohani jemaah karena yang terpenting adalah ada- lah menggapai ridho Allah SWT bukan titel haji. Di samping itu, dirinya mengingatkan jemaah untuk menjaga kondisi fisik untuk tetap prima, pola makan dan perbanyak bekal ilmu manasik dengan aktif mengikuti kegiatan bimbingan baik secara mandiri juga yang diselenggarakan pemerintah dan Kemenag. Bersama berdoa semoga JCH kita senantiasa diberi kekuatan dan kesehatan se- hingga mampu menunaikan ibadah rukun Islam kelima ini dengan baik serta sesuai sya- riat, tuturnya. Tohar Mukti turut me- nguraikan bahwa tahun ini berdasarkan estimasi jemaah haji yang berhak melakukan pelunasan sebanyak 142 orang, dan dari jumlah sebelumnya ada sebanyak 143 namun satu JCH menunda keberangkatannya diakibatkan sakit atas nama Masturoh asal Kecamatan Padang Gelugur. (h/col) PASAMAN, HALUANâ Ke- pala Dinas Sosial dan Tenaga Kerja Kabupaten Pasaman M. Fauzi membuka pelatihan keterampilan tata rias ke- cantikan dan montir sepeda motor di aula balai pelatihan dinas setempat. Kegiatan tersebut meru- pakan program rutin Dinas Sosnaker Pasaman tahun ang- garan 2016 yang didanai me- lalui APBD Kabupaten Pasa- man, pada program pening- katan kualitas dan produk- tivitas tenaga kerja. âKegiatan berupa pendi- dikan dan pelatihan kete- rampilan bagi pencari kerja dan mereka yang putus sekolah, agar tidak menjadi beban bagi orang lain maka mereka diberi kecakapan hidup melalui pelatihan ini,â kata M. Fauzi. Menurutnya, pihak Dinsos terus membuat torobosan dalam hal mem- berikan pelatihan kepada warga yang putus sekolah dan pengangguran, dimana nantinya dapat meman- faatkan pelatihan yang telah ditekuni sehingga dunia kerja sangat terbuka bagi mereka yang telah mendapat pelatihan. Pelatihan tersebut telah dimulai sejak 6 April sampai 10 Mei 2016 mendatang. Dimana pelatihan dengan 240 jam pelajaran. âTentunya pelatihan yang diberikan meningkatkan kualitas dan produktivitas tenaga kerja, terbentuknya disiplin, sikap dan etos kerja tenaga kerja, terampilnya para pencari kerja untuk memasuki dunia kerja,â terang M. Fau- zi. Adapun sasaran kegia- tan, tukuknya, pencari kerja yang putus sekolah, pencari kerja yang terdaftar, angkatan kerja yang sedang meng- anggur. (h/tos) SYAFRIZAL www.harianhaluan.com „„„„„ Redaktur: Dodi Nurja „„„„„ Layouter: Wide Jumat, 15 April 2016 / 7 Rajab 1437 H22 Pencairan Dana Desa Tahap I Sumbar 2016 Baru untuk Empat Kabupaten dan Kota PADANG, HALUAN â Pencairan dana desa Kabupaten Kota di Sumatera Barat (Sumbar) tahap pertama sudah cair, namun baru di empat Kabupaten Kota. Diantaranya, Solok, Sijunjung, Solok Selatan dan Sawahlunto. Wahana Liar Gelar Sekolah Desa AGAM, HALUAN â LSM Wahana Liar Sumbar memberikan pelatihan atau sekolah desa terhadap 30 orang peserta dari 6 nagari dalam kecamatan Palembayan. Pelatihan dilaksanakan di Kantor Wre- datama setempat dari Selasa(12/4), Ka- mis(14/4). Peserta dari nagari terdiri dari unsur wali nagari, bamus, KAN, perangkat nagari dan bundo kanduang. Menurut ketua pelaksana, M.Ax. Anthony Sikumbang tujuan sekolah desa memberikan pengetahuan tentang keta- hanan pangan, alih fungsi lahan, dan dana desa. Acara dibuka oleh camat Palembayan Aryati, dihadiri koordinator LSM Wahana LiarmTeguh SP,MsI, ketuan BPMPN Agam Welfizar. Nara Sumber dari Yayasan Karsa Yogya, Yandu dan Arum, dari Akademisi UGM dan dari BPMPN Agam Welfizar. Kegiatan ini telah dilaksanakan sebanyak dua kali dan akan dilanjutkan untuk ketiga kalinya dalam waktu dekat. Dalam sekolah desa tersebut terungkap dari peserta, masalah yang significan dihadapi masyarakat kecamatan Palembayan saat ini adalah semakin bertambah banyak alih fungsi lahan dari lahan pertanian ke kebun sawit, sehingga menyebabkan kekeringan karena pohon palma tersebut membutuhkan air banyak dan tidak menyerap air. Untuk menghadapi persoalan tersebut diperlukan Perna tentang pemanfaatan lahan pangan dan tumbuhan yang berkontribusi terhadap pelestarian ling- kungan. (h/ks) Jorong Pasar Bangun Saluran Air AGAM, HALUAN â Sebagai upaya pembenahan lingkungan pada lokasi Pasar Palembayan di jorong Pasar nagari Ampek Koto kecamatan Palembayan sepanjang 200 Meter saluran air di depan pasar itu kini sedang di beton. Pembetonan saluran air untuk men- cegah air tumpah dan tergenang pada jalan serta memasuki areal pasar pada musim hujan sehingga menimbulkan becek. Menurut wali jorong setempat , Fery, pembangunan saluran air itu menggu- nakan dana APBD Agam 2016 sebesar Rp 150 juta. âDengan dibangunnya saluran air ini kondisi lingkungan pasar yang terletak di ibu kecamatan semakin baik dan indah, tidak lagi becek di musim hujanâkata Fery kemarin. Pasar Palembayan yang dira- maikan setiap hari Sabtu merupakan pusat perekonomian, sebagai tempat menjual hasil tani dan membeli barang kebutuhan harian bagi masyarakat nagari Ampek Koto dan sekitarnya. Selain pembetonan saluran air, kantor camat yang terletak di hadapan pasar juga sedang dibangun dengan dana APBN sebesar Rp 1,9 Miliar, pengerjaan kantor berlantai dua yang dimulai sebulan lalu kini dalam kondisi pemasangan tiang dan pendamen,diharapkan selesai sekitar 6 bulan ke depan. Menjelang bangunan baru selesai, untuk sementara aktifitas kantor camat di pimdahkan ke bekas Kantor Polsek Palembayan yang letaknya bersebelahan dengan kantor camat. (h/ks) BKL Seroja Bisati, Duta Padang Pariaman ke Lomba Tingkat Sumbar Desa Lumindai Jadi Kampung KB PEMBETONAN saluran air di depan Pasar di jorong Pasar nagari Ampek Koto Palembayan sedang berlangsung. KASRA SCORPI Kantornya mengatakan, pencairan pada tahun 2016 terbagi dua tahap (60/40). Pada tahap pertama ini di bulan Maret baru empat Kabupaten Kota yang cair namun yang lainnya sudah dalam proses. âYang belum cair ter- sebut terkendala karena belum memenuhi syarat yang seharusnya dilengkapi. Namun hingga saat ini se- dang dalam proses,â jelasnya. Dikatakannya, yang akan cair itu ada sebanyak 14 Kabupaten Kota dan ada sekitar 10 lagi yang sedang dalam proses. âSyaratnya tentu saja sudah diketahui masing- masing kabupaten kota se- perti APBD 2016, mem- buat rencana kerja RKP, Perbup dan laporan Se- mester II atau laporan akhir tahun penggunaan dana desa tahun sebelum- nya,â terangnya. Dilanjutkan Syafrizal, diperkirakan dalam bulan ini syarat di 10 Kabupaten Kota harus sudah selesai dan dana bisa dicairkan. âKita akan pantau terus dan yang sudah proses akan dipercepat pencairan dananya. Supaya, pada ta- hap kedua tidak ada keter- lambatan lagi dalam me- menuhi syarat,â tuturnya. Sesuai dengan Per- aturan Menteri Desa no- mor 21 tahun 2015 tentang penetapan prioritas peng- gunaan dana desa tahun 2015, masing-masing Ka- bupaten Kota di Sumbar harus segera mengaloka- sikan, menyalurkan, me- mantau dan Evaluasi dana desa. (h/win) Kepala BPM Sumbar Syafrizal MM saat dijumpai Haluan, Kamis (14/4) di SAWAHLUNTO, HALUAN â Desa Lumindai Kecamatan Barangin Kota Sawahlunto dicanangkan sebagai desa Ke- luarga Berencana (KB).Hal itu merupakan tindak lanjut dari pencanangan tingkat nasional yang telah diresmikan oleh Presiden Joko Widodo di Du- sun Jenawi Desa Mertasinga Kecamatan Gunung Jati Kabu- paten Cirebon Jawa Barat 14 Januari 2016 lalu. âSebenarnya program KB di Kota Sawah- lunto sudah berjalan baik, namun Desa Lumindai dinilai masih ada beberapa program KB yang belum berjalan dengan baik.Dengan danyan kampung KB ini diharapkan bisa lebih mematangkan keluarga di Lu- mindai dalam merencanakan masa depan,â kata Ismed Wakil Walikota Sawahlunto disela sela peresmian Kampung KB di Dusun Pasar Mudik Desa Lumindai, Kamis (14/4). Ismed menilai, berbagai terapan program KB sudah dijalankan masyarakat setem- pat, seperti layanan kontra- sepsi, kelompok bina keluar- ga balita (BKB), bina ke- luarga remaja dan bina ke- luarga lansia.Dia meminta agar program tersebut lebih dioptimalkan lagi, jika pem- binaan diperlukan melalui pendampingan yang dila- kukan secara terus menerus, semua SKPD

dan intsnasi lain harus fokus untuk mewu- judkan cita cita dibentuknya Kampung KB ini. âKB bukan sekedar membatasi angka kelahiran, namun juga ada kepentingan jangka panjang untuk mewujudkan masya- rakat yang sehat dan sejahtera. Kegiatan peningkatan penda- patan keluarga juga terdapat pada program tersebut,â ujar Ismed. Intinya lanjut Ismed, Kampung KB merupakan salah satu inovasi strategis da- lam upaya realisasi pelak- sanaan kegiatan kegiatan pro- gram KB, selain itu juga ber- upaya membudayakan dan memberikan kemudahan ke- pada masyarakat untuk mem- peroleh pelayanan total pro- gram KB, sebagai upaya me- wujudkan keluarga sejahtera yang berkualitas. Kepala Kantor Pemberdayaan Masyarakat Perem- puan dan Keluarga Berencana (PMPKB) Sawahlunto Adri Yusman berharap agar program tersebut dapat di- rasakan manfaatnya secara menyeluruh di masyarakat, sehingga upaya pemerintah untuk menyadarkan warga pentingnya KB maksimal. Dia menambahkan, dipi- lihnya Desa Lumindai sebagai kampung KB di Sawahlunto, dikarenakan masih adanya beberapa program KB yang belum terealisasi secara opti- mal didaerah setempat, selain itu jumlah penduduk dan angka kemiskinan yang cu- kup tinggi termasuk angka ke- lahiran yang tinggi dibanding daerah lainnya. âPasangan usia Subur Di Lumindai sebanyak 105 pasang dengan persentase keikut sertaan ber KB sekitar 55,2 persen, sedangkan keikut sertaan pria untuk ber KB masih sangat rendah yakni 3,8 persen saja,â terang Adri Yusman. Secara nasional lanjutnya angka kelahiran pendudkun sebesar 2,6 persen dengan laju perteumbuhan penduduk se- besar 1,49 persen, sedangkan untuk kota Sawahlunto se- dikit dibawah angka nasional tersebut dimana angka kela- hiran sebesar 2,4 persen dan laju pertumbuhan penduduk sebesar 1,01 persen. Kedepan warga Lumindai akan semakin sadar akan pentingnya program KB ter- sebut, apalagi dukungan dan partisipasi dari pemerintah desa, tokoh masyarakat, kader KB dan pengelola program pembangunan di Desa Lu- mindai yang sangat tinggi, akan dapat lebih memudah- kan akses pelayanan kepada keluarga atau masyarakat da- lam hal informasi pelayanan KB, dalam mewujudkan ke- luarga kecil bahagia dan sejah- tera. (h/mg-rki) BINA Keluarga Lansia (BKL) Seroja, Korong Bisati, Ke- nagarian Sungai Sariak, Ke- camatan VII Koto Sungai Sariak, Kabupaten Padang Pariaman dinilai oleh tim penilai Propinsi Sumatera Barat, Rabu (13/4) kemarin, karena sebelumnya BKL Se- roja Bisati telah menang untuk tingkat Kabupaten Padang Pariaman. Hadir saat pe- nilaian itu, Anggota DPRD Propinsi Sumatera Barat, Endarmy, Camat VII Koto Sungai Sariak Imran Rafiâi beserta Muspika dan Kepala KUA VII Koto serta tamu undangan lainnya. Kepala BKKBD Kabu- paten Padang Pariaman, Drg, Arman dihadapan tim penilai mengatakan, BKL Seroja Bi- sati telah berhasil menyi- sihkan BKL yang lain di Pa- dang Pariaman. Jadi, sekarang ini BKL Seroja Bisati yang mewakili Padang Pariaman. âBKL Seroja Bisati ini berdiri pada tahun 2004 yang silam, untuk kegiatan pembinaan yang dilakukan untuk lansia GANG KB â Desa Lumindai Kecamatan Barangin, Kota Sawahlunto dicanangkan sebagai Kampung Keluarga Berencana (KB).Wakil Walikota Sawahlunto Ismed, memasangkan plang gang Keluarga Berencana pada pencanangan Desa Lumindai menjadi Kampung KB, Kamis (14/4). RIKI YUHERMAN sangat banyak dilakukan oleh BKL Seroja ini,â ujarnya. Dia menjelaskan, untuk penilaian sekarang ini tentu besar harapan kami agar bisa BKL Seroja ini keluar sebagai pemenang untuk tingkat pro- pinsi, bahkan bisa mewakili Sumbar untuk nasional. âPa- da tahun lalu, Padang Paria- man selalu meraih peringkat satu, tentu sekarang ini ber- harap bisa kembali meraih prestasi ini, bahkan bisa untuk tingkat nasional,â harapnya. Sementara itu, Camat VII Koto Sungai Sariak, Im- ran Rafiâi juga menyebutkan, BKL Seroja Bisati memang banyak melakukan pembi- naan, dan bahkan kami dari pihak kecamatan selalu men- suport kegiatan lansia ini. âPada penilaian yang dila- kukan oleh tim penilai, tentu kami berharap BKL Seroja Bisati ini bisa menang untuk tingkat Sumatera Barat,â te- rangnya. Menurutnya, BKL Seroja bisa menang, karena sangat banyak mempunyai kegiatan yang membina para lansia. âItukan pendapat kita, ke- putusan ada pada tim penilai, meski begitu tentu kita berharap untuk menang,â harapnya. Ketua tim penilai propinsi, Eva Zulmaini mengatakan, penilaian yang dilakukan ini memang untuk melihat lang- sung kelapangan serta ingin tanya jawab, karena semua data yang dikirim sudah dilakukan verifikasi. âApakah semua data yang dikirim ke propinsi sesuai dengan kenyataan dilapangan, itulah penilaian yang dilakukan ke BKL Seroja Bisati ini,â ujarnya. Dia juga mengatakan, sebenar semua BKL yang ikut lomba memang berkeinginan untuk menjadi yang terbaik, karena itu sudah biasa dalam perlombaan dimanapun di- laksanakan. âKalau pada per- lombaan, semuanya pasti ingin menang. Itu sudah biasa, yang jelas BKL Seroja Bisati ini sudah masuk nominasi, untuk bisa menjadi yang ter- baik tentu semua tim penilai menunggu hasil pada daerah yang lain yang ada di Su- matera Barat ini,â terangnya. Terpisah, Kepala Korong Bisati, Azwar Anas menga- takan, BKL Seroja Bisati ini banyak melakukan kegiatan yang bersifat sosial serta lain sebagainya. âJuga mempunyai kegiatan majlis taklim pe- rempuan serta majlis taklim bapak-bapak yang dilakukan setiap bulan di rumah anggota secara bergilir. Dengan pe- nilaian ini tentu kami bersama masyarakat korong ini me- nginginkan bisa menjadi yang terbaik,â harap Azwar Anas.* Laporan: BUSTANUL ARIFIN CAMAT VII Koto Sungai Sariak, Imran Rafiâi dan Kepala Korong Bisati Azwar Anas foto bersama dengan anggota Bina Keluarga Lansia (BKL) Seroja Bisati sebelum dilakukan oleh tim penilai propinsi, Rabu kemarin. BUSTANUL ARIFIN Sumbar „„„„„ Redaktur: Dodi Nurja „„„„„ Layouter: Ilham Taufiqwww.harianhaluan.com 23Jumat, 15 April 20167 Rajab 1437 H Pengurus IDI Sawahlunto Dilantik IDI Prioritaskan Pengabdian Masyarakat SAWAHLUNTO, HALUAN â Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Wilayah Provinsi Sumatra Barat, memprioritaskan program pengabdian masyarakat, untuk mengatasi permasalahan kekurangan tenaga dokter di kota dan kabupaten yang ada di Sumbar. Hal itu diungkapkan Ketua IDI Wilayah Sumbar Dr.Pom Harry Satria SP- OG disela sela pelantikkan pengurus IDI kota Sawah- lunto periode 2015-2018, di Aula RSUD setempat Kamis (14/4). Dia menyebutkan, bar- ter tenaga dalam program pengabdian masyarakat itu, sedikitnya bisa menjawab permasalahan akan keku- rangan kebutuhan tenaga dokter, yang selama ini menjadi kendala yang cukup serius di kota dan kabupa- ten di Sumbar.âNamun de- ngan barter gentian secara tekhnis bagi daerah yang memang kekurangan tenaga khususnya kabupaten, tentu dapat menjadi solusi untuk mensiasatinya,â ungkapnya. Sebenarnya hal tersebut merupakan dilemma bagi IDI dan kebutuhan dokter itu sendiri, banyak orang yang menuntut ilmu kedok- teran di Sumatra Barat ini, akan tetapi banyak yang kurang berminat mengabdi di wilayah Sumbar itu sen- diri. Ini sebutnya akan men- jadi PR bagi IDI, untuk dapat menjalankan program yang bisa mencairkan se- mua permasalahan yang dihadapi seperti sekarang ini. Kepada Pengurus IDI Sawahlunto yang dikukuh- kan hari ini Dia berharap, dapat memanfaatkan kedu- dukan yang strategis, positif dan produktif dalam bersi- nergi dengan pemerintah daerah setempat dalam me- menuhi kebutuhan dasar azasi masyarakat dalam pelayanan kesehatan. Sementara Sekretaris Daerah Sawahlunto Rovan- ly Abdams sangat mengha- rapkan dukungan pengurus IDI cabang Sawahlunto ini untuk bisa bersama sama membangun komunikasi , koordinasi dan sinergitas dalam membuat kebijakan kebijakan dalam sektor ke- sehatan untuk masyarakat di Kota Sawahlunto. âPemko sangat membutuhkan kebe- radaan IDI dalam memper- kuat pemerintah melakukan pembangunan bidang kese- hatan bagi masyarakat Sa- wahlunto,â katanya. Dilantik Sebagai Ketua IDI Cabang Sawahlunto dr. Ardianof .Sp.P mengganti- kan ketua yang lama dr. Syafiati.SP.PK. (h/mg-rki) Polantas Sijunjung Stop Razia di Tikungan Pencanangan Kampung KB Desa Naras PARIAMAN HALUAN â Pencanangan kampung KB, tahap IV di Desa Naras I Kecamatan Pariaman Utara Kota Pariaman, hendaknya terealisasi sesuai dengan baik. Harapan itu disampaikan Wakil Gubernur Provinsi Sumatera Barat pada Penca- nangan Kampung KB di Desa Naras I Kota pariaman, Kamis (14/4). Membangun sua- tu daerah dimulai dari desa, atau kampung, mulai dari pinggiran, sesuai dengan Nawa- citanya Presiden RI Joko Widodo Sesuai Nawacitanya Presiden RI Joko Widodo, membangun suatu daerah dimulai dari desa, atau kampung, sehingga program pembangunan berjalan sesuai dengan yang diharapkan. Pencanangan kampong KB seperti di Kota Pariaman di Desa Naras I, dapat merupakan bentuk contoh pelak- sanaan program pembangunan yang dimu- lai dari desa, sesuai Nawacita Presiden. Sementara Wakil Walikota Pariaman, Genius Umar, Program KB harus digarap secara serius agar tidak terjadi ledakan penduduk di masa yang akan dating dan ini berarti menjadi tanggung jawab kita semua, baik pemerintah, swasta maupun masya- rakat. Dan sebaliknya jumlah penduduk yang besar tapi tidak berkualitas dapat menjadi beban pembangunan.âKampung KB merupakan miniatur pelaksanaan program KB secara terpadu dan komprehensif di tingkat lini lapangan, dan sebagai upaya pemberdayaan masyarakat terhadap pengelolaan program KB, sedang Pemerin- tah hanya menstimulasi dan melakukan pendampingan, selebihnya tentu menjadi tanggung jawab masyarakat,â ujarnya. Turut member arahan, Kepala Badan Kependudukan Keluarga Berencana Nasio- nal (BKKBN) Pusat Deputi Peneletian Ke- pendudukan Humprey Apon. Tampak ha- dir, Kepala BKKBN Provinsi Sumbar No- frijal, Wakil Ketua DPRD Kota Pariaman, Kapolres Kota Pariaman AKBP Ricko Ju- naldi, Dandim 0308 Letkol Arh. Endro Nurbiantoro, Ketua GOW dan sejumlah pejabat lainya di Kota pariaman. Para pe- nyuluk KB, Bidan, BKMT Kota Pariaman, serta warga masyarakat Naras 1. (h/tri) DHARMASRAYA, HALU- AN â Masyarakat yang melintas di jalan lintas Su- matera (Jalinsum) khu- susnya Sijunjung, mulai merasa nyaman ketika razia di tikungan mulai usai bebe- rapa hari terkahir ini setelah di kritik media cetak.âKami sedikit nyaman ketika mele- wati perbatasan Dharmas- raya dengan tidak ada razia di tikungan itu,âucap salah seorang warga Dharmas- raya, Man, yang setiap hari- nya harus melintas di jalan itu untuk pergi jualan ke Sungai Tambang. Karena katanya, Polisi itu bukan membuat masya- rakat resah, tetapi Polisi hen- daknya dapat melayani, me- lindungi dan mengayomi masyarakat, tetapi kalau me- lakukan razia di tikungan hal itu sangat mengganggu ke- nyamanan pengguna jalan. Terlepas dari kesalahan yang dilakukan pengendara, seharusnya Polisi jangan mencari cari kesalahan pe- ngendara, seharusnya Polisi memberikan arahan dan menasehati apabila terjadi kesalahan yang tidak begitu fatal, seperti tidak ada tutup pentin dan kotak P3K. Ini tidak katanya, bahkan oknum anggota Polantas ma- lahan bernego agar pengenda- ra yang salah membayar uang pengganti tilang.â Apakah un- dang undang ini untuk dijual,â katanya. Ia berharap, anggota Polantas yang melakukan ra- zia jangan sampai memberi- kan keresahan terhadap ma- syarakat, tetapi berikanlah kenyamanan terhadap ma- syarakat, karena razia oleh anggota Lantas di Takuang atau perbatasan Dharmas- raya dan Sijunjung sudah menjadi pembicaraan negatif di tengah tengah masyarakat Dharmasraya. (h/mdi) DILANTIK â Ketua IDI Wilayah Sumbar Dr.Pom Harry Satria SPOG melantik pengurus IDI Cabang Sawahlunto periode 2015-2018 di Aula RSUD setempat Kamis(14/4). RIKI YUHERMAN Kemenkominfo Sediakan Beasiswa S2 PADANG, HALUAN â Ke- menterian Komunikasi dan Informatika (Kemenko- minfo) pada tahun 2016 ini membuka kesempatan bea- siswa bagi Pegawai Negeri Sipil (PNS), TNI dan Polri yang ingin melanjutkan ku- liah ke jenjang Strata II (S2) Magister Ilmu Komunikasi di Fisip Unand Padang. Ketua Program Magis- ter Ilmu Komunikasi, Fisip Unand Padang, Dr. Yulian- dre Darwis didampingi Se- kretaris M.A. Dalmenda, M.Si, Kamis (14/4) menye- but, syarat-syarat untuk ikut seleksi diantaranya bersta- tus PNS dan TNI/Polri aktif, yang memiliki masa kerja minimal dua tahun, mendapat izin dan reko- mendasi tugas belajar dari pejabat berwenang, belum bergelar S2 dan berusia maksimum 37 tahun. âGelombang pertama pendaftaran I dibuka pada 14 Maret - 4 Mei 2016 dan gelombang kedua 26 Mei - 10 Juni 2016. Tahun 2016 Kemkominfo menjatahkan untuk S2 Ilmu Komunikasi Fisip, Unand dengan 10 peserta. Semua peryaratan dibuat dalam 2 rangkap dan dibundel. Persyaratan di- antar langsung ke Sekre- tariat Magister (S2) Ilmu Komunikasi, Fisip Unand lantai 3,â ujar Yuliandre yang juga pakar komunikasi Asia Tenggara ini. Program Beasiswa S2 Dalam Negeri Kemkominfo ini, diselenggarakan untuk mewujudkan kepemerinta- han yang baik (good gover- nance) sebagaimana diama- natkan di dalam Inpres No. 3 Tahun 2003 tentang Kebi- jakan dan Strategi Nasional Pengembangan e-Govern- ment, serta dalam rangka im- plementasi UU No. 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik (KIP). âSasarannya adalah ter- sedianya SDM yang handal dan profesional di bidang Komunikasi dan Informati- ka, yang mampu mendorong pengembangan dunia usaha (industri), institusi pen- didikan, masyarakat, dan pemerintahan bidang ko- munikasi dan informatika,â papar Ketua Umum Ikatan Sarjana Ilmu Komunikasi Indonesia (ISKI) Pusat ini. Ditambahkan Dalmen- da, untuk beasiswa program S2 ini, Kemenkominfo be- kerjasama dengan beberapa perguruan tinggi negeri ter- nama di Indonesia seperti, ITB, UGM, UI, ITS, UNP, Unand, Unair, Unhas, USU dan UNS. Program Magis- ter (S2) Ilmu Komunikasi, Fisip, Unand sudah terakre- ditasi B. âUntuk informasi lebih lengkap dapat dikun- jungi website mik.fisipu- [email protected] atau kon- tak person Dalmenda (081374151972) dan Aze- lia Resa (081261576200),â ujar Dalmenda. (h/yan) YULIANDRE DARWIS Polres Solsel Berantas Narkoba SOLSEL, HALUAN â Kepolisian Resor (Polres) Solok Selatan (Solsel) fokus tun- taskan kasus narkoba di Solsel, sebab barang haram itu sudah merebak kelingkungan para pelajar di kabupaten daerah tertinggal itu. Bahkan dalam mengatasi masuknya 41 jenis narkoba terbaru ke Indonesia, perlu kerja ekstra dalam mengupas tuntas melalui operasi Be- rantas Sindikat Narkoba (Ber- sinar) tahun 2016 di Solsel. Menurut, Waka Polres, Kom- pol Gatot Is Tanto, semenjak operasi Bersinar telah diung- kap dua kasus narkoba. âGene- rasi muda harus diselamatkan dari ancaman narkoba, maka melalui operasi bersinar 2016

disamping penindakan terha- dap pelaku juga diupayakan tindakan preventif. Sebab, bila generasi rusak bangsa ini akan lebih rusak,âungkap Waka Polres Solsel, Kompol Gatot Istanto kepada Haluan,(14/4) di pagi di Golden Arm. Selain itu, aparat penegak hukum sudah mengupayakan sosialisasi bahaya narkoba terhadap kesehatan, serta ber- tentangan dengan ketentuan perundang-undangan yang ber- laku. Justru itu perlu diberikan penyuluhan terhadap anak sekolah. Baik dalam giat hirup upacara setiap pagi dilembaga pendidikan maupun di kelas. Operasi bersinar juga diupa- yakan dilingkup Polres Solsel, lapas dan termasuk para Pega- wai Negeri Sipil (PNS) diling- kup pemkab Solsel. âMasalah narkoba, adalah masalah bersa- ma.Tertangkapnya enam anak muda, dua diantaranya pelajar dan positif narkoba. Bagi orangtua perlu pengawasan ter- hadap anak, sehingga mereka tak bersentuhan lagi dengan hukum,âpintanya. Sementara, Kasat Reskrim, AKP Doni Arianto mengatakan, selain fokus dalam membantu pengentasan narkoba, berjanji akan melanjutkan kasus yang masih belum terselesaikan.â Yang jelas kita benahi internal dulu. Selain, fokus menuntaskan kasus sebelumnya, termasuk narkoba,â katanya. (h/jef) 24 SumbarJumat,15 April 20165 Rajab 1437 H www.harianhaluan.com „„„„„ Redaktur: Dodi Nurja „„„„„ Layouter: Wide Setelah Sempat Tegang Sehari Hubungan DPRD dan Eksekutif Mencair Kembali Akibat Kerusakan Irigasi Banyak Lahan Tidur di Kota Pariaman BUKITTINGGI, HALUAN â Masalah salah pengertian antara Ketua DPRD dengan Walikota Bukittinggi, akibat terjadinya kesalahan teknis pada acara Pembukaan Musrembang Senin lalu, akhirnya dengan sikap dewasa kedua pihak, hubungan kemitraan eksekutif-legislatife kembali mencair secara elegan. PARIAMAN HALUAN â Ke- rusakan saluran irigasi pada areal persawahan yang tidak beririgasi teknis, telah menga- kibatkan puluhan hektar lahan tidur dan terlantar di wilayah kecamatan Pariaman Utara Kota Pariaman. Ba- nyaknya masalah pengairan di kota Pariaman akan segera diatasi. Kondisi tersebut dibe- narkan Kepala Dinas Perta- nian Kota pariaman, Agus- riatman, usai meninjau sejumlah irigasi di wilayah Pariaman Utara, Rabu (13/4). âTidaknya produksifnya sawah tersebut, berdampak ter- hadap geliat ekonomi ma- syarakat, terutama petani karena tidak bisa menggarap lahan pertanianya secara mak- simal, karena ketiadaan irigasi yang memadai,â ungkapnya. Peninjauan yang dilaku- kan Rabu tersebut dilakukan lokasi drainase dan saluran irigasi di antaranya Desadesa Naras Hilir â Naras I â Cu- badak Air Utara, dulunya dilokasi ini merupakan lahan produktif, yang berhulu dari saluran Ulu Sikijang. Api sejak talud dekat pintu airnya rusak,telah berdampak ter- hadap sawah disekitar aliran irigasi tersebut. Didaerah sepanjang irigasi tersebut ada sekitar 60 hektar sawah yang telah berubah menjadi lahan tidur. Selain itu, di desa Kam- pung Gadang saluran irigasi yang roboh akibat banjir 22 Maret 2016 lalu, sampai kini belum tersentuh per- baikan dari pihak terkait. Agus melihat banyaknya masalah pengairan pertanian, akan menindak lanjutinya pada perubahan tahun ini bersama dinas terkait lainya seperti dinas pekerjaan umum misalnya. Dalam peninjauan irigasi rusak tersebut juga mengikut sertakan petugas dari bagian pengairan dinas pu kota Pa- riaman, Ketua KTNA, Ketua kelompok tani. (h/tri) istirahat minum kopi/teh, itu Ketua DPRD Benny Yusrial menyampaikan pokok-pokok pikiran yang seharusnya di- hadapan Kepala Daerah. Aki- batnya, penyampaian Pokir dari Ketua DPRD itu, hanya diikuti sejumlah kepala SKPD saja, sehingga dokumen pokir tidak jadi diserahkan Ketua DPRD kepada Walikota. Situasi acara penyampaian pokok-pokok pikiran itu, dinilai sejumlah pihak sebagai merendahkan kelembagaan DPRD. âKami meminta atas terjadinya ke- salahan teknis pada acara Pem- bukaan Musrembang itu, dan Insya Allah tak akan terulang lagi pada masa-masa menda- tang,â kata Sekda Yuen Karnova. Penyataan maaf secara elegan dari pihak eksekutif ini di- sampaikan Sekda setelah Ketua Pansus M Nur Idris, SH me- minta Sekda sebagai mewakili eksekutif untuk menanggapi terjadinya sedikit âketeganganâ pada acara pembukaan tersebut. âSekali lagi kami minta maaf. Memang telah terjadi kesalahan teknis pada acara tersebut,â ungkap Yuen Kar- nova. Rapat yang dipimpin langsung Ketua Benny Yusrial ini dihadiri sejumlah staf sekre- tariat daerah dan Kepala SKPD yang juga hadir pada acara pembukaan Musrembang pada Senin lalu. Pada kesempatan itu, Benny Yusrial juga menyayangkan, tidak ada pejabat senior ek- sekutif yang mengingatkan kepala daerah, supaya dapat menghadiri acara penyampaian pokir yang seyogyanya dihadiri kepala daerah. âSebab usai penyampaian pokir itu, do- kumen pokir, Ketua DPRD langsung menyerahkan kepada Walikota,â kata Benny menambahkan. Ia juga membenarkan bahwa Walikota Ramlan Dt. Nan Basa tidak bermaksud me- rendahkan kelembagaan DPRD. âHanya saja, disa- yangkan mengapa tidak ada pejabat eksxekutif senior yang mengingatkan,â tambahnya. Usai Rapat Pansus ke- marin, Anggota DPRD Da- tuak Rusdi juga mengemu- kakan hal senada. DPRD sangat memahami bahwa dalam hal-hal seperti ini, tentu tidak selalu dalam penguasaan walikota. âApalagi Walikota kan baru menjabat, mestinya pejabat senior atau Sekda yang mesti mengingatkan beliau, sehingga tidak terjadi kesalah- pahaman ini,â kata Datuak Rusdi. (h/sms/tot/ril) Pada Rapat Panitia Khusus (Pansus) Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Kepala Daerah yang berlang- sung di gedung DPRD Kota Bukittinggi Rabu, (13/4), Sekda mewakili Kepala Dae- rah secara elegan meminta maaf atas terjadinya kesalahan teknis pada susunan acara dalam Pembukaan Musrem- bang Senin lalu (11/4) yang berakibat walikota dan wakil walikota meninggalkan rua- ngan setelah coffee break. Akibat terjadinya kesa- lahan teknis dalam susunan acara itu, Walikota Ramlan Nurmatias Dt. Nan Basa dan Wakil Walikota Irwandi Dt. Batujuah, seperti lazimnya, usai acara pembukaan, lang- sung meninggalkan ruangan dan sekalian diikuti Sekda Yuen Karnova sendiri. Padahal pada sesi kedua, usai RUJUK â Ketua DPRD Benny Yusrial menyerahkan Pokir (Pokok Pikiran) yang diterima Sekda Yuen Karnova, setelah sebelumnya terjadi kesalahan teknis pada acara Pembukaan Musrembang Senin lalu, sehingga berakibat terjadi salah pengertian. SYAMSUARDI S Cabuli Tiga Bocah, Pelaku Kabur DHARMASRAYA, HALUAN â Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Dhar- masraya, kembali menangani kasus pen- cabulan terhadap anak di bawah umur. Kali ini yang menjadi korban 3 anak perempuan masih bocah inisial FB (8), RP (8), dan VZ (6), sedangkan pelakunya bernama atau panggilan Cen (25). Korban dan tersangka warga Jorong Sinamar, Kenagarian Sina- mar, Kecamatan Asam Jujuhan, Kabupaten Dharmasraya. Kapolres Dharmasraya AKBP Lalu Muhammad Iwan Mahardan, didampingi Kanit PPA Brigadir Wira Devita, dan anggota PPA panggilan Dosi, kasus ini masih dalam lidik reskrim Polres Dhar- masraya, sedangkan pelakunya belum bisa kami amankan, dengan dugaan pelaku atau terlapor telah melarikan diri luar Kabu- paten Dharmasraya,âungkap Dosi ke sejumlah wartawan Kamis (14/4) siang, di Mapolres Dharmasraya. Meskipun pelaku belum bisa ditangkap pihak aparat karena belum diketahui tempat dan pelariannya, namun anggota satreskrim Polres Dharmasraya akan terus berusaha mencari keberadaan pelaku untuk bisa diamankan dan mempertanggungjawabkan perbuatannya. Dari keterangan salah seorang ibu korban atau pelapor kepada penyidik, kejadian diketahui pada hari Selasa 05 April 2016, sekira pukul 10.00 WIB di rumahnya Jorong Sinamar, Nagari Sina- mar, Dharmasraya. Terkuaknya kasus ini, atas pemberita- huan dua orang ibu guru Sekolah Dasar (SD) tempat korban menuntut ilmu, yakni YS (51), dan EH (24), kepada orang tua korban, bahwa korban telah dicabuli oleh tersangka. Sewaktu korban berada di dalam kelas melihat tingkah laku korban VZ sangat jauh perubahan dengan sebelumnya, salah satunya banyak melabun, wajah sangat pucat, karena itu ibu gurunya menanyakan apa sebabnya. Karena seorang guru bertanya, lalu korban VZ menceritakan penderitaan yang dialaminya, telah dilakukan pencabulan oleh tersangka terhadap dirinya. Dijelaskan VZ saat itu, kejadian ber- mula ketika VZ bermain di rumah tersang- ka, lalu tersangka mengajak VZ ke dalam kamar terlapor. Pencabulan sudah lima kali dilakukan tersangka. Karena VZ bercerita, lalu FB (8), dan RP (8), juga mengatakan perbuatan yang sama kepada gurunya, karena dirinya juga mendapatkan perbuatan tidak senonoh itu dari terlapor. (h/mg-bdr) (https://documents.tips/documents/haluan-15-april-2016.html)

Download (https://documents.tips/download/link/haluan15-april-2016) DESCRIPTION Haluan 15 April 2016

TOP RELATED (https://documents.tips/documents/haluan-15-april-2013.html)

(https://documents.tips/documents/haluan-15-april-2011.html)

HALUAN 15 APRIL 2013 (HTTPS://…

HALUAN 15 APRIL 2011 (HTTPS://…

HALUAN 15 APRIL 2012 (HTTPS://…

Haluan 15 April 2013

Haluan 15 April 2011

Haluan 15 April 2012

212

We built a platform for members to share

0

COMPANY

212

0

CONTACT & LEGAL

documents and knowledge. And we are not related to any other website

About (https://documents.tips/about.html) Contact (https://documents.tips/contacts.html)

Terms (https://documents.tips/info/terms.html)

212

(https

0

OPENING HOURS Monday to Saturday 9:00am to 5:00pm Sunday: CLOSED

DMCA (https://documents.tips/info/dmca.html)

STARTUP - SHARE TO SUCCESS

(https://facebook.com/d (https://twitter.com (https://goo

Loading...

Haluan 15 April 2016 - DOCUMENTS.TIPS

(https://documents.tips/register.html) (https://documents.tips/) HOME (HTTPS://DOCUMENTS.TIPS/) LEADERSHIP (HTTPS://DOCUMENTS.TIPS/CATEGORY/LEADER...

358KB Sizes 7 Downloads 23 Views

Recommend Documents

No documents